
Setelah bertemu Candy, Daphny pun gelisah. Dirinya pun hanya berpura-pura tenang di hadapan Sammy agar semuanya terlihat baik-baik saja. Tapi sebenarnya Daphny takut kalau Candy membocorkan segalanya.
"Daphny tenanglah.." ucap Kenzo menggenggam tangannya.
"Aku takut, Candy adalah orang yg tidak menyukaiku di masalalu." ucap Daphny.
"Aku akan membantumu mengatasi segalanya.. ingat kau tidak sendirian." ucap Kenzo.
"Aku mengerti.." ucap Daphny.
"Mama ayo kesana ada ice cream." ucap Sammy.
"Oke.. tunggu mama sayang." ucap Daphny mengejar Sammy diikuti Kenzo.
Setelah membeli es krim, mereka pun pulang ke rumah karena semua tujuannya telah tercapai. Dan Daphny masih takut akan Candy yg bisa berbuat macam-macam. Hingga dirinya minta bertemu dengan Fero untuk membahas hal ini.
"Aku tahu Daphny kau takut." ucap Fero.
"Ya.. kau tahu kan ini bukan hanya tentang aku saja tapi tentang putraku juga." ucap Daphny.
"Ya.. sekarang aku paham alasanmu bersembunyi." ucap Fero.
"Kumohon, jangan sampai Candy tahu faktanya dan menyebarkannya pada mantan suamiku." ucap Daphny.
"Baiklah, sebagai seorang pria aku akan memegang ucapanku di awal untuk merahasiakan ini dan juga aku akan membantumu soal Candy. " ucap Fero.
"Terimakasih banyak." ucap Daphny.
"Jadi kau benar Lyra?" ucap Candy tiba-tiba muncul.
"Candy, kau mengikutiku?" tanya Fero kesal.
"Kau pura-pura mati untuk menjauhi mantan suamimu?" tanya Candy.
"Hahaha.. kukira kau itu pintar." ucap Candy.
"Aku tidak pura-pura mati, tapi aku hampir mati." ucap Daphny.
"Benarkah? nampaknya ada sesuatu yg seru." balas Candy.
__ADS_1
"Iya, kau tahu kan berita yg sudah beredar? aku sengaja hidup dengan bersembunyi di negara ini demi keamananku." ucap Daphny.
"Oke.. awalnya aku senang mendengarmu telah tiada, tapi sekarang kau muncul lagi dan bertemu Fero seperti ini." balas Candy.
"Tapi semuanya takkan pernah kembali sama, karena aku sudah menikah dan memiliki seorang putra." ucap Daphny.
"Itu berita bagus. Jadi pria dan seorang anak kecil kemarin benar-benar suami dan putramu." ucap Candy.
"Iya, jadi aku takkan pernah dekat dengan Fero. Dan kurasa tak ada gunanya kau menggangguku." ucap Daphny.
"Itu benar, tapi nampaknya akan seru jika mantan suamimu tahu kalau anaknya masih hidup." ucap Candy.
"Candy hentikan..!" ucap Fero.
"Hentikan sebelum kau menyesali perbuatanmu." ucap Kenzo muncul.
"Kenzo.." ucap Daphny.
"Aku memegang kartu asmu dan ibumu. Kalian terlibat penyuapan agar kau dapat gelar spesialis bedah umum. Dan ibumu juga terlibat banyak sekali penyuapan. Belum lagi kau juga melakukan mal praktek beberapa bulan lalu makanya kau kabur kemari mengikuti Fero." ucap Kenzo.
"Kau..!" ucap Candy kesal.
"Baiklah.. mati kita saling menjaga rahasia." ucap Candy.
"Ya.. aku juga punya saran untukmu, lebih baik kau ke tempat ini dan belajar banyak disana. Mungkin kelak kau bisa memperbaiki kesalahanmu agar tidak membuat pasien menderita." ucap Kenzo memberikan selebaran pelatihan dan seminar dokter bedah.
"Ck.. baiklah aku mengerti dan aku akan diam." ucap Candy.
"Jika kau berani membocorkan masalah ini ke keluarga Clinton atau ke siapapun kau akan masuk penjara.. ingat itu." ucap Kenzo mengancam Candy.
"Dan kau dr.Fero kurasa kau cukup punya pengalaman dan keahlian, jadi jangan sia-sia kan waktumu dengan mengharapkan sesuatu yg bukan milikmu." ucap Kenzo lalu menarik Daphny keluar.
