Dendam Sang Putri

Dendam Sang Putri
Hutan Iblis Kematian


__ADS_3

Dendam Sang Putri.


Part #40-Hutan Iblis Kematian-



* * *


Seusai baku hantam melawan beberapa penelor yang hendak membunuhnya, Akhirnya Satsuki kembali ke lapangan sekolah tersebut, Dia berjalan ke arah kerumunan untuk mendengarkan materi apa yang di sampaikan para Guru besar (ACK).


" Hei, Satsuki... Aku mencarimu kemana-mana tadi, kau ini dari mana saja sih!"


Degh! Satsuku sungguh kaget, Putri Qiang Qia datang tiba-tiba dan menepuk pundaknya sangat keras hingga Satsuki merasakan sakit di pundaknya .


" Ada apa? Jangan panik, aku takan tersesat di Sekolah ini, Kau sungguh terlalu Complexs" Balas Satsuki Cuek .


" Bodoh! Bahkan kau tak menyimak apa yang guru Besar Young sampaikan?"


Satsuki Bingung , Ia memang tak tahu apa yang sedang mereka bahas " Materi apa itu? Aku terlewat beberapa penyampaian"


" Sudah Kuduga. Ayo, sebaiknya kita bergegas, Para murid lain sudah berkutat menyiapkan keperluan mereka"


" Tunggu Putri Qiang Qia, Apa maksudmu, Aku tak paham" Saat tanya jawab berlangsung, Tiba-tiba guru besar Young Mendekat dan menjelaskan materi yang sudah Satsuki lewatkan.


" Putri Satsuki, Apakah ada hal yang tak kau mengerti" Satsuki segera berbalik dan memberi salam pada gurunya " Hormat guru, Aku sudah lalai, Hingga tak menyimak dengan baik perihal materi yang anda sampaikan, Mohon memaklumi ke teledoran saya!" Tangan Satsuki Memberi penghormatan berulang-ulang pada gurunya.


Seraya mengelus janggut, Guru Besar Young Mulai menjelaskan perlahan tentang apa yang ingin Satsuki ketahui.


" Kalian adalah pelajar tingkat dasar, Dalam pelatihan kali ini, Kita akan berlatih di Hutan Iblis kematian, Kita akan masuk untuk bertapa dan mencari titik pokus untuk mengembangkan Kultivatum dari kekuatan Alam pada diri kalian... Kalian harus memilih salah satu Element dari alam itu sendiri, Dan Hutan iblis kematian adalah tempat yang cocok untuk melatih Qi-Yi , Yin dan Yang dalam diri kalian" Jelas sang Guru besar.


Satsuki mulai berfikir :

__ADS_1


Menarik juga... aku bahkan belum pernah tahu apa itu hutan iblis kematian... Apakah disana akan banyak tumbuhan obat-obatan atau benda pusaka. Bathin satsuki mulai berfikir keuntungan besar yamg akan ia dapatkan saat ia masuk hutan tersebut. Kelakuan serakahnya yang sering timbul itu membuat Nae jime tertawa girang...


Hahahahahah, Jangan senang dulu... Hutan iblis kematian adalah hutan kedua yang di larang untuk di masuki. Para penghuni hutan itu adalah iblis, Roh leluhur dan monster tingkat tinggi, Takan mudah mengalahkan mereka di areanya. Sekali masuk kau takan pernah bisa keluar. Jelas Nae jime*.


Begitukah? Hmmm, Aku suka ... lebih banyak monster yang mengikat kontrak denganku, Akan lebih banyak prisai dalam jiwaku. Takan ada lagi yang bisa menindasku seperti dulu hingga tewas . Bathin Xitan terdengar Optimistis.


Hahahahhaa, Jiwa serakah dan semena-mena adalah bagian dari dirimu... apapun yang jadi kehendakmu, aku akan mendukungmu... Asalkan Batu Giok suci itu tak jatuh ke klan Hitam para monster.


Saat percakapan antara Satsuki dan Nae jime berlangsung, .Tiba-tiba putri Qiang Qia datang menyeret tangan Satsuki menuju kerumunan untuk siap berangkat bersama kawanan para pelajar lain.


