
Kenzie POV
Namanya Kenzie Wiguna berumur 26 tahun lulusan dari universitas Indonesia jurusan ekonomi dan bisnis dengan nilai kumlaut.
Hobi Kenzie semua hal yang menantang, dari panjat tebing, balapan, mendaki gunung. ataupun Arum jeram.
Kenzie memiliki tinggi badan 168 cm kulit kuning Langsat, hidung mancung, rahang kuat, suka dengan anak kecil.
Kenzie Wiguna mempunyai seorang adik perempuan cantik bernama Kemmy Wiguna, orang tua nya bersama Bastian Wiguna dan Winda Hamidah.
Bastian Wiguna adalah seorang pengusaha handal dan memiliki beberapa perusahaan multinasional di Jakarta maupun di Asia tenggara.
Bastian Wiguna memiliki watak keras, kaku dan mudah marah, sedang Winda Hamidah memiliki watak supel, lembut, anggun dan penyabar.
Kenzie memiliki wajah seperti papi nya tetapi memiliki sifat mami nya yang supel, mudah bergaul kadang juga usil.
Sejak dari SD Kenzie selalu juara kelas, karena otaknya yang cerdas Kenzie mempunyai banyak teman, tetapi dia tidak suka teman yang sering modus.
Seorang Kenzie pandai menilai mana teman yang tulus ataupun yang modus, hanya sedikit teman yang Kenzie percaya.
Kenzie suka tantangan, termasuk dalam urusan cewek jika rata-rata cewek mengejar nya, Kenzie justru ilfill, lain lagi jika wanita itu cuek dan acuh sering di kejar nya untuk di jadikan pacar.
Waktu SMU Kenzie pernah memiliki pacar yang cantik dan tidak mudah untuk mendekati nya, tapi sayang memang bukan jodoh setelah lulus SMU pacar nya di jodohkan dengan oleh orang tua nya dengan paksa.
Waktu di bangku kuliah Kenzie banyak di kejar kejar cewek, hanya ada satu cewek yang pernah mengisi hati nya dan membuat nya sakit hati.
Gadis itu bernama Gina Suryani, wajah nya manis tinggi semampai dan seksi, ternyata Gina tidak sebaik yang Kenzie duga.
Gina menyelidiki dulu bagaimana seorang Kenzie, dan akhirnya bisa menaklukkan hati nya.
Setelah akhir kuliah nya Kenzie mengetahui bahwa Gina berselingkuh dengan teman dekatnya Tino, akhirnya mereka putus, dan Gina menikah setelah lulus kuliah dengan Tino.
Kenzie Wiguna sekarang seorang wakil CEO di perusahaan papi Bastian, dan memiliki asisten handal bernama Sandi.
Rumah keluarga Bastian berada di tengah perumahan elite di kota Jakarta, di rumah besarnya memiliki banyak asisten rumah tangga, dan banyak juga pengawal pengawal yang handal.
Adik Kenzie, Kemmy berumur 20 tahun dan kuliah jurusan hukum satu fakultas dengan Marisa temen Imma.
Di keluarga Wiguna sering mengadakan bakti sosial dan sering mengunjungi panti asuhan ataupun panti jompo, itu dilakukan dari Kenzie dan Kemmy kecil.
Setelah Ken pulang dari toko Imma bakery Ken membagikan box kue kepada papi, mami dan Kemmy, mandi dan bermain game di kamarnya.
"Kak Ken di panggil papi diruang kerja" panggil Kemmy.
__ADS_1
"Ada apa Kemmy?" jawab Kenzie kaget karena lagi main game.
"Tahu, cepat sana keburu papi marah nanti" jelas Kemmy lagi.
Dengan gontai Ken masuk ke ruang kerja papi nya, dengan ngomel hari Minggu juga masak harus kerja di panggil terus.
"Papi panggil Ken kah, ada apa Pi?" tanya Ken.
"Katanya Minggu ini kamu mau mengunjungi panti asuhan nak?" tanya papi Bastian.
"Iya Pi, itu kue yang baru papi makan contoh untuk snak nya nanti" jawab Ken.
"Ooooo sudah di pesan kah?" jawab papi Bastian.
"Enak tidak Pi?" tanya Ken lagi.
