
Keesokan harinya..
Sang putri sudah bangun pagi pagi sekali sesuai kebiasaan, Para dayang menyiapkan pemandian untuk sang putri yang terletak agak jauh dari lokasi tenda karena harus mencari sumber mata air tawar dahulu.
Para prajurit bersiaga di sekitar lokasi pemandian, tidak akan membiarkan seorang manusia bahkan hewan kecil apapun mendekati junjungan mereka. Sang putri mandi ditemani dua dayang kaputren (pelayan khusus putri) . Sang putri hanya perlu duduk disebuah batu dengan mengenakan kain mirip jarik basahan yang menutupi sampai dada.
satu dayang menggunakan sebuah gayung yang dibuat dari batok kelapa yang sudah tua, menyiram perlahan air tawar keseluruh tubuh sang putri, satu lagi membawakan peralatan mandi yang pada masa itu masih hanya berupa batu apung seukuran genggaman tangan yang digunakan untuk menggosok permukaan kulit seluruh tubuh yang sebelum nya sudah dibaluri bubuk abu yang terbuat dari bahan kayu Cendana atau bubuk beras yang dicampur dengan bunga kenanga dan melati.
Dalam perjalanan ini sang putri menggunakan serbuk cendana yang dicampur dengan esential bunga mawar. Perpaduan aroma khas keluarga dinasti Syailendra.
Selesai membasuh tubuh, seorang dayang kaputren membantu sang putri berganti pakaian. Dengan gerakan yang lincah, dua dayang kaputren berhasil memakaikan sang putri pakaian yang bersih tanpa memperlihatkan sedikitpun area pribadi sang putri.
"Kalian selalu cekatan mbok.. " mengacungkan dua jempol ke arah dua pelayan setianya
"sendiko dawuh kanjeng putri" respon kedua dayang mengatur kedua telapak tangan.
***
Sang putri diiringi dua dayang serta beberapa prajurit kembali ke tenda, disana sudah nampak pangeran Pikatan sedang memasak sesuatu diatas tungku.
"Kangmas.." sapa sang putri
"Adinda.. sudah wangi ya " memuji sang putri yang selalu tampil mempesona serta cantik paripurna
"Masak apa kangmas ?" tanya sang putri
"Aku sedang mencoba membuat bubur rempah adinda.." kata pangeran Pikatan sembari menahan sang putri yang hendak ikut duduk didepan tungku
"Jangan disini adinda, kotor.." kata sang pangeran
Memasak menggunakan tungku akan selalu membuat kotor karena abu pembakaran kayu yang hitam akan mudah menempel dimanapun.
"Kalau begitu aku masuk kedalam tenda ya kangmas ?" ucap sang putri yang hendak meninggalkan lokasi memasak
"Hati hati adinda, nanti kalau sudah siap aku akan bawakan untukmu . ." kata pangeran Pikatan
__ADS_1
"Siap kangmas .." berjalan berlalu menuju tenda
***
Didalam tenda
Ratih Prameswari.. kenapa diam ?
ah bukan apa apa mbakyu..
Hayo... ga boleh main rahasia loh
Aku hanya kangen jamanku hehe, bagaimana kabar tubuhku disana ?
Oh itu soal sepele Ratih...
mengeluarkan sebuah benda yang sangat unik,
Apa itu ,mirip mangkok
ini adalah cupu manik milik keluarga istana Ratih, dan hanya keturunan asli dinasti Syailendra yang bisa menggunakan...
ayo di tes mbakyu...
kamu pingin tahu tentang apa tih ?
Coba lihat ragaku mbakyu..
Sang putri mengucapkan mantra singkat yang didapatnya dari salah satu Dewi pendamping Avalokitesvara, lalu menggerakkan jari telunjuk memutari permukaan cupu manik tersebut.
cupu \= wadah berbentuk mangkuk
manik \= berukir
__ADS_1
Melakukan gerakan sebanyak tujuh kali, lalu secara perlahan muncullah visual dari dalam cupu manik
Kamu masih terlelap di pematang sawah Ratih...
mbakyu sih, ngajak kesini pas aku lagi bantu bapak ngusir hama di sawah, jadi tidur sembarangan kan aku...
Tenang saja Ratih, disana sudah ada penjaga gaib yang melindungi ragamu dari gangguan sekecil apapun..
Bagaimana kalau nanti ada orang lewat trus coba bangunin aku mbakyu, kalau dikira aku mati suri gimana hayo...
Ratih... ratih... kamu ini lugu sekali, penjaga gaib itu melindungi ragamu supaya tidak terlihat, jadi selama kamu disini aman
kalau bapak dan ibu mencari anak gadis satu satunya semata wayang yang sangat dibanggakan ini gimana
Gini, perbedaan waktu di jaman ini dan jamanmu beda ya
Beda ??
Sehari dijamanku sedetik dijamanmu, setahun dijamanku sejam dijamanmu...
waah.. jadi di jamanku saat ini aku baru tidur beberapa menit ??
Ratih Prameswari terkejut tentang perbedaan waktu di tahun 2008 vs awal abad 9
Jadi , mari dampingi aku dulu disini ya...
oke mbakyu, siap !!
***
Cerita ini tidak sepenuhnya nyata ,juga tidak sepenuhnya halu
Like, komen, hadiah ..
vote dan favoritkan untuk update selanjutnya
__ADS_1
Sugeng Rahayu 🙏