
"Lalu dimana batu yang satunya.. " tanya Ratih prameswari.
"Ada padaku, waktu itu kita saling bertukar mahar bukan ?"
"Iya tapi setelah kalung ini tersemat aku kembali kejamanku jadi aku tidak tahu Selanjutnya apa.. "
"Kamu eghmm maksudku pramodhawardani yang memasangkan cincin itu pada jari tangan kiriku Ratih.. "
"Lalu dimana cincin itu sekarang.. "
tanya Ratih prameswari sambil meraba sebuah ukiran yang berbentuk tepat seperti batu pada kalungnya.
"Cincin itu dahulu aku titipkan kepada kanjeng ibu ratu segara kidul setelah aku memutuskan untuk bertapa dan kini cincin itu sedang menunggu saat untuk diserahkan pada wadak kasar reinkarnasiku.. "
Cincin milik Rakai pikatan tersimpan aman di istana segara kidul,
Menunggu Fabiyan menyelesaikan sebuah tugas atau dawuh terlebih dahulu sebelum cincin akan dia terima sebagai imbalan jasanya.
Sebagai penggiat pelestari budaya leluhur nusantara Fabiyan aktif berinteraksi dengan berbagai penerus budaya leluhur dari jawa.
seperti saat ini misalnya, Fabiyan sedang berada di Bali untuk megunjungi seorang raja keturunan dinasty Sanjaya pada era Majapahit atau yang lebih dikenal dengan raja Brawijaya.
Namun tidak diketahui pasti berasal dari Brawijaya keberapa Raja tersebut, namun seorang ahli spiritual yang selalu mendampingi beliau mengatakan jika Raja tersebut mendapatkan dukungan dari para leluhur untuk melestarikan apa yang sudah diwariskan oleh raja raja jawa kuno sebelumnya.
Kali ini Sri Ida begawan, nama Raja di Bali mendapatkan wangsit atau wahyu untuk melakukan ritual upacara keseimbangan jagad di sebuah tempat ditanah jawa.
Sebuah lokasi yang di yakini sebagai tempat pertama kali simbah Adam menginjakkan kaki dibumi, sebuah tempat yang menjadi pintu turunnya para dewa dewi ke bumi marcapada, salah satunya eyang ismaya atau eyang semar.
Lokasi tersebut terkenal dengan sebutan negeri para dewa , berada di java dwipa bagian tengah yang kini dikenal dengan nama kawasan Dieng, Wonosobo.
Prosesi yang akan dilakukan disana adalah menancapkan paku, bukan paku biasa melainkan paku kuno warisan raja hindu jawa kuno, paku bumi berwarna kuning tembaga dengan ukiran jawa sansekerta.
diyakini paku itu harus ditancapkan ke sebuah lokasi dipuncak gunung suci supaya kesimbangan jagad tetap terjaga, keseimbangan jagad disini lebih kepada menjaga alam agar tetap stabil dan tidak terjadi bencana dahsyat yang akan merugikan rakyat.
__ADS_1
Selama ini Ida Begawan rutin bersama rombongan nya melakukan berbagai ritual ke puncak gunung suci, dan acara yang Fabiyan ikut didalamnya adalah upacara suci yang ditujukan untuk dewa trimurti.
...persiapan upacara yadjna dilakukan sejak pertengahan tahun 2013 dan akan diselenggarakan pada awal tahun 2014....
Dieng merupakan kata serapan dari bahasa sansekerta "Di" berarti tempat dan "Hyang" berarti dewa. Dieng adalah negerinya para dewa, kejayaan pada masa dinasty Sanjaya sebelum kedatangan Diansty Sayilendra.
Negeri para dewa ini memiliki kesakralan tersendiri dan erat kaitan nya dengan seorang resi dari negeri india kuno yang mencari letak nirwana kala itu, Resi agastya..
berhubungan erat dengan kisah mahabarata tepatnya pada babak saat pengasingan pandhawa, Kala itu pandhawa pernah melakukan pertapaan di negeri para dewa untuk mendapatkan restu dan dukungan sebelum terjadinya perang maha dahsyat dengan kubu kurawa.
Peradaban jawa kuno lebih tua dari yang bisa kita bayangkan, eyang ismaya yang turun kebumi bersama sang istri betari kanestren menjadi saksi betapa istimewanya tanah jawa diciptakan oleh sang hyang wenang.
semua sumber sejarah yang berkembang berasal darisana. Dieng bukan hanya sekedar obyek wisata namun jauuhh didalamnya terdapat ribuan bangunan candi yang dahulu menjadi pusat aktivitas para resi golongan brahmana dan golongan ksatria mendapatkan ilmu kanuragan.