"Enak banget malah papi suka" jawab papi Bastian senang.
"Kalau Ken suka yang membuat kuenya Pi, tapi......" jawab Ken jujur.
"Kenapa kok ada tapi nya?" tanya papi Bastian penasaran.
"Sayang nya sudah punya anak satu" jujur Ken lagi.
"What..... kamu jangan macam-macam Ken" tegas papi Bastian.
"Ada apa sih Pi, masih sore marah marah sama anak sendiri?" tanya mami Winda yang datang dari ruang keluarga.
"Ini mi, anak mu masak suka sama istri orang" ucap papi Bastian.
"Tidak begitu mi, papi aja yang tidak jelas, belum selesai Ken cerita sudah marah" jawab Ken sambil mengerucutkan bibirnya jengkel.
"Baiklah, ayo cerita dulu siapa dia" ucap mami Winda bijak.
"Gini lho mi cerita nya, dia tuh umurnya sekitar 20 tahun seumuran Kemmy lah, tetapi memiliki satu putra umurnya sekitar 3 atau 4 tahun gitu," cerita Ken
"Terus mi, kata putra nya sendiri yang namanya Faro kalau Abi nya sudah pergi ke surga, mata uminya Faro itu mi, seperti menyimpan sesuatu gitu naah yang membuat Ken tertarik" jelas Ken lagi.
"Nah.... Pi dengerin dulu kalau mau marah tuhhh" bela mami Winda.
"Mau di lanjutkan lagi tidak nich cerita nya?" tanya Ken kesal.
"Ya sudah lanjutkan lagi. jawab papi Bastian kemudian.
__ADS_1
"Uminya Faro itu gadis yang susah di dekati Pi, mau tanya nama dan nomor handphone nya saja Ken harus modus dulu baru dapat" cerita Ken lagi.
"Modus gimana maksudnya?" tanya mami Winda penasaran.
"Itu kotak box kue yang mami makan kan hasil modus Ken tadi siang" Ken memberi keterangan.
"Gini Lo mi, maksudnya.kan Minggu ini ada jadwal ke panti asuhan, Ken pesan kue box untuk acara nanti tetapi kue nya tidak Ken bayar kes, di transfer baru tahu nama aslinya, terus cara minta nomor handphone nya dengan cara agar bisa memberikan bukti transfer" jelas Ken panjang lebar.
"Namanya siapa gadis itu?" tanya mami Winda.
"Namanya Imma Anjani" jawab Ken cepat.
"Gimana menurut mami enak kan kuenya" tanya Ken penasaran.
"Enak banget, kok nama itu tidak asing di telinga mami ya, rasa kuenya juga kayaknya waktu mami remaja pernah memakannya, mami jadi ingat teman kecil mami deh" cerita mami Winda.
"Pokoknya papi tidak setuju Ken kalau kamu suka sama janda beranak satu" ucap papi Bastian dengan tegas.
"Tu....kan mi, papi pasti begitu, mending tadi tidak usah jujur aja, nyesel jadinya" Ken berlalu sambil menggerutu.
"Ken tunggu dulu, belum selesai mami ngomong" panggil mami Winda.
"Apalagi mi?" jawab Ken dengan kesalnya.
"Pi, gimana ini, atau papi selidiki dulu, Latar Belakang gadis yang di sukai anak mu?" usul mami Winda.
"Tidak usah mi, Ken dan Sandi sudah menyelidiki nya kok, nanti kalau Ken butuh bantuan papi Ken bilang sama papi" larang Ken.
"Yang jelas Ken minta waktu ya Pi, jangan main tidak setuju aja" pinta Ken lagi.
"Iya Pi, hati tidak pernah tahu kemana harus berlabuh kan seperti dulu papi naksir mami" bela mami Winda dengan mengedipkan mata nya.
"Idih...... mami bisa saja" jawab papi Bastian.
"Ya sudah papi kasih waktu selama 6 bulan untuk mencari informasi tentang gadis itu dan mendekatinya" janji papi Bastian.
"Baik Pi, terima kasih, itu baru papi nya Ken" Jawab Ken puas.
____________________________
Haiiii...........
mohon dukungan nya.....
__ADS_1
like, vote dan komentar nya ya
trims sebelumnya