
Saat beberapa langkah kakinya keluar dari toko buku, Ratih terkejut..
Ada seseorang yang berdiri tepat di parkiran depan toko seperti menunggu dirinya...
Pandangan mereka bertumpu,
Lalu...
***
Mendengus kesal Ratih Prameswari memilih berlalu begitu saja melewati pria yang sengaja menunggu nya..
"Ratih.. biar saya antar !" kata pria tersebut yang ternyata adalah sang dosen sementara Pak Raymond
"Bapak ngapain sih ngikutin saya, di kampus saya menghormati bapak tapi ini diluar jam kampus dan tingkah bapak ini seperti seorang penguntit !!" Ratih Prameswari bicara tanpa menoleh sedikitpun.
"Stop Ratih Prameswari !!" pak Raymond mencekal lengan kiri Ratih.
Bukan bermaksud menyakiti tapi hanya ingin bicara dengan tenang.
"Seperti yang saya bilang sebelumnya..." ucap Pak Raymond terputus karena seseorang lainnya tiba tiba datang menghampiri mereka.
***
"Bapak siapa ?? kenapa malam malam mengganggu seorang wanita !!" kata seseorang tegas, siapa lagi kalau bukan Samudro Aji yang sengaja menunggu Ratih Prameswari pulang kerja didekat angkringan nasi kucing di gang samping toko buku.
Melepas paksa tangan Raymond dari Ratih, kemudian menarik Ratih Prameswari kearahnya.
Saat Samudro aji menarik tangan kanan Ratih, Raymond tidak mau kalah dia juga menahan tangan kiri Ratih.
Kini mereka seperti dua pria yang sedang memperebutkan seorang wanita.
Ditarik kesana.. ditarik kesini.. Ratih Prameswari akhirnya kesal juga, karena diperlakukan seperti mainan.
"STOP !!!" Seru Ratih Prameswari.
"Sam lepasin !!" menatap Samudro Aji tajam tanpa senyum
"Pak Raymond juga lepasin !!" menatap Raymond seperti pedang yang siap menghunus
Setelah Ratih Prameswari berhasil melepaskan diri,
"Aku bisa pulang sendiri, dan kalian berdua sebaiknya diam dan jangan mengikuti !!" Menatap tajam dan galak pada Sam dan Raymond.
Seperti perintah dari seorang Ratu, keduanya tanpa sadar mengangguk pelan dan kompak, tidak mengeluarkan sepatah katapun dan benar benar diam ditempat sampai Ratih Prameswari menghilang dari pandangan.
***
Saat Ratih Prameswari telah menghilang dari pandangan..
"Kamu siapa ?? dasar om om genit !!" kata Samudro aji ketus,
"Apa kamu bilang ?!" jawab Raymond kesal karena dipanggil om
"Jangan pernah deketin teman saya lagi, atau om bakal saya hajar sampai mati !!" ancam Samudro aji serius.
"Dasar pemuda labil, saya tidak peduli ancaman kamu !!" melihat Samudro Aji dari atas kebawah lalu keatas lagi , sekilas nampak senyum menghina lalu membalik badan memilih pergi dari tempat itu.
__ADS_1
"Aku akan mengawasi gerak gerik kamu, om genit !!" teriak Samudro aji sembari melayangkan dua jari dari mata nya ke arah Raymond.
Namun Raymond tidak memperdulikan dan segera masuk kedalam mobil.
Keduanya seperti menabuh genderang perang, menganggap satu sama lain adalah musuh , padahal sama sama hanya ingin menjaga Ratih Prameswari.
***
Raymond tidak menyangka jika Ratih Prameswari memiliki aura wibawa yang kuat dan karakter yang tegas , sebelumnya tidak pernah ada yang berani membentak nya.
"Gadis kecil yang menarik..." gumama Raymond ketika mobilnya melaju pelan kearah pulang.
"Aku akan terus mengawasi mu, Ratih Prameswari..." Smirk halus tanpa mengalihkan pandangan dari jalanan yang makin sepi dimalam hari.
***
Sementara itu di tempat kost..
"mbakyu Sanjivani..." panggil Ratih sembari mengusap liontin merah delima nya.
"Iya adikku sayang, ada hal apa hingga kamu memanggil aku ?" jawab Sanjivani
"Akhir akhir ini aku sering diganggu sama pria mbakyu.. sebal sekali rasanya.." ujar Ratih Prameswari
"Apa dia ganteng ? apa hatimu bergetar saat menatapnya ?" tanya Sanjivani
"Setiap menatapnya aku justru merasa emosi mbakyu, dia seperti om om genit.." Dengus Ratih Prameswari kesal..
Menceritakan kejadian yang dia alami pada pendamping gaibnya, mencoba meluapkan isi hati siapa tahu bisa lebih lega , namun bukan solusi yang didapat justru Mbakyu Sanjivani terus menggodanya.
Sudah aku bilang, kamu punya banyak pengagum rahasia Ratih.. siapapun bakal bertekuk lutut dihadapan mu hanya dengan melihat pesona dari sorot mata kamu.
"Entahlah Ratih, mungkin karena situasinya kurang mendesak hehe.."