Fabiyan membantu persiapan upacara yadjna mahesasurawardhani disalah satu puncak kawasan Dieng bersama dengan Raymond,
sebuah upacara spiritual yang ditujukan kepada mahesasurawardhani salah satu penjaga tanah jawa agar tidak terjadi letusan yang dahsyat.
Namun karena upacara spiritual yadjna mahesasurawardhani berhasil dilakukan, maka bencana yang seharusnya dahsyat itu menjadi lebih kecil dan terbagi di seluruh wilayah nusantara.
...kejadian bencana erupsi gunung sinabung dan gunung kelud serta bencana tanah longsor di sulawesi...
karena jika sampai letusan dahsyat itu terjadi di satu tempat maka tanah jawa akan hilang keseimbangan dan akan menenggelamkan satu sisinya.
Upacara yadjna yang sakral, apalagi dilakukan oleh salah satu keturunan murni maharaja hindu jawa kuno. Mungkin masyarakat sekitar kawasan Dieng hanya melihat itu sebagai sekte fanatik atau aliran ilmu kejawen yang musryik. Tapi bagi yang bisa melihat secara gaib maka upacara itu sangat sakral dan sucu karena dihadiri langsung oleh dewa trimurti dan juga mahesasura itu sendiri.
Mungkin pada tahun tahun selanjutnya, hal hal tersebut akan semakin hilang, namun para keturunan asli dinasty sanjaya dan syailendra akan tetap berjibaku menjaga apa yang ditinggalkan para leluhur sebelumnya.
Terutama jawa kelak akan menjadi mercusuar dunia, hal yang tidak masuk akal bukan ? tapi itu sudah tergariskan secara pasti sejak jaman dahulu.. jaaauuuhhhh sebelum digelarnya kehidupan jagad raya. sketsa rancangan Gusti sri maha tunggal beserta para petugasnya.
...kabeh ono titi wancine...
Setelah melakukan upacara yadjna Mahesasurawardhani Sri ida begawan didampingi Fabiyan, Raymond dan rombongan lain Kembali ke Bali.
__ADS_1
saat sedang dalam semedi disuatu malam, sri ida Begawan mendapatkan sebuah cincin bermata merah delima, pemberian dari kanjeng ratu segara kidul sebagai titipan hadiah karena sudah berhasil menyelesaikan tugas menjaga kesimbangan alam.
*Aku titipkan ini untuk seorang pria..." kata kanjeng ibu ratu segara kidul dalam wujud seorang dewi.
"sendiko dawuh ibu dewi.. " sri ida begawan memgatupkan kedua tangan diatas kepala
dan saat menerima cincin tersebut, muncullah sosok pria mana yang harus menerimanya, dan sosok yang muncul saat menerima cincin itu Adalah Fabiyan.
kenapa Bukan Raymond ? batin sri ida begawan, padahal Ramond juga berperan lebih besar dibandingkan Fabiyan, dari segi penyokong dana hingga Persiapan ubo rampe. Sementara Fabiyan hanya mendampingi Sri ida begawan saja saat upacara yadjna.
tentu saja berbeda karena roh suci leluhur pendamping Fabiyan dan Raymond, lebih kuat Fabiyan yang merupakan reinkarnasi Rakai pikatan sementara Raymond reinkarnasi Rakai walaing pu kumbhayoni.
Sungguh tidak masuk akal, gumam Sri ida begawan, namun jika itu adalah dawuh maka harus disampaikan apa adanya.
Raymond sempat merasa iri saat melihat Fabiyan memakai cincin bermata merah delima.
Nanti suatu saat,, rasa iri Raymond itu akan membuat dirinya tamak dan serakah. Saat ini dia belum mengetahui jika cincin itu adalah salah satu kunci yang dia cari untuk dapat membuka brankas gaib candi bodobudur.
Fabiyan juga merasa biasa saja saat memakainya, karena memang itu adalah hak nya, milik Rakai pikatan yang menjadi roh pendamping raganya.
Cincin itu akan membawa Ketidak jujuran Seorang Raymond Atmaja saat melakukan ritual suci dicandi Borobudur .
...****************...
bersambung
Cerita ini tidak sepenuhnya nyata ,juga tidak sepenuhnya halu
Like, komen, hadiah ..
vote dan favoritkan untuk update selanjutnya
Sugeng Rahayu 🙏
__ADS_1