
Kanjeng putri mahkota kembali ke istana saat hari menjelang sore. Para dayang sedang sibuk mempersiapkan acara makan malam yang akan diadakan di alun alun istana..
ini adalah malam purnama, dan seperti kebiasaan sebelumnya para abdi dalem akan membuat persembahan untuk para leluhur.
***
Aneka makanan tersaji, nasi kuning dan nasi putih berbentuk kerucut, lauk aneka hasil bumi seperti sayur singkong, sayur gori, kambing muda yang di bakar, ayam yang dimasukkan kedalam kuali bersama berbagai macam sayuran lalu direbus dengan bumbu rempah alami, ikan asin yang beri bumbu rempah kemudian dibungkus daun pisang lalu dibakar. Aneka buah buahan dan juga olahan palawija.
Kala itu belum ada minyak goreng, jadi olahan masakan biasanya hanya di bakar , dipanggang, direbus, dikukus..
***
Raja dan putri mahkota duduk disebuah meja khusus keluarga istana, disana juga hadir calon suami putri mahkota, mereka duduk berdampingan.
di meja lain terdapat para petinggi istana seperti mahapatih, adipati, Senopati beserta keluarga mereka
kemudian sebuah meja yang disiapkan lebih lebar adalah khusus untuk para tetua , biksu, pemuka adat
Lalu para rakyat yang hadir akan duduk lesehan sembari menikmati hidangan yang sama dengan junjungannya.
Makan malam bersama diterangi sinar bulan purnama adalah yang terbaik.
***
"Nikmati hidangannya kangmas.." sang putri mahkota mengambilkan secentong nasi putih.
"Mau lauk apa ?" kata sang putri lagi
"terima kasih adinda, aku mau lauk ikan asin dan sayur gori.." jawab sang calon suami.
Mengambil lauk sesuai permintaan, "silakan kangmas.." menyodorkan seporsi makan malam khas dinasti.
***
Makan malam selesai
__ADS_1
selanjutnya adalah waktu melantunkan pujian untuk para leluhur yang dipimpin oleh seorang biksu pemuka adat. Suasana kusyuk , setiap orang yang hadir ikut menghayati sembari berdoa supaya diberikan kesehatan, umur panjang dan juga rejeki yang lancar supaya bisa menghadiri acara ini lagi selapan depan.
selapan \= 35 hari
***
"Kangmas.." ucap sang putri mengawali obrolan
"ya adinda.." jawab sang calon suami.
"Apakah kangmas tidak keberatan jika setelah menikah nanti kita tetap tinggal di tanah jawa ?" tanya sang putri berhati hati
"sejak awal aku hanyalah seorang musafir adinda, dimana kakiku berpijak maka disitulah rumahku.. aku tidak mempermasalahkan " tersenyum tampan penuh wibawa
"ceritakan tentang negerimu kangmas.." lanjut sang putri
"seperti yang adinda dan raja ketahui bahwa dinasti sanjaya , adalah salah satu penganut Hindu terbesar. Kami hidup menyembah dewa trimurti beserta dewi pasangan mereka. Kami percaya reinkarnasi atau perwujudan kembali para dewa di muka bumi adalah nyata. Dinasti Sanjaya memacu pada cerita tentang Mahabharata, bukan sekedar menceritakan perang saudara antara pandawa dan Kurawa namun juga sebuah kisah panjang umat manusia didalam nya. kisah Mahabharata adalah mewakili kehidupan manusia itu sendiri. Hukum karma akan selalu ada, kebaikan akan selalu menang dari kebatilan meskipun harus melewati proses yang sangat panjang. "
"cerita tentang dinasti Sanjaya tidak akan habis sehari adinda, aku akan menceritakan semuanya seumur hidup kita.." ucap sang calon suami bijak
"Sejujurnya kangmas... batinku sama sekali belum siap menjalani semua hal yang terancang di depanku.. bukan tidak mungkin suatu saat aku akan sering menyakiti mu hehe.." kata sang putri jujur
"adinda.. Kamu adalah Ratu dinasti sesungguhnya dan aku hanyalah pendamping mu...kamu yang berkuasa sepenuhnya atas seluruh rakyat dan juga diriku.." ucap sang calon suami menenangkan sang putri
Segalanya akan sangat mudah diucapkan, namun apa yang terjadi sebenarnya tidak seorang pun bisa mengetahui bukan ? Apakah sang calon suami memang bersungguh sungguh mencintai sang putri setulus hati ? atau kah ada akal licik yang disembunyikan dibalik sikap bijak nya itu ?
Disini Ratih Prameswari berusaha mempelajari karakter sang calon suami tersebut. Kata kata yang terlontar lewat mulut nya selalu manis terdengar menenangkan dan bijaksana, seperti memang seorang pria yang bersungguh sungguh ingin berumah tangga.
Namun seperti kebanyakan pria di masa depan, mereka melakukan segala sesuatu berdasarkan otak, mana yang menguntungkan itu yang dilakukan, baik atau buruk pilihan tidak masalah yang penting pria selalu menang.
kalau dibandingkan dengan pria di jamanku, bisa dibilang calon suamimu itu playboy kelas tinggi mbakyu hehe
apa itu palyboy Ratih ?
Pria yang tidak akan pernah cukup dengan satu wanita hehe
__ADS_1
maksud mu ? dia punya wanita lain selain aku ?
saat ini tentu saja hanya ada mbakyu dimata, pikiran dan hatinya, tapi...
tapi apa Ratih, lanjutkan !
tapi nanti ketika dia sudah menjadi raja mendampingi dirimu, dia akan mulai terpengaruh yang namanya politik mbakyu
Kamu bisa menilai sejauh itu Ratih ?
ini baru analisa sementara sih, tapi perlu mbakyu ketahui biasanya negara yang besar seperti yang di kepalai raja agung seperti ayahandamu akan banyak yang ingin mendekati dengan cara pernikahan politik
pernikahan politik ? tanpa adanya cinta dari hati ?hanya demi perluasan wilayah kekuasaan begitu ?
*leres mbakyu.. dan setahuku dari buku sejarah yang aku baca, calon suamimu nanti akan punya beberapa selir hehe
leres \= benar*
Aku tidak suka berbagi Ratih, apa hal itu bisa kita ubah ?
tentu saja bisa, bukankah itu salah satu alasan kita dipertemukan ?
Kamu sangat pintar Ratih Prameswari...
Dari dulu mbakyu
Tertawa bersama, perlahan sang putri berhak tahu kan, bahwa setelah menikah meskipun menjadi Ratu utama belum tentu menjadi wanita satu satunya bagi Raja.
...****************...
Like, komen, hadiah ..
vote dan favoritkan untuk update selanjutnya
Sugeng Rahayu 🙏
__ADS_1