Daphny pun mengikuti langkah Kenzo menuju ke luar. Dirinya merasa Kenzo selalu selangkah di depannya dalam hal apapun. Bahkan dengan cepat menemukan solusi untuk membungkam Candy.
"Kenzo terimakasih. Maaf aku gegabah." ucap Daphny di dalam mobil.
"Tidak, aku akan begitu jika jadi kau." ucap Kenzo.
"Kau selalu bisa mengatasi sertiap kondisi yg sulit." ucap Daphny.
__ADS_1
"Daphny terkadang kita harus berpikir diluar kebiasaan untuk mencari solusi." ucap Kenzo.
"Ya.. aku jadi yakin padamu." ucap Daphny.
"Aku akan terus membuatmu yakin padaku." ucap Kenzo.
"Baiklah ayo kita menikah." ucap Daphny.
"Wow.. kau mengambil kata-kataku lebih dulu." ucap Kenzo.
"Aku sudah membuatmu menunggu terlalu lama.. maafkan aku, lebih baik kita menikah dan hidup bersama selamanya." ucap Daphny.
"Kau lagi-lagi mengambil alih kata-kataku." ucap Kenzo.
"Tapi aku sudah menyiapkan ini sejak lama.." ucap Kenzo mengambil sebuah kotak berisi cincin di dalam mobilnya.
"Baiklah, lakukan dengan benar." ucap Daphny.
"Daphny Ivander maukah kau menikah denganku." ucap Kenzo sembari menyodorkan cincin tersebut.
"Ya.. tentu saja." jawab Daphny tersenyum.
"Akhirnya hari ini tiba juga.." ucap Kenzo lalu memakaikan cincin tersebut di jari manis Daphny. Keduanya pun berpelukan dan tersenyum.
"Terimakasih sudah mau menungguku selama ini." ucap Daphny.
"Terimakasih sudah menerima ketulusanku." ucap Kenzo.
Keduanya pun tersenyum dan menitihkan air mata karena terharu. Begitu besar perjuangan Kenzo untuk Daphny selama ini. Bukan hanya sekedar membantu tapi Kenzo juga menjaga Daphny saat Ben tak ada. Bahkan menyayangi Sammy seperti putra kandungnya sendiri.
Dan Daphny merasa harusnya dulu dia bertemu dengan Kenzo lebih awal bukan James. Tapi bagaimanapun kalau tidak menikahi James, dirinya takkan mendapatkan putra yg pintar seperti Sammy. Daphny pun jadi tak bisa menyalahkan takdir dan berusaha menerimanya.
Hingga Ben pun mendapat berita tersebut dari adiknya. Dirinya pun senang adiknya menemukan pendamping hidup yg tepat. Karena setelah Ben mengetahui latar belakang Kenzo yg luar biasa dan berasal dari kalangan atas. Bukan hanya itu, Kenzo juga tidak sombong dan rendah hati, serta pria yg bertanggungjawab.
Ben pun menyetujui Kenzo dan menerimanya untuk menikahi adiknya. Hubungan keduanya pun membaik dan mereka akan mempersiapkan pernikahan Daphny dan Kenzo.
Dion serta Santi pun turut bahagia sekaligus lega. Karena akhirnya Kenzo bisa menikah dengan sahabat mereka setelah sekian lama mendekatinya. Tak pernah mereka melihat Kenzo menyerah ataupun menjadi pria pecundang yg merebut milik orang lain. Tapi Kenzo justru membantu Daphny dan menjaganya hingga Daphny bisa menerimanya. Bahkan Kenzo tampak begitu menyayangi Sammy seperti anak kandungnya sendiri.
Akhirnya Sammy pun tahu kalau mamanya akan menikah dengan Kenzo. Walaupun bocah itu masih tak paham apa itu pernikahan tapi dia mampu menerima Kenzo dan tak keberatan menjadikan Kenzo sebagai papanya. Justru Sammy malah senang karena akhirnya memiliki papa sungguhan. Bocah itu pun bersemangat akan pernikahan mamanya.
__ADS_1
Mereka pun bahkan sampai memesan baju pernikahan yg senada. Dan mempersiapkan pakaian untuk Sammy juga karena Sammy akan ada di sisi mereka. Kenzo pun senang walaupun Sammy bukan putranya. Dirinya memang sejak awal sudah menganggap Sammy sebagai putra kandungnya. Dan dirinya berjanji akan terus menjaga dan menyayangi Sammy sama seperti anak kandungnya sampai kapanpun.