
Dendam Sang putri
Part #76 -Kecewa-
"Uhuk!" Satsuki terbatuk, Qiang Gu yang meraih tubuh putri Satsuki sungguh terlambat. Satsuki kini mengalami luka yang sangat patal. Jika semula luka dalam tubuhnya bisa kembali tertutup. Maka kali ini, Luka yang ia dapati, tak bisa sembuh begitu saja. Sebuah batu Giok Suci telah merembes kembali, Batu tersebut berhasil masuk kembali ke dalam tubuh Satsuki melalui luka di perutnya. Tapi nyatanya meski batu itu kembali ke tubuhnya. Batu tersebut tak berpungsi apapun, luka Satsuki masih belum kembali seperti semula.
"Putri bertahanlah!" Ucap Qiang Gu menggelengkan kepalanya.
"Uhuk!"Sesaat perlihatan buram menyelimuti retina mata Satsuki, Ia sangat tak berdaya.
"Uhuk, Pangeran Qiang Gu... Uhuk!"
"Ya, Jangan banyak bicara, aku sedang menyetabilkan Qi dalam tubuhmu. Aku akan menolongmu"
"Uhuk, Heh... kau? kenapa menolongku?" Rintih Satsuki, suara pasau dan terasa lemah.
"Hetikan! Jangan bicara lagi! Tubuhmu kehilangan banyak darah, jika kau bicara lagi. Kau bisa tewas"
"Aku memang akan tewas, Tapi tolong jaga orang-orang yang ku sayangi. Hei Lian hua... dan Xing An... Tolong jaga mereka"
"Apa maksudmu! Kau harus bertahan!"
"Aku... Mohon..." Tangan Satsuki yang di cengkram erat Qiang Gupun mulai terkulai lemas. Wajah angkuh yang terlihat memelaspun mulai pudar. Tubuh Satsuki lemah pertanda nyawanya telah musnah. Ia tewas.
"Tidak! Tidak mungkin! TIDAAAAAAAKKKK!!" Qiang Gu teriak tak percaya. Bulir basah di pelipisnya menandakan bahwa ia telah berduka. Para Klan iblis menatap suara yang di penuh amarah. Suara tersebut telah menghujat takdir buruk yang menimpa Satsuki. Terutama Lee Dong Feng, Ia menatap Intrens arah Qiang Gu yang tampak tampak sangat marah.
Lee dong feng saksikan dengan Jelas bahwa Tubuh wanita yang ia sayangi itu telah lemas "Putri Satsuki? Meninggal?" Bathin Lee dong Feng.
"Huk! Aaagghhh! Kau jangan lemah! aku tahu kau adalah manusia kuat! Kenapa kau malah mati di sini! Kenapa kau menyerah!" Qiang Gu yang marah hanya bisa pasrah. Ia lihat tiga Bast Spirt milik Satsuki mulai kembali masuk ke dalam cincin Ruang di genggman tangan Satsuki.
__ADS_1
"Aahhhhhhh! Aahhhhhh! Bangun!" Qiamg Gu menggoyang-goyangkan tubuh Satsuki namun nyatanya tak ada yang terjadi. Qiang Gu mulai menggeletakan tubuh Satsuki di lantai. Ia mulai berdiri dan mengarahkan tatapan marahnya ke arah klan iblis yang bertanggung jawab atas kematian putri tersebut.
SRANK! pedang yang sedari tadi bersembunyi di dalam sarung itu mulai keluar dan siap menebas leher siapapun yang telah berani membunuh putri tersebut.
"Para Anggota perang! Cepat bawakan tubuh orang-orang yang Satsuki panggil. Hei Lianhua juga Xing An. Bawa mereka kembali ke istana Kui. Biarkan mereka menerima perawatan!" Jelas Qiang Gu. Permintaan tersebut di penuhi para anggota aliansi. Hingga mereka mulai mengumpulkan orang-orang tersebut dan hendak membawanya ke istana yang di sebutkan itu.
"Kalian! Harus bertanggung Jawab!" Pekik Qiang Gu mulai mengarahkan sebuah pedang tajam di kedua sisinya itu ke arah pria bertopeng yang sedari tadi menatap kematian Satsuki.
"Hyaaa! TRANK!" Lee dong Feng menangkis serangan Qiang Gu dengan satu pedang yang ia genggam. Pertarungan sengit antara Pangeran Qiang Gu dan Lee dong Feng berlangsung dramatis. Bahkan Qiang Gu tak tahu jika orang yang tengah ia serang itu adalah Kakaknya dari kerajaan Tang yang telah berhianat.
"Hahahaha kau kuat juga!" Pekik Lee dong feng.
"Jangan banyak omong! Akan ku bunuh kau!" Amarah Qiang Gu.
Lee dong Feng Vs Qiang Gu.
