
Setelah segala macam persiapannya, Daphny pun berusaha menenangkan diri walaupun James ada kemungkinan akan kembali ke negara tersebut. Dirinya kini tak sendiri, ada Kenzo suaminya yg selalu siaga, Ben kakak yg akan selalu ada untuknya, serta Dion dan Santi sahabat yg bisa ia percaya. Hal itu membuat Daphny yakin akan setiap keputusan dalam hidupnya.
Kenzo juga sudah memperhitungkan banyak hal, dan benar saja James terus menghubunginya. Terlebih proses transplantasi jantung putrinya akan segera berlangsung kurang dari satu bulan. Kenzo pun hanya membalas seadanya, tapi tak ingin membuat James curiga.
Dan siang itu, Kenzo menjemput putranya Sammy karena sopir sedang membawa Daphny menuju ke rumah sakit milik keluarga Dion untuk melahirkan. Sebagai ayah yg baik, Kenzo pun menjemput Sammy dan menuju ke rumah sakit tempat istrinya akan melahirkan.
"Papa.. adik sudah mau lahir?" tanya Sammy di dalam mobil.
"Iya sayang, adik akan segera lahir dan kita bisa segera bertemu." ucap Kenzo.
"Yeaaayy.. tapi kata mama nanti adik itu akan sangat kecil dan belum bisa bicara, lalu adik akan sering menangis." ucap Sammy polos.
Kenzo pun tersenyum mendengar perkataan bocah polos tersebut.
"Ya.. semua manusia juga begitu.. Dulu Sammy juga begitu, tapi kalau Sammy menyayangi adik mungkin adik tidak akan sering menangis." ucap Kenzo.
"Tentu, Sammy akan menyayangi adik dan menjadi kakak yg keren." ucap Sammy bangga.
"Anak papa pintar sekali.. " puji Kenzo tersenyum.
Mereka pun sudah tiba di rumah sakit tersebut dan segera turun dari mobil. Kenzo pun terlihat gugup karena ini pertama kalinya dirinya akan menemani istrinya melahirkan.
Sammy pun menuruti setiap ucapan Kenzo, dan menunggu dengan sabar di ruangan tunggu karena anak kecil dilarang memasuki ruang persalinan. Disana Sammy pun tak sendiri karena ada pengasuh dan penjaga yg ditaruh oleh Kenzo. Serta Dion yg datang untuk menemani Sammy.
"Hai Sammy.." ucap Dion.
"Hai uncle.." balas Sammy tersenyum.
"Bagaimana perasaanmu sebentar lagi Sammy akan jadi kakak?" tanya Dion.
"Aku tidak sabar uncle.. " ucap Sammy.
"Sammy tenang saja, karena uncle akan menemani Sammy disini.. atau mau main?" tanya Dion.
"Memangnya di rumah sakit ada mainan?" tanya Sammy.
"Tentu saja ada.. ayo ikut uncle." ucap Dion.
Dion pun menjaga Sammy dengan baik dan mengajaknya bermain ke area bermain anak. Dan Sammy tak menyangka akan ada tempat bermain di rumah sakit. Dan juga ada beberapa mainan.
"Wah.. hebat.." ucap Sammy.
"Iya, kita bermain disini saja, nanti kalau mama sudah selesai baru kita jenguk." ucap Dion.
__ADS_1
"Oke uncle.." ucap Sammy tersenyum.
Dion pun berhasil mengalihkan Sammy dengan membawanya ke tempat bermain anak-anak. Dirinya tahu anak seusia Sammy pasti bosan menunggu walaupun Sammy bukan anak yg cengeng. Dan Sammy asik bermain disana bersama beberapa anak lain.
.
.
.
Sementara itu, Kenzo pun menemani detik demi detik proses kelahiran anaknya. Dan Kenzo melihat begitu besar pengorbanan Daphny untuk melahirkan anaknya. Kenzo pun teringat pada Daphny yg melahirkan Sammy sendirian, pasti menyedihkan karena yg boleh menemeni hanyalah suami pasien. Maka dari itu, Kenzo akan terus menemani Daphny dan percaya pada Dion yg menjaga Sammy.
Hingga lahirlah putri kecilnya kedunia dan membuat Kenzo terharu. Walaupun sudah terlihat saat pemeriksaan kalau anak keduanya berjenis kelamin perempuan tapi tetap saja baik Kenzo maupun Daphny terharu melihatnya. Kenzo pun terus mengucapkan terimakasih pada Daphny yg sudah berjuang untuk melahirkan putrinya.
"Terimakasih sayang." ucap Kenzo.
"Terimakasih juