
Biarlah voc. nidji
Aku sudah berlari
Mengejar yang tak pasti
Mengejar kamu
Hanya dirimu
Kulantunkan hidupku
Kubisikkan cintaku
Hanya untukmu
Hanya untukmu
Tapi engkau terus pergi
Tapi engkau terus berlari
Jadi biarkanlah aku di sini
Biarlah, kurela melepasmu
Meninggalkan aku
Berikanlah aku kekuatan
Untuk lupakanmu
Waktu terus bergulir
Sakit tetap mengukir
Jalan hidupku
Dalam hidupku
Berikanlah jiwamu
Berikanlah cintamu
Hanya untukku
Hanya untukku
__ADS_1
Tapi engkau terus pergi
Tapi engkau terus berlari
Jadi biarkanlah aku di sini
Biarlah, kurela melepasmu
Meninggalkan aku
Berikanlah aku kekuatan
Untuk lupakanmu
Kau jauh dariku
Kau tetap menjauh dari aku
Kau jauh dariku
Kau tetap menjauh dari aku
Biarlah, kurela melepasmu
Meninggalkan aku
Berikanlah aku kekuatan
Untuk lupakanmu
Ratih menyetel radio di kamarnya, pagi ini akan dia awali dengan membersihkan kamar tidur, mengganti beberapa poster boyband Westlife yang sudah lusuh. Sengaja membeli beberapa pernak pernik yang baru di pasar malam dekat alun alun kemarin.
musik jaman sekarang sungguh menghentak telinga Ratih..
Hehe.. kemajuan jaman dan tekhnologi mbakyu..
Akhirnya memanggil sang putri dengn sebuah mbakyu , biar lebih akrab katanya.
Di jamanmu sudah ada musik juga kah ?
Ada.. pada malam tertentu akan ada pertunjukan di alun alun istana, semua rakyat boleh datang dan mereka juga bisa makan sepuasnya.
wah kamu sungguh calon Ratu yang baik hati mbakyu.. sayang rakyat hehe
Aku hanya tidak bisa melihat rakyat ku kesusahan tih, untuk yang benar benar miskin aku bebaskan upeti . bahkan mereka juga mendapat bantuan dari istana.
kalau disini pemerintah bisa seperti itu pasti seluruh rakyat akan makmur.. sayangnya justru pejabat negara sibuk memperkaya diri sendiri
__ADS_1
Pemerintah dibawah kendaliku dan suami, kami sungguh mempedulikan rakyat.
iya,bahkan kalian dapat julukan sri kaluhunan..
dari ayahku sudah seperti itu.. aku hanya meneruskan
***
Selesai membereskan kamar, Ratih pindah ke belakang rumah. Membantu ibu menggarap lahan. Karena hidup didesa adalah suatu anugerah juga, lahan kebun yang luas menjaga sumber rejeki.
di lahan belakang rumah, ibu dan Ratih menanam umbi umbian seperti ketela rambat, ketela pohon, jagung, waluh.
ketika tiba masa panen tidak perlu susah membawa dagangan ke pasar, para tengkulak dengan sendirinya akan berdatangan.
Selain lahan di belakang rumah, keluarga Ratih juga memiliki kebun yang cukup luas di dekat sawah, di kebun itu terdapat berbagai tanaman buah seperti nangka, alpukat, durian, rambutan, pisang, petai..
sama seperti lahan belakang rumah, ketika musm buah tiba, para tengkulak akan berdatangan untuk menawarkan harga terbaik.
masa panen adalah saat terbaik bagi ibu dan bapak
sabar ya tih.. tidak apa kalau kali ini gagal panen.. musim panen selanjutnya pasti lebih melimpah, oke..
sang putri menghibur Ratih,
Apa setelah membantu ibumu ,kamu mau melihat bagaimana kehidupan rakyatku yang juga petani ??
tentu saja mau... ilmu gratis masa ditolak hehe
Setiap berkunjung ke masa lalu, Ratih Prameswari selalu mendapatkan pengalaman baru tentang tata masyarakat kala itu.
***
Bapak sedang ngopi sambil menikmati ubi bakar di teras depan rumah. Entah apa yang beliau renungkan beberapa hari ini, tapi sungguh anak semata wayangnya benar benar membuat bapak tidak tidur dengan nyenyak.
Semua orang tahu, jejak sejarah juga mengakui bagaimana Agungnya seorang raja beda dinasti yang menikah i putri mahkota tanah jawa. Jejak sejarah membuktikan bahwa cinta sejati tidak selalu datang dari hati, melainkan dari rasa tanggung jawab terhadap rakyat dan dinasti, itulah yang di jalan i seorang dyah Pramodhawardani yang sampai akhir hayat mencintai rakyat nya melebihi dirinya sendiri.
***
Sore hari Ratih bermain disekitar sawah . Hatinya sedih melihat hamparan padi yang gagal panen karena serangan hama beberapa hari menjelang masa panen. Tapi Ratih mana boleh mengumpat burung burung yang hanya mencari makan, bukan salah hama, ini hanyalah sebuah ujian dari yang maha kuasa, seberapa besar rasa sabar umatnya.
Semilir angin sore di pematang sawah adalah yang terbaik, menghembus menerpa tubuh Ratih yang sedang duduk dibawah pohon.
seperti terbuai dalam alunan suasana alam pinggir sawah, Ratih perlahan memejamkan mata lalu tertidur..
***
Like, komen, hadiah ..
__ADS_1
vote dan favoritkan untuk update selanjutnya
Sugeng Rahayu 🙏