Dendam Sang Putri

Dendam Sang Putri
Kebangkitannya...


__ADS_3

Setelah kegentingan usai. Akhirnya para tetua juga guru besar mulai berhamburan keluar dari istana tersebut menaiki Bast spirt masing-masing.


Xing An yang mulai sadar dari kematian itu mulai bercerita awal mula kedatangan oara klan iblis ke area istana tersebut. Sedangkan orang yang bernama Hei Lianhua belum sadarkan diri. Ia masih mendapati luka parah di bagian kepalanya.


"Xing an, siapa pria itu?" Tanya Qiang Gu menunjuk Hei Lianhua. Xing An menggelengkan kepalanya "Saya tidak tahu namanya, Tapi tuan tersebut adalah orang yang telah di selamatkan nona Satsuki beberapa bulan yang lalu" Jelas Xing An.


"Kenapa dia menjadi seseorang yang harus Satsuki khawatirkan?" Lenguh Qiang Gu. Suara helanan napas itu lolos bergumam begitu saja.


"Mungkin ia adalah orang yang mengorbankan nyawanya demi menolong tuan putri, Saat ia hendak masuk sebuah jebakan mantra buatan para klan iblis. Orang ini sempat mendorong tubuh putri Satsuki. Tapi ia malah di hajar hingga tak sadarkan diri" Imbuh Xing An.


"Hmmm... Rupanya sebuah balas budi?" Qiang Gu mulai mengangguk dan paham.


"Bisa dibilang demikian"


"Hmmm, Tapi sekarang yang jadi pertanyaan adalah... dimana putri Satsuki berada sekarang?" Tanya Qiang Gu Risih.


Mereka mulai berdiri dan segera bersiap untuk kembali.


KLAN IBLIS ...



Kerajaan singgah sana milik para klan iblis...


Dalam sebuah aula istana kerajaan tersebut, Hanbu, Kallen, Okkuni, dan Sakkon telah bersiap memulai Ritual terlarang penyatuan Roh. Hanbu telah bersiap pada posisinya, sedangkan Kaishar kegelapan yang tak lain adalah Lee dong Feng. Telah menyiapkan dirinya untuk bisa meneteskan darah segar miliknya kedalam sebuah lukisan segel formasi penyatuan Roh.

__ADS_1


"Hmm, Kita akan segera memulai Ritual pembangkitan dan pemulihan jasad" Ucap Hanbu.


"Baikk!!" Mereka mengenakan jubah kebesaran klan iblis, berupa jubah hitam dan beberapa topeng hitam. Lilin-lilin kecil mengelilingi peti mati yang menyandarkan tubuh abadi milik sang Raja iblis kegelapan.



Raga Nae jime terbaring indah di dalam peti mati hingga membuat siapapun terpesona.


"Cantiknya tubuh yang mulia" Bathin Lee dong Feng.


"Apakah segala materialnya sudah sempurna?" Tanya Kellen.


"Ya, mari kita buka mantra penyatuan Roh dan jasad. Kaishar, sisipkan juga darahmu. Satu tetes darahmu sangat berguna bagi ritual ini" Ucap Hanbu, Lee dong feng mengangguk.


"Atur formasi mantra!" Merekapun mulai berkonsentrasi pada apa yang ada di tengah lukisan segel yang mulai tergambar indah dan penuh aura mistis tersebut.


WHOOOSSHH! Kegelapan mulai meliuk-liuk. Seiring mantra penyatuan Roh di bacakan Kellen dan hanbu. Sedangkan Lee dong feng mulai menunggu saat-saat penting dimana ia harus meneteskan darahnya sesegera mungkin. Sembari membacakan beberapa bait mantra pembangkit.



Mantra iblis terbentuk. Kini Lee dong feng mulai melukai pergelangan tangannya dan meneteskanya pas di tengah-tengah ukiran mantra yang mulai tercpita dengan aura hitamnya yang penuh bencian itu.


CLAK! Satu tetes darah itu berbau sangat Wangi. Darah wangi Lee dong feng adalah bukti bahwa ia memang kerurunan iblis murni. Mungkin karna ibunya adalah termasuk dalam kluarga besar Raja iblis kegelapan yang lahir di pulau iblis ke gelapan.


"¥€$§$…§§$…$"Mantra di ucap hanbu, lalu hembusan Roh dalam permata Roh pun keluar, hembusan berbentuk sebuah asap itu mulai meliuk-liuk di sekitaran jasad Raja iblis kegelapan Nae jime.

__ADS_1


WHOOOSSSHHHH....angin mulai behembus. Mata tertutup milik sang Raja iblis kematian pun perlahan terbuka.


Plap!



"Aghhh... Sakit sekali" Kata pertama yang mulai terlontar dari bibir tipis sang Raja iblis kegelapan pun terlontar.


"Akhirnya, anda sudah kembali....sudah bertahun-tahun saya menunggu kebangkitan anda..." Seru Hanbu. Kallen dan Sakkon juga Ukkoni teriak kegirangan atas kebangkitan Raja iblis kegelapan itu.


"Nngh! Menyebalkan! Kalian memaksaku keluar dari tubuh wanita itu! Hah! Padahal tubuhku sangat lemah sekarang!" Ucap Sang Raja iblis mendengus marah.


"Hem, Ini adalah demi melancarkan mimpi kita" Tambah Hambu.


"Mimpi kita...?" Tanya Nae Jime.


Pikiran Nae Jime mulai tertuju pada keangkuhan yang di junjung tinggi seorang bocah manusia yang telah lama memerintahnya.


"Apakah ada yang anda inginkan?" Tanya Hambu. Nae jime pun menjawab "Aku ingin anak kecil bernama Satsuki itu! Aku ingin dia jadi budakku!" Jelasnya. Seketika Lee dong Feng terbelalak.


"Hamba akan melaksanakannya" Hanbu berlutut di bawah kaki Raja iblis yang baru saja terbangun itu.



"Ahahahahahahahah... Tubuhku yang dulu... Akhirnya aku kembali. Hem, Kuai sammoro ya? Aku akan membalaskan dendamku pada putrimu saja sekarang, ini adil bukan? Lalu balas dendam antara kau dan aku impas bukan? Hahahaha...!" Tawa terkekeh itu menggemparkan jagad raya. Akhirnya kekuatan hitam yang sedari dulu terkunci dan enggan menapakan exsistensinya. Kini mulai perlahan menyeruat, Kawasan pulau iblis kegelapanpun mulai bersatu dengan hutan iblis kematian. Perlahan tapi pasti kabut kegelapan yang mutlak di sertai petir yang menggelegarpun mulai memperburuk keadaan. Kini setelah kekuatan Nae jime kembali, nasib daratan monster, tergantung padanya.

__ADS_1


-Kebangkitannya The End-


__ADS_2