Dendam Sang Putri

Dendam Sang Putri
Nae Jime, Sang jiwa gelap


__ADS_3

Dendam sang putri


Part # 20 - Nae Jime Sang jiwa gelap-



Suasana Grai mulai perlahan menyepi, Selain mendapatkan sepeti emas berisi Tiga puluh juta keping emas.


Xitan juga mendapat undangan Untuk mengunjungi kediaman kerajaan Tang.


* * *


" Master Xitan! Kau sungguh tak ingin menginap sehari saja? Di kerajaan kami?" Tanya Xi Zhau Zhau sedih, Xitan tersenyum simpul '' Terima kasih , tapi Aku masih banyak urusan" Xitan yang dingin mulai berbalik dan segera menghempas tangannya ke atas langit kerajaan Xi " ICE!" Teriaknya, ICE mulai keluar dan membentangkan sayapnya, Ia berputar putar di langit kerajaan tersebut. Hingga akhirnya Xitan pamit dan melompat ke arah punggung burung besar itu.


Syuut!


" Master!! Hati-hati, jika kau butuh bantuan ku, kerajaan Xi akan senang hati bisa membantumu!" Xi Zhau Zhau melambaikan tangannya. Xi Tan pun membalasnya dengan lambaian yang sama.


Xi Zhau Zhau masih memperhatikan masternya hingga ia menghilang.


Puk! Raja Zhi menepuk pundak anaknya dan menyarankannya masuk.


" Akan ada hal penting yang akan ayah bicarakan denganmu" Wajah murung Xi Zhau Zhau mulai bersinar dan senang " Apakah aku dapat tugas berburu lagi!" Tanya Xi Zhau Zhau senang.


" Tidak , Ayah hanya akan menungaskanmu belajar memanah di sekte sizu"


Mendengar kejelasan ayahnya membuat Xi Zhau Zhau lesu dan malas. Ia menatap langit malam yang gelap dan berharap bisa bertemu lagi dengan Xitan.


Master, jadikan aku muridmu.... kumohon, jika kita berjodoh, maka kita akan bertemu lagi di suatu tempat. Bathin Xi Zhau Zhau.


Langit malam...


" ICE, menurutmu aku harus beli batu ruang atau batu monster. pilih salah satu"


...Master, jika anda memilih batu ruang. Aku akan leluasa, tapi aku juga harus berbagi dengan mahluk lain, Menurutku... Batu ruang, Agar kau bisa menyalurkan energi giok itu disana. Aku pilih batu ruang saja....


" Baiklah, kita kepusat kota, kita beli tungku pelebur sel tulang emperur dan beberapa pil obat, juga batu ruangnya"


Baik!! Koaaaak! Aku senang sekali...

__ADS_1


* * *


Malam itu Xitan membeli banya barang-barang yang berhubungan dengan alcenc, Batu pelebur tulang sel emperur juga batu ruang, yang sebelum bisa di isi ole ICE, batu tersebut haruslah di lebur dan di aliri tenaga dalam.


" Nona, Barang ini banyak sekali, dari mana and mendapatkannya?"


" Sssst... Aku punya sisa sekantung keping emas, mungkin isinya ada beberapa ratus ,Jadi kau simpan baik-baik jika kau butuh sesuatu belilah"


Degh


Xing An merasa kaget, seumur hidup Xing An tak pernah ia lihat uang sebanyak itu.


" Nona, dari mana kau punya uang sebanyak ini?"


" Sekarang aku adalah pemburu Shamonsom Raigh! Jadi jika membutuhkan uang kita tak perlu takut akan kekurangan"


" Apakah anda sungguh serius, Jika demikian anda sungguh keren"


" Sebelum seluruh harta mendiang ibuku sampai ketanganku. Aku harus berusaha mendiri, akupun sudah menyewa beberapa mata-mata untuk memantau pergerakan Coi Hong Nam"


Xing An mengangguk takjub.


" Tidurlah... " Ucap satsuki.


