
Sudah sebulan Ratih prameswari menjalani hidup dengan didampingi sosok dari masa lalu. Dia juga sudah sedikit banyak memahami kenapa dirinya dan sang putri harus membenahi karma.
Ini adalah akhir pekan, biasanya toko buku akan lebih ramai pengunjung. Ratih prameswari bekerja dengan baik, sehingga pak Bos sering memberikan bonus uang tambahan.
"permisi kak... bisa carikan buku lama karya Hilman ?" tanya seorang pengunjung kepada Ratih
"Oh.. bisa kak, mau mencari yang judul apa ?" tanya Ratih sopan
"Yang judulnya idii udah gede kak.." ucap si pengunjung
"Buku lama banget ya kak, biasanya ada di rak belakang sana.. " jawab Ratih semenjak meminta si pengunjung menunggu sejenak
Dimana ya ?? bantuin dong...
Seperti biasa Ratih selalu meminta tolong pada yang menjaganya,
Itu di sudut rak paling ujung baris ke sebelas buku warna coklat sampul gambar Lupus niup permen karet
Detail sekali hehe
Mencari dengan teliti sesuai petunjuk sang putri. Setelah ketemu Ratih segera menyerahkan pada si pengunjung yang baru Lima menit menunggu.
"ini kak, bener gak ?" tanya Ratih
"Waahh... bener banget kak ini yang aku cari berbulan bulan hehe... makasih ya kak !!" ucap si pengunjung.
Pak Bos memperhatikan kejadian tersebut, tentu saja Pak Bos merasa bangga bisa memiliki pegawai seperti Ratih Prameswari.
***
Jam istirahat 17.00 sampai 18.00
Ratih memutuskan akan beristirahat dengan membaca buku sejarah, tentu saja diperbolehkan apalagi untuk pegawai secakap Ratih. Sengaja menahan lapar supaya bisa lebih berhemat, Ratih akan makan saat pulang bekerja saja.
***
Hari ini berjalan dengan lancar, kuliah lancar, kerja sampingan juga lancar, Uang Ratih sudah lebih dari cukup untuk mampir ke kios antik dekat kost.
Aku mampir besok siang aja deh
Saat melewati toko antik dengan tanda TUTUP tergantung di kaca pintu. Entah barang yang dicari masih ada atau sudah terjual yang penting besok datang dulu.
Brak....
Seseorang pejalan kaki tanpa sengaja menubruk Ratih. Lumayan keras juga rasanya di pundak sebelah kanan. Ratih menengok ke arah orang yang menubruk tadi, dia seorang pria memakai hoodie dengan celan jeans sobek dan sepatu sneaker dan juga memegang rokok ditangan kirinya.
Siapa sih...
ikuti pria itu tih,, seperti nya dia punya niat jahat disekitar sini
Baik..
mengendap endap mengikuti pria itu dari jarak 10 meter. Pria itu masuk kesebuah gang dekat minimarket.
Lampu penerangan jalan tiba tiba mati
Itu ulah pria tadi
mau apa dia melakukan hal seperti itu ?
mencuri mungkin..
apa aku bisa hentikan dia ?
__ADS_1
apa kamu bisa berkelahi ?
Aku gak pandai beladiri sih, aduh trus gimana...
segera lapor polisi !!
oke ..
Ratih segera berlari kekantor polisi terdekat..
***
"selamat malam pak polisi ??" tanya Ratih kepada seorang polisi yang sedang berjaga diposko
"Selamat malam mbak, ada yang bisa dibantu ?" tanya pak polisi
"Saya mau melaporkan sebuah kejadian pencurian pak.. " jelas Ratih
"Dimana mbak ?" Polisi bergegas mengikuti Ratih.
Keduanya menuju tempat sebelumnya. Suasana gelap karena pencuri sengaja mematikan aliran listrik di sekitar lokasi.
"dimana mbak..." tanya pak polisi
dimana penjahat tadi...
dia di dalam minimarket
" didalam minimarket pak.." tukas Ratih segera.
Pak polisi dan Ratih pun mendekati minimarket, dan benar saja seorang pria berhoodie sedang berusaha membuka laci tempat penyimpanan uang.