Okuni Vs Guru Li Sung, Guru besar Young Vs Hanbu , Kallen Vs Chen. Sakkon Vs Ketua Ge. Dan sebagian lainnya masih saling berhadapan dengan para tentara aliansi perang yang di bawa oleh tetua Li Sung.
"Cahaya apa itu?!" Tanya siapapun yang ada di sana.
Lambat laun, cahaya tersebut mulai pudar, dan mulai menampakan wujud sesungguhnya dari sang pemilik cahaya terang yang cukup menenangkan tersebut.
POWWWW.....
GOAAAARRRRRR!!!
"Apa ! Apakah itu naga shean long?!" Tanya Para prajurit aliansi perang. Mereka pikir baru giok hitam dan suci berhasil membangunkan naga yang disebut-sebut sebagai pemberi permintaan.
__ADS_1
"Itu...! Bukahkan Black Shaddow? Yang ada di menara tujuh pagoda suci?!" Tanya Guru besar Young.
"GGGGHHHH! ANAK BODOH! MEREPOTKAN SAJA!! KAU BELUM MENEMUKAN AYAHMU BUKAN... TAPI TERNYATA KAU TELAH TEWAS SEBELUM HARAPANMU TERCAPAI" Ucap Sang naga. Naga tersebut mulai mengeluarkan sebutir Pil pemulih tubuh dari dahinya. POWWW Pil putih bercahaya itupun masuk ke dalam mulut Satsuki tanpa di bantu siapapun.
"Apa yang sedang ia lakukan?!" Pekik Qiang Gu.
Setelah Pil tersebut masuk ke dalam mulut Satsuki, tubuh Satsukipun mulai bercahaya dan membuat siapapun kaget bercampur takjub. Tubuhnya pun melayang dan terangkat ke udara. Seluruh orang tercengang dan menghentikan penyerangan mereka.
"Kau mau membawanya kemana!!" Pekik Pangeran Qiang Gu berlari menghampiri tubuh putri satsuki yang melayang ke arah sang spirt level tinggi itu.
BATS! Kumis milik sang nagapun menghempas pangeran Qiang Gu, seketika pangeran Qiang Gu pun terjungkal. Kini tubuh Ringan Satsuki telah hinggap di atas kepala sang naga tersebut. Setelah mendapatkan tubuh Satsuki, naga tersebutpun kembali meliuk ke atas langit istana Kuai. Ia pergi begitu saja tanpa pamit atau meminta ijin.
"Putri! Satsuki!" Pekik Qiang Gu. Lee dong feng pun masih curiga tentang kedatangan Bast spirt yersebut. Bast spirt yang tiba-tiba datang tanpa di undang dan hanya mengambil jasad putri Satsuki. Apa tujuannya?!" Bathin Lee dong Feng.
"Hanbu! Sebaiknya kita segera pergi!" Perintah Lee dong Feng. Ia segera menghilang dari hadangan Qiang Gu. CLING!
"Apa! Kembali! Jangan kabur berengsek!" Qiang Gu menghempas-hempas pedangnya ke segala arah untuk bisa menebas lawan di hadapannya. Sedangkan Hanbu dan beberapa klan iblis lainnya berhasil menghilang melalui Black Hole yang ia miliki sebelum Qiang Gu berhasil melukai mereka.
"Kerelaluan! Keparat!! "
"Aahahahahhaha, kami akan kembali setelah kebangkitan Raja iblis dan segera memusnahkan kalian semua" Sumpah serapah terdengar di sela-sela klan tersebut yang mulai menghilang. Suara hanbu terdengar lantang dengan janjinya yang sangat menyeramkan.
"Putri Satsuki!! Kemana kau!" Teriak Qiang Gu seraya bersimpuh. Penuh emosi terpancar dari raut wajahnya.
"Aaaaghhhhhhh!" Tambahnya seraya menusukkan pedangnya di tanah hingga pedang tersebut enggan jatuh, Qiang Gu menunduk pertanda sesal di hatinya. Tak berselang lama suara terbatuk-batukpun mulai terdengar.
"Uhuk! Uhuk!" Qiang Qu menoleh ke suara itu. Rupanya itu adalah Xing An yang kembali siuman. Sedangkan orang di sebelahnya belum memberi tanda-tanda bahwa ia baik-baik saja.
"Syukurlah anda siuman" Ucap para anggota aliansi perang bagian Alcemis. Qiang gu tetap kecewa, karna orang yang ingin ia selamatkan itu entah berantah sekarang.
__ADS_1
Putri satsuki, aku yakin kau pasti akan kembali... Aku akan menjaga amanatmu hingga kita bisa bertemu lagi. Aku akan menjaga janjiku. inilah bentuk balas budiku padamu, yang ternyata adalah Master Xitan sang penyelamat itu.Bathin Qiang Gu.