Diam Cupu, Ternyata Ratu

Diam Cupu, Ternyata Ratu
Bab 112 Mencari jawaban kegelisahan hati


__ADS_3

Namun hal itu ternyata masih kurang cukup bagi Raymond, dia merasa jika harus melakukan ritual gaib ke tempat tempat lain selain bumi shambara.


tempat yang tidak memiliki penjagaan ketat seperti bumishambara..


Lalu Bagaimana dengan nasib rombongan lain yang ikut ritual di bumi shambara ?? jawabannya adalah, tentu saja mereka hanya mendapatkan sedikit.


dengan dalih, "Aku tidak berhasil, namun siempunya bumishambara memberikan hadiah tanda tresna untuk kita semua, sesuai janjiku maka akan aku bagi sama rata.. " ucap Raymond kala itu.


namun nyatanya kehidupan Raymond adalah yang jauh paling makmur dibandingkan rekan lainnya.


beberapa waktu setelah itu..


Fabiyan merasakan ada hal yang aneh dalam dirinya sejak kepulangan dari ritual terakhir candi borobudur dulu.


Fabiyan lebih sering merasa lemas, bahkan saat sembahyang pun seperti hilang semangat,


sudah hampir seratus hari aku seperti ini, sebaiknya aku menemui bapak Yitno setelah urusan di sini selesai.


Fabiyan saat ini masih berada di Bali, rekan bisnisnya mengajak bertemu untuk membicarakan masalah investasi,


iyaa.. Sebenarnya Fabiyan memiliki usaha yang sedang berkembang saat masih menjadi pegawai badan observasi dan cagar budaya daerah.


Setelah merasakan jika usaha nya di bidang transportasi pariwisata semakin mapan dan stabil, Fabiyan memutuskan untuk resign dari balai observasi.


kini dia adalah seorang pebisnis transportasi yang menjangkau pulau jawa dan Bali.


usai melakukan kesepakatan dengan para investor, Fabiyane mengunjungi kediaman sri ida begawan, entahlah kata hatinya menginginkan seperti itu.


Malam hari setelah makan bersama keluarga sri ida begawan,


Fabiyan sedang duduk termenung disebuah batu besar datar yang berbentuk lempeng ditepi kolam, entah dari mana batu itu berasal tapi Fabiyan selalu suka duduk disitu.


"Ngger.. apa yang kamu lakukan sendirian disini ? apakah ada hal yang perlu diceritakan? " ucap sri ida begawan.


"Hhmm.. ada sesuatu yang saya sendiri juga belum tahu ida, ada sebuah kekosongan disini.. " menunjukkan dadanya

__ADS_1


"Ada sesuatu itu sudah pasti ngger, namun kamu juga wenang menekan rasa itu, jika belum menemukan jawabannya maka bersabdalah tunjukkan apa yang harus dilakukan, jangan menyiksa raga.. "


Sri ida Begawan memberi waktu bagi Fabiyan untuk menemukan ketenangan di kediamannya, Hampir Menjelang subuh namun Fabiyan masih betah duduk bersila di atas batu datar berbentuk lempengan.


Sebuah sinar nampak menyilaukan padahal mata Fabiyan masih terpejam, saat ini dirinya hanya fokus ingin menemukan jawaban atas pribadinya.


ngger...


Suara itu lirih memanggil Fabiyan,


Buka matamu ngger cah bagus...


Merasa jika yang dipanggil itu adalah benar dirinya, Fabiyan membuka mata dan sontak terkejut,


sesosok wanita, cantik keibuan, berwajah teduh dengan garis senyum pada bibirnya, mengenakan pakaian serba putih dengan sinar kemilau putih kekuningan diseluruh tubuhnya. Rambut digelung seperti wanita jawa, aroma wangi bunga lotus berpadu cendana.


Bahkan saat menatapnya saja sudah merasakan ketentraman hati, siapakah engkau wahai dewi ?


ucap Fabiyan dalam hati, namun sosok itu mengerti dan menjawab, "aku adalah jawaban dari kegelisahanmu ngger cah bagus.. "


sosok yang tadinya melayang kini memijakkan kakinya dan duduk tepat disebelah kiri Fabiyan, Fabiyan yang saking tertegunnya tidak mampu bergerak, berucap hendak menggeser pantatnya saja sulit.


Aku belum pernah bertemu leluhur seperti mu, dewi..


mereka melakukan komunikasi lewat bahasa batin, itu dapat terjadi sesuai kehendak satu sama lain. Karena hal hal wigati hanya boleh disampaikan dan didengar langsung oleh yang bersangkutan, Angin pun jangan sampai mendengar pembicaraan mereka.


sebuah filosofi jaman kuno, hal hal penting (wigati) tidak boleh sembarangan diumbar diucapkan, nanti dijilat kadal (roh roh jahat yang bertugas menggagalkan hal wigati tersebut..). itulah kenapa orang jawa kuno selalu bilang, tahan..


Cukup kamu dan dirimu yang tahu.. jangan sampai mengatakan hal yang berkaitan dengan keinginan pribadimu dengan orang lain, karena godaannya akan semakin banyak dan berat untuk kegagalan.


...cukup pendam dalam diri sampai semua terkabul...


Fabiyan kemudian bertanya, apakah ibu dewi tahu apa yang sedang ingsun pertanyakan ??


itulah kenapa aku ada disini ngger.. Ragamu sedang dipersiapkan untuk menerima wahyu.. sebuah wahyu leluhur yang harus diteruskan oleh para putra wayah..

__ADS_1


wahyu apakah itu wahai dewi ? ingsun tidak merasa memiliki keinginan untuk hal seperti itu, ingsun hanya manusia biasa yang menjalani hidup sewajarnya..


^^^batin Fabiyan sambil mengatupkan kedua tangannya.. ^^^


ngger.. temuilah penuntunmu, ceritakan semua padanya dia yang akan memperjelas perkataanku ini, aku pun akan hadir menyaksikan hal itu, para leluhur akan menjadi saksi turunnya wahyu untukmu ngger..


ta.. tapi.. wahyu apa itu ??ingsun tidak mengerti..


Belum selesai mengucap, sosok wanita itu tersenyum lalu menghilang, seperti sinar yang naik ke atas langit.


bersamaan dengan hal itu terdengar suara ayam jantan berkokok, Hari sudah menyingsih fajar itu sebabnya pembicaraan mereka terputus.


Menghela nafas panjang, lalu Fabiyan memutuskan akan segera pulang ke jawa hari ini juga. Semakin cepat mendapatkan jawaban akan semakin lega raga nya.


Sri ida Begawan melihat sesuatu pada diri Fabiyan saat sarapan,


"Sepertinya kamu sudah menemukan jawaban ngger.. "


"sedikit ida, saya masih harus menemui penuntun saya untuk mendapatkan jawaban yang lebih jelas.. "


"Aku merasa akan ada hal baik yang terjadi ngger.. semoga semesta merestuimu.. Astungkara "


"Suksma ida.. "


Hari itu usai menyelesaikan sarapan dan beramah tamah dengan keluarga Sri ida Begawan, Fabiyan pulang menggunakan penerbangan kelas bisnis.


Hatinya bergejolak tidak bisa tenang sebelum menemukan jawaban.


...****************...


bersambung..


Cerita ini tidak sepenuhnya nyata ,juga tidak sepenuhnya halu


Like, komen, hadiah ..

__ADS_1


vote dan favoritkan untuk update selanjutnya


Sugeng Rahayu 🙏


__ADS_2