
Kalau gitu aku duluan ya om, om Fabiyan yang bayarin kan hehe, bye.." Ratih balik kanan lalu berjalan kearah mess dengan sedikit terburu buru dan suasana hati tak menentu..
Apa hubungan om Fabiyan dengan kalung ini..
Sementara Fabiyan menatap punggung kepergian Ratih prameswari dengan pandangan yang sulit diartikan..
***
Jantung Ratih Prameswari berdebar tidak karuan..
Saat masuk kedalam kamar mess ,dia segera menutup dan mengunci pintu,
klek ..
tiba tiba lutut nya merasa lemas..
keringat dingin semakin membasahi tubuhnya..
Setelah terduduk lemas tak berdaya ditepi ranjang, Ratih mengatur nafasnya, mencoba menetralkan ketegangan yang dia rasakan.
Mbakyu Sanjivani.. kemarilah.. aku membutuhkan dirimu..
Hampir menangis karena bingung, akhirnya Ratih Prameswari memutuskan untuk mengganti pakaian terlebih dahulu.
Setelah memakai pakaian yang kering dan bersih, Ratih kembali meminum segelas air mineral yang selalu tersedia di nakas samping tempat tidurnya.
Aku harus mencari tahu yang sebenarnya..
Setelah beberapa kali memanggil mbakyu Sanjivani..
akhirnya..
***
Ada apa Ratih ? apakah ada hal yang ingin kamu sampaikan ?
Mbakyu Sanjivani kemana saja sih, setiap aku butuh bantuan gak langsung muncul..
Maaf Ratih hehe.. mbakyumu ini sedang sibuk karena mengemban tugas dari sang hyang wenang..
Mbakyu lihat tubuhku saat ini gemetar..
Memang kamu habis mengalami kejadian apa Ratih ?
Aku ketemu orang yang.bisa lihat kalung ini mbakyu, bukankah itu artinya dia ada hubungannya dengan kehidupan masa lalu ?
Benar sekali Ratih,, yang bisa melihat kalung itu adalah orang yang punya hubungan dimasa lalu , yang cukup dekat dengan Pramodhawardhani kala itu
Sekarang mbakyu Sanjivani bisa jelaskan, bapak dan Samudro aji bisa melihat kalung ini karena mereka adalah dua orang terdekat Dyah Pramodhawardhani bukan ?
Benar Ratih, samudro aji ada reinkarnasi pengawal setia mu sampai akhir hayat, sedangkan Bapak kamu adalah reinkarnasi dari Samaratungga..
Iya mbakyu aku paham dengan itu, pertanyaan nya adalah, siapa pria itu ? dia reinkarnasi dari siapa ??
Aku tahu Ratih, tapi aku tidak boleh memberitahu secara gamblang padamu..
Apakah dia reinkarnasi dari salah satu keturunan ku ? atau jangan jangan...
__ADS_1
Hhmm... kamu harus membuktikan semuanya sendiri Ratih, kamu dipertemukan dengan orang yang berkaitan dengan kehidupan masa lalumu, itu suatu keberuntungan loh ..
Awas saja kalau benar dia adalah reinkarnasi dari Rakai Pikatan.. aku gak bakalan mau sama dia mbakyu, Hatiku masih ikut merasakan sakit yang dirasakan Sri Pramodhawardhani ketika di khianati..
Bukankah itu adalah tugas ragamu yang sekarang ? mencari tahu lalu memperbaiki..
Aku akan perbaiki, aku akan jaga perasaan Sri Pramodhawardhani, aku tidak akan mau menikah dengan reinkarnasi Rakai Pikatan, bukankah Sri Pramodhawardhani pernah meminta hal supaya seandainya dia bisa berdiri sebagai seorang Ratu tanpa perlu adanya pendamping Seorang Raja ?
Hati hati berkeputusan Ratih, Takdir sudah ditetapkan..
Aku akan menciptakan takdir baru untuk ku dan untuk Sri Pramodhawardhani..
Ratih Prameswari yang aku sayangi... hidup ini milikmu ,kamu yang berhak mengendalikan, namun... suatu saat ada masanya kamu harus memutuskan suatu perkara dengan kebijaksanaan seorang Ratu !!
Baik mbakyu Sanjivani aku mengerti.. Terima kasih sudah mau menemui aku, dan maaf jika aku menggangu masa tugas mu hehe..
Kamu masih tetap Ratih Prameswari kesayanganku... aku akan selalu ada disetiap langkah mu...