"Mbakyu dari tadi suka sekali menggodaku hhmm sedang bahagia ya mbakyu xixixi.."
Keduanya melanjutkan obrolan pribadi saat malam semakin larut.
***
Sebulan berlalu...
"Tolong terima cintaku Putra... I LOVE YOU !!" ucap Kinan gueen of bully penuh percaya diri.
Dia sedang menyatakan cinta pada Putra Pratama di taman kampus. Dengan perasaan yakin seribu persen bakal diterima, namun ternyata ekspektasi tidak seindah realita, Putra menolak dengan halus..
"Maaf Kinan, bukan aku bermaksud menolak perasaan mu tapi.. Saat ini aku hanya ingin fokus menyelesaikan kuliah aku.." ucap Putra yang merasa canggung karena jadi pusat perhatian warga kampus.
Bagaimana tidak canggung, taman yang menjadi lokasi pernyataan cinta sudah didesain sedemikian rupa seperti seakan akan pasti akan diterima..
Dengan perasaan sedikit canggung Putra Pratama pergi berlalu begitu saja meninggalkan Kinan Atmaja yang memerah seperti kepiting rebus saking malunya ditolak mentah- mentah.
Dalam hati Kinan merasa marah dan geram, seumur hidupnya selalu mendapatkan apa yang dia inginkan, tidak pernah ada kata penolakan dari setiap apa yang dia inginkan.
Namun kali ini, seorang pujaan hati bernama Putra Pratama berani menolak seorang Kinan Atmaja ? putri tunggal dari pemegang donatur terbesar di kampus, sekaligus mahasiswi primadona populer ?
__ADS_1
Suara sorakan dari mahasiswa dan mahasiswi yang menonton drama katakan cinta semakin membuat Kinan malu, kini seisi kampus akan tahu jika dirinya adalah seorang gadis yang patah hati bahkan layu sebelum berkembang.
***
Ratih sedang berjalan menuju perpustakaan kampus saat mendengar bisikan dari mbakyu Sanjivani..
"Ratih coba kamu lewat jalan sempit dibelakang perpustakaan.."
Ada apa memamngnya ?
Ada yang butuh bantuan mu..
Oke meluncur..
***
Berjalan mengikuti petunjuk Sanjivani, sebuah celah sempit yang hanya bisa dilewati dengan menunduk. Tidak nampak satu kehidupan pun ditempat ini. Lebih kotor dibandingkan gudang belakang kampus.
Sayup sayup Ratih Prameswari mendengar suara pria dan wanita disuatu tempat. Perasaan Ratih sudah merasa tidak enak saat semakin mendekati tempat yg di maksud .
Suara seorang wanita yang mendesah , entah apa yang terjadi
"eunghh... hentikan pliss !!" ucap si wanita
Seorang pria sedang memaksa seorang mahasiswi seperti nya, nampak si pria berusaha melakukan pelecehan seksual.
***
"HEII !!! " Teriak Ratih cukup keras, sambil berjalan cepat menuju kearah pria yang sedang dalam posisi mengungkung wanita.
"BIADAB SEKALI KAMU !!" menarik keras lengan pria yang tidak diketahui mahasiswa jurusan mana, Ratih tidak pernah melihat sebelumnya.
Tampak si wanita menangis terdiam ditempat, mungkin terlalu shock hingga untuk bergerak saja tidak mampu.
"Cewek mana loe, sialan ganggu kesenangan gue aja !" kata si pria menatap Ratih Prameswari dari atas sampai bawah.
"Loe si Cupu itu kan ? hahaha... ngapain loe mau nantangin gue hah !?" mengarahkan tangan hendak mencengkeram kerah kaos yang Ratih kenakan.
Tapi sebelum tangan si pria itu sampai, terlebih dahulu Ratih menarik lengan kanan pria tersebut lalu memelintir kebelakang hingga pria itu terduduk diatas tanah , posisinya terkunci meskipun badannya besar namun gerakan mengunci yang Ratih lakukan membuat nya lumpuh, tak menyia nyiakan kesempatan Ratih menekan punggung si pria dengan kaki kanan nya hingga pria itu tersungkur.
"Loe salah karena nganggap cewek cupu itu lemah ! dan loe lebih salah karena udah bertingkah seperti binatang gak punya Otak !!" kata Ratih Prameswari galak dan tegas.
Ratih mencoba menggeledah kantong si pria, berharap menemukan kartu identitas sebagai bukti kejahatan.
Dapat..
"Sampai ketemu diruang rektor !! dasar pria brengsek !!" melepaskan dengan kasar si pria kemudian membantu mahasiswi yang hampir menjadi korban.
"Gue gak peduli saat ini loe shock atau trauma, tapi yang pasti kita harus ke ruang rektor sekarang !!" ucap Ratih pelan namun tegas dengan sorot mata tajam membuat si wanita hanya menjawab pasrah dengan anggukan.
...****************...
Bersambung..
Cerita ini tidak sepenuhnya nyata ,juga tidak sepenuhnya halu
Like, komen, hadiah ..
__ADS_1
Vote dan favoritkan untuk update selanjutnya
Sugeng Rahayu 🙏