" Jangan Khawatirkan aku, aku masih punya banyak tugas... lebih baik kau duluan saja" Xing An mengangguk.


Xing An mulai tertidur lelap, Satsuki pun menyelimutinya hingga dada Xing An.


_ _ _


Syuuuut... Suara hembusan energi dari batu Giok naga emas mulai di serap tubuh satsuki. Sekarang ia tak perlu bersusah-payah bertapa karna cukup berkonsentrasi saja ia sudah mendapatkan apa yang ia inginkan.


Syuuut, Aura murni terserap lalu keluar lagi. Deg! Satsuki kaget dan membuka matanya " Aneh, aura murni dari batu ini seakan tak bisa kuserap, padahal ini adalah batu murni kekuatan alam"


Satsuki mulai pokus kembali dan lagi-lagi Aura positip dari batu itu keluar lagi dan lagi.


Hahahaha! Akhrinya suara tawa terdengar.


" Kau siapa? Tunjukan dirimu!" Teriak Satsuki mencari sekeliling ruangan itu.

__ADS_1


Hahahaha, Akhirnya setengah segelku terbuka oleh batu itu... terimaksih, Haaah rasanya aku sedikit lega saat suaraku didengar seseorang.


" Siapa kau! Jangan hanya bersembunyi!"


Kau tak bisa melihatku! Aku adalah jiwa kelam gadis ini yang sengaja di ikat untuk membuatnya tumbuh menjadi pecundang.


" Siapa yang telah memasukanmu kedalam tubuhku? Katakan!"


Kau harua berjanji dulu akan memberikan tubuhmu untuk jadi wadahku. Baru aku akan katakan seluruh rahasia tentang kematian ibumu yang di sengaja.


Deg!


Ratu Kuai meninggal di sengaja? Tidak mungkin. Bathin Xitan.


Hahaha, Ayo berjanji, Dengan begitu aku akan senang hati membongkar seluruh rahasia kelam yang menimpa dirimu yang malang ini. Apakah kau tak ingin tahu siapa dirimu dan bagai mana asal usulmu... percayalah aku tahu semua rahasia itu juga kerajaan Kui


Sang Jiwa lelam dalam tubuh satsuki seakan meracuninya dengan kata-kata yang meyakinkan.


"'Jika kau sungguh tahu sesuatu, Katakan bagai mana ibuku meninggal?" Tanya Satsuki gemas


Ibumu meninggal saat melahirkanmu, dan kau tahu? Ia meninggal karna meneguk racun yang di racik setiap hari oleh para selir istana Kuai ini. Kau ingin tahu siapa yang menyuruh ibumu untuk cepat mati?


" Hosh! Hosh! Jangan bercanda! Kau sudah menyerap energiku sekarang! Aku takan mau memberikan tubuhku untuk mahluk monster sepertimu!!"


Haaa, kau sungguh bukan orang yang mudah di ajak negosiasi... Baiklah. Panggil aku Nae Jime! aku tahu apapun yang terjadi sebelum kelahiranmu, kau boleh bertanya apapun padaku.


" Cih, akhirnya kau menyerah juga,Tapi aku yakin kau punya maksud terselubung di balik semua ini kan!


Hahaha pintar, Baiklah aku hanya akan menyrap Energimu saat kau kontak langsung denganku.


" Baik, Nae jime, jika kau benar, Sebutkan siapa yang menjadi dalang balik kematian ibuku"


Bagai mana jika aku sebutkan ibu suri ada hubunganya dengan kematian ibumu, apakah kau akan percaya?


" Cih mana mungkin! Aku tak percaya padamu! Sebaiknya enayahlah aku harus berkonsentrasi"


Baiklah, aku akan kembali tidur. Jika kau membutuhkan pertanyaan . Bangunkan aku. Langgil aku Nae Jime.


Sebaiknya aku tak berhubungan lagi denganmu, mahluk tidak berguna.

__ADS_1


Satsuki kembali mencoba mengunakan tungku obat untuk pelebur sel tulang emperur.


- Nae Jime, Sang Jiwa gelap The End-


__ADS_2