Polisi mengarahkan senter pada wajah si pencuri , Pencuri yang ketakutan karena tertangkap basah saat sedang beraksi pun berusaha melawan, dia lari hendak kabur melewati rak rak berisi berbagai barang.. Polisi mengejar , karena minim penerangan akhirnya si pencuri itu terjatuh saat hendak sampai pintu dia tersandung sesuatu.
pak polisi mengucapkan terima kasih pada Ratih karena sudah memberikan laporan tepat waktu. Jika terlama 10 menit saja pasti pencuri sudah berhasil membangun kabur isi uang dalam laci kasir.
Lagi lagi jadi Superwoman dadakan
berbuat baik sungguh menyenangkan bukan ?
menyenangkan tapi tidak menghasilkan uang hehe
Semangat !!
Bulan ini orang tua Ratih tidak bisa mengirimkan uang untuk kebutuhan sebulan karena sawah di kampung sedang gagal panen, banyak hama menyerang saat mulai masuk musim panen.
***
Kampus keesokan hari..
Seperti biasa, mengikuti setiap mata kuliah dengan tenang dan serius. Tidak sadar bahwa sedari tadi ada yang mengawasi Ratih.
Seperti nya kamu punya banyak penggemar rahasia ya tih..
ah enggak tuh, aku bahkan tidak punya teman karena status ekonomi keluarga ku hehe
Benarkah ??
serius kok ...
Lalu daritadi para pria itu mengagumi siapa ?? mata mereka jelas melihat kearahmu..
mungkin salah orang...
__ADS_1
Jam istirahat di kantin..
Ratih Prameswari seperti biasa berjalan sambil menunduk kepala, bukan karena malu tapi risih karena sering berpas pasan dengan beberapa mahasiswa yang sengaja beradu mata.
mana mungkin ya kan ?? aku cupu gini masa iya ada yang naksir...
***
Mencoba makan dengan tenang disudut kantin, satu satunya tempat paling nyaman bagi gadis cupu seperti dirinya.
Saat sedang meniup kuah soto , tiba tiba..
"Ratih hei..." sapa Putra menepuk pundak kiri Ratih
"Astaga... panas sshhhh !" kuah soto yang masih panas terkena wajah Ratih saking kagetnya disapa Putra.
"Sorry.. sorry... panas ya... aduh Bentar aq ambil air dingin.. " niat menyapa justru menyusahkan
"gak gakpapa kok, santai aja udah biasa hehe..." menahan tangan Putra yang hendak meminta air pada ibu kantin.
"beneran ?" Putra meyakinkan
"Iya hehe.. sini duduk aja.." ucap Ratih yang kemudian kembali fokus ke makanannya
"Sorry banget ya tih..." menyesal sungguh sungguh
"ini cuma kuah panas bukan magma, jadi kulit ku masih tahan .. " Ratih mencoba mencairkan suasana
"Nanti habis kuliah ada waktu gak tih ?" Putra memulai percakapan
"Hhmmm... ada" jawab Ratih
"kita belajar bareng yuk di perpustakaan kota ?" ajak Putra yang merupakan kakak kelas satu tingkat diatas Ratih
"sekarang aku jarang ke perpustakaan kota put, sorry.. " ucap Ratih
"Aku lebih sering membaca di toko buku tempat aku kerja hehe.. " lanjutnya
"kalau gitu aku ikut ke toko buku tempat kamu kerja deh " kata Putra
"Boleh... itu tempat umum kan " tegas Ratih.
***
Kuliah hari ini selesai sore hari pukul 15.00
Ratih dan Putra langsung menuju toko buku tempat Ratih bekerja. Mereka naik motor matic milik Putra, tidak sampai 10 menit mereka sudah tiba.
"Silakan langsung aja mau cari buku apa " kata Ratih saat hendak menyimpan barang barang di loker pegawai.
"oke ... " jawab Putra
***
Putra berada di toko buku sampai pukul 18.00
Setelah sebelumnya menemani Ratih yang saat jam istirahat merasa lapar, mereka berdua makan bersama di warung angkringan sego kucing.
***
Like, komen, hadiah ..
vote dan favoritkan untuk update selanjutnya
__ADS_1
Sugeng Rahayu 🙏