Setelah saling menemukan jawaban yang lumayan melegakan meskipun masih penuh teka teki
Tapi kehadiran mbakyu Sanjivani cukup membuat Ratih Prameswari Merasa lebih mampu untuk berjuang dalam kehidupan ini.
Seperti mendapatkan support tambahan..
Aku akan buktikan, tidak semudah itu wahai Jelmaan Rakai Pikatan mendapatkan hatiku, aku tidak akan mudah luluh, aku akan membuat dia menyerah mengejar cintaku..
Menyiapkan berbagai rancangan rencana yang akan dia lakukan seandainya saja reinkarnasi Rakai Pikatan alias om Fabiyan benar benar mendekatinya..
Dalam hati Ratih Prameswari tersenyum jahat, kini dia sudah lebih dekat untuk membalaskan apa yang Sri Pramodhawardhani rasakan dulu.
Begulat dengan alam berpikir nya sendiri membuat Ratih Prameswari lama lama ketiduran..
***
keesokan paginya...
Ratih Prameswari membuka mata dan ingin memulai aktivitas paginya sebelum berangkat bekerja,
Namun entah karena apa, tubuhnya saat ini tidak mau bergerak, Ratih Prameswari merasa tidak enak badan.
Merasa gerah sekaligus kedinginan pandangan mata juga agak meremang..
Dan ketika Seruni menghampiri kamar Ratih untuk berangkat bareng,
Seruni justru terkejut dengan kondisi badan Ratih Prameswari yang panas..
***
"Ijin gak berangkat kerja dulu ya kak Seruni.." ucap Ratih saat keduanya duduk ditepi ranjang milik Ratih.
"Kemarin pulang masih sehat aja lo dek, memang semalam kamu ngapain aja bisa sampai sakit begini.." Seruni membolak-balik telapak tangan pada kening Ratih.
Bahkan Ratih belum sempat menjawab..
"Tiduran dulu aja dek, biar aku belikan sarapan sama obat !" ucap Seruni tegas seperti seorang kakak yang khawatir dengan adiknya.
Ratih Prameswari menuruti apa yang dikatakan Seruni,
__ADS_1
karena tubuhnya saat ini benar benar seperti tidak berdaya
Aku terlalu lemah untuk bergerak... Gusti paringi sehat bagas waras.. aku gak mau sakit !!
Setengah jam kemudian, Seruni kembali masuk ke kamar Ratih Prameswari..
Membawa dua bungkus sarapan serta obat yang dibeli di warung.
"Ayo dek kita sarapan dulu..." ucap Seruni sambil menyiapkan dua porsi bubur ayam dengan sebutir telur rebus sebagai tambahan.
Duduk berdua ditepi ranjang, mereka makan pelan pelan..
"Aku gak habis kak Seruni..." kata Ratih merasa kenyang
"Habiskan dong dek, biar lekas pulih.. kayaknya kamu kecapekan deh makanya meriang gini.."
Setelah perjuangan memaksakan makan meskipun rasanya sudah sangat kenyang..
Akhirnya sarapan selesai..
***
"Dek ini aku belikan obat diwarung, minum dulu gih.." menyodorkan sebutir obat tablet berwarna kuning dan juga segelas air putih hangat.
Ratih Prameswari meminum obat yang diberikan dengan sepenuh hati, menghargai orang yang sudah berkenan merawat dirinya saat sedang drop seperti ini.
"Kak Seruni, makasih sekali lagi udah mau direpotkan sama aku.." ucap Ratih Prameswari lemas
"Sudah kewajiban dek, apalagi sesama perantauan pasti tidak punya siapapun disini, jadi kita harus bisa saling menjaga bukan ?" kata kak Seruni yang sangat keibuan menentramkan hati.
Setelah memastikan Ratih Prameswari istirahat dengan benar, maka Seruni pun segera bersiap otewe ke kantor.
Berangkat lebih siang dari hari kemarin karena Seruni kali ini membawa motor matic nya.
Seruni hanya akan pakai sepeda jika berangkat bareng Ratih Prameswari.
***
Dan seharian ini hanya Ratih Prameswari habiskan dengan tidur berbaring diatas ranjangnya seorang diri..
Lama lama pegel juga kalau cuma tiduran..
mencoba untuk bangun begerak, namun rasa sakit di kepala nya membuat Ratih ambruk pagi di kasur.
Sakit itu tidak enak , aku mau sehat !!!
...****************...
Bersambung..
Cerita ini tidak sepenuhnya nyata ,juga tidak sepenuhnya halu,
Like, komen, hadiah ..
vote dan favoritkan untuk update selanjutnya
Sugeng Rahayu 🙏
__ADS_1