
Dan kemilau dari pintu gerbang itu menarik salah satu sisi "licik Raymond, Dia melangkah memasuki gerbang yang terbuka tersebut dengan langkah yakin,
Raymond menggunakan ajian mencalarana putra mencalarene putri, sebuah ajian yang dia dapatkan ketika sedang melakukan ritual semedi disebuah goa di gunung telamaya, seketika wujud fisik Raymond berubah menyerupai Gusti Samaratungga, Mulai dari sandangan hingga fisik yang seribu persen mirip.
tentu saja akan bisa masuk dengan mudah jika siempunya harta yang datang..
Raymond membatin sangat yakin, gambaran kekayaan yang tidak akan habis tujuh turunan melambai lambai didepan sana.
Timbunan harta dinasty yang setinggi gunung berbukit bukit, sejauh mata memandang hanya nampak kemilau berwarna kuning dan terang benderang seperti berlian.
Manusia mana yang akan sanggup menahan diri jika disuguhkan pemandangan seperti itu, sama halnya Raymond yang mungkin kini sudah meneteskan air liurnya, jiwa keserakahan meronta ronta.
Milikku... hartaku... hanya milikku hahahaaa...
Namun kakinya terhenti tak bisa bergerak tepat setelah satu langkah didalam gerbang emas.
kenapa kakiku susah bergerak...
Semakin berusaha melangkah semakin berat, lalu datanglah dua sosok makhluk yang berpenampilan seperti algojo dengan tangan kiri membawa senjata gada (mirip palu besar..) dan tangan kanan membawa perisai.
Salah satu makhkuk itu mencegat Raymond dan bertanya,
"Siapa kamu wahai putra manu ??"
"Bukan hak mu memasuki wilayah ini !"
putra manu \= anak manusia
Agak gentar nyali Raymond saat melihat makhluk menyerupai raksasa dengan posisi siaga siap menyerang kapan saja.
"Berani sekali mempertanyakan hal seperti itu pada tuanmu !!" bahkan logat bicarapun seperti gusti Samaratungga.
"Aku adalah gustimu, siempunya tempat ini ! yang berhasil membuka pintu gerbang brankas gaib wahai raksasa.. "
"Aroma mu bukan seperti pewaris murni, kamu pencuri licik !!" seketika mata makhluk raksasa itu berubah menjadi merah menyala, dan..
Bhumph...
__ADS_1
palu raksasa itu menghantam sisi kanan Raymond, beruntung dirinya berhasil menghindar, kemudian Raymond berpikir bagaimana cara supaya dirinya tidak diserang terus.
dalam hitungan sepersekian detik Raymond menggunakan sebuah jurus kanuragan yang dia kuasai secara gaib,
Raymond memejamkan mata lalu berfokus dan saat membuka mata dirinya berhasil memperbanyak diri menjadi seribu rupa.
Bahkan seribu kloningan nya pun berwujud seperti gusti Samaratungga.
Saat kedua raksasa fokus menyerang kloningan dirinya, Raymond gegas mengambil harta peninggalan dinasty sebanyak yang bisa dia bawa dutubuhnya
ambil sebanyak mungkin karena setelah ini aku pasti tidak akan bisa kesini lagi..
Batin Raymond sambil memasukkan kepeng kepeng emas dan batuan berlian kedalam kantong saku celana dan lalu memasukkan sebanyak mungkin kedalam kemejanya.
Tubuh Raymond sudah seperti badut berisi kepeng kepeng emas diseluruh tubuhnya, sifat serakah mendominasi Raymond saat ini dirinya masih ingin mengambil lebih banyak namun dibelakang sana kedua Raksasa sudah hampir mengalahkan semua bayangan dirinya.
saking banyanya kepeng emas yang di masukkan kesetiap celah pakaian yang dikenakan, membuat tubuhnya menjadi berat susah bergerak ,
Mengendap secepat yang dia bisa dengan perasaan belum puas, kepeng kepeng emas dan batuan berlian sebagian sampai tercecer di lantai,
dengan sekuat tenaga Ryamond berhasil melipir hingga ke arah pintu keluar..
bhumpp... bhummphhh..
suara gada raksasa menghabisi kloningan tubuh Raymond yang bergerak lincah menghindar. Waktu hampir habis saat Raymond selangkah lagi keluar dari gerbang emas,
salah satu Raksasa melihat Raymond yang hendak kabur membawa harta karun ditubuhnya,
"Keturunan manu kurang ajar !!!" suara salah satu Raksasa itu menggema memekakan telinga.
Raymond sekuat tenaga berlari keluar, saat tiba tiba suara gada menghantam tepat dibelakang nya,
aaaaaa sialan !!
umpat Raymond saat Sebagian kepeng emas kembali tercecer keluar dari kantongnya..
Waktu Raymond sudah habis, semua kloningan tubuhnya sudah lenyap, cincin sakti mengeluarkan sebuah sinar yang sangat terang dan menyilaukan,
__ADS_1
membuat kedua raksasa mundur beberapa langkah, begitu juga Raymond yang sampai memejamkan matanya,
dan saat membuka mata, Raymond sudah kembali ke dunia normal, Masih berdiri didepan relief candi.
"Kenapa kamu melamum disini Raymond.. " Suara Fabiyan mengejutkan dirinya, menepuk pundak nya,
"Apa kamu baik baik saja ? wajahmu nampak pucat pias, Lalu Fabiyan menepuk lagi pundak Raymond tiga kali.
"eh.. iya ma maaf.. ini cincinmu Biyan, makasih ya.. " ucap Raymond yang sempat terkejut seperti kucing yang ketahuan maling.
Raymond, Fabiyan, Bapak Yitno dan Agus melanjutkan ritual. Raymond tidak mengatakan jika dirinya telah berhasil membuka gerbang gaib dan mencuri sedikit harta dinasty.
menyelesaikan ritual seperti tidak terjadi apa apa..
Namun dalam diri Raymond merasa ini belum cukup, harusnya aku bisa bawa lebih banyak lagi.
Seperti cara kerja hukum gaib pada umumnya, apa yang sudah didapat pasti akan menjadi miliknya namun, tidak serta merta harta itu muncul klewang klewung dari langit secara nyata, karena pasti akan menimbulkan kegemparan sosial,
Apalagi harta harta milik para leluhur jawa kuno, jika sampai ada yang nampak maka pasti akan disita oleh pemerintah, karena itu adalah aset negara.
Maka.. sesuai perjanjian yang disepakati sejak jaman dahulu jika harta itu akan diterima oleh manusia lewat jalan manusia.
Terbukti setelah peristiwa itu, kehidupan sosial ekonomi Raymond semakin makmur, setiap bisnis yang dijalankan sukses meraup keuntungan besar.
isi rekeningnya terus bertambah, bahkan aset yang dimiliki tidak hanya ada di jawa tengah tapi juga merambah ke wilayah lain.
...****************...
bersambung
Cerita ini tidak sepenuhnya nyata ,juga tidak sepenuhnya halu
Like, komen, hadiah ..
vote dan favoritkan untuk update selanjutnya
Sugeng Rahayu 🙏
__ADS_1