" Tunggu, Putri Qiang Qia... apa yang kau lakukan!"


" Ayo percepat langkahmu. Atau kita akan tertinggal" Ucap Qiang Qia menyeret tangan Satsuki ke arah beberapa Kuda Tunggang yang tersedia .


Qiang Qia memilih Kuda Warna putih yang ukurannya sangat besar dari yang lain " Putri Qiang Qia, Kenapa kita tidak menaiki Shamonsom Raigh saja?" Qiang Qia yang sudah siap berangkat akhirnya tertawa.


" Tidak boleh! Jika kau membawa monster mu, Maka keberadaanmu akan jadi ancaman untuk para iblis yang ada di sana. Itu sama saja dengan menyerahkan nyawamu untuk di serang oleh mereka. Lagi pula, Kamu' kan Tidak punya Samonsom Raigh? Apa lagi binatang kontrak! " Lagi-lagi Qiang Qia terbahak.


" Ayo cepatlah pilih kuda mu... jangan cuma bengong begitu, Atau kau akan tertinggal"


Degh! Suara yang sangat familiar dan paling Satsuki benci. Satsukipun membalikkan tubuhnya dan manik mata mereka mulai berpautan....


Lee dong feng! Bathin Satsuki, Tiba-tiba saja ia jadi benci. Jika di dunia asalnya, Zerro adalah pria yang ia sayangi, maka di dunia kuno ini, Kembarannya yang sangat mirip itu adalah pria yang paling ia benci.


" Kau lagi! Kenapa kau ada di sini!" Bentak Satsuki.


" Hahaha, Kau lucu, kenapa setiap kita bertemu, Sikap angkuhmu cenderung membuatku senang"


Pria sial ini, Sebaiknya aku abaikan ... jika dia bicara yang lain-lain maka aku akan repot.


Satsuki segera berpaling dan memilih kuda hitam yang kekar. Iapun menghindari pria misterius ini. Ia memacu kudanya berlari cepat, hingga mendekati kawanan pelajar lain .

__ADS_1


Lee dong Feng masih menatap kepergian gadis angkuh itu. Senyum menyeringai masih terlukis di wajahnya dan belum berubah.


Wanita angkuh itu. Bathin Lee dong Feng.


" Pangeran, Sedang apa disini? kenapa anda tak segera berangakat , Bukankah anda adalah bagian dari tim pengawas ujian?" Seseorang bertanya. Lee dong feng mulai membalasnya dengan senyuman.


" Guru San... Saya akan mengawasi mereka diam-diam saja... Jika mereka tahu bahwa aku adalah tim pengawas ujian, Sudah pasti mereka takan mendiri dan cenderung merepotkan"


" Kalau begitu, Lekaslah menyusul langkah mereka..."


" Baik..."


" Ingatlah, Saat masuk , Jangan lupa pokus, Gerbang hutan iblis kematian itu di jaga oleh Spirt Penghancur titik pokus ... Siapapun takan bisa melawan serangan mereka saat mereka lengah"


" Baik, Saya akan pastikan... seluruh pelajar akan selamat hingga mereka berhasil melatih ilmu pengendalian Jiwa dalam diri mereka"


" Lakukanlah yang terbaik. Ada beberapa guru pembimbing dan Para medis , Mereka akan siap sedia dalam mode kritis jika di perlukan" Lee dong feng segerq menunggangi kuda yang ia pilih dan pamit pada guru San.


" Semoga kalian selamat, dan membawa ilmu yang bermanfaat..." Guru San melepas kepergian para anak didiknya dengan seutas doa dan berharap mereka akan baik-baik saja.


Siswa yang ikut ujian pelatihan itu berjumlah seratus orang , Termasuk Satsuki, putri Qiang Qia, dan Go Eun.


Mereka mulai masuk ke dalam hutan termengerihkan nomber dua setelah pulau iblis kegelapan. Pulau iblis kegelapsn adalah tempat kelahiran Nae jime sang jiwa gelap.


.


.


.


- Hutan Iblis kematian The End-

__ADS_1


__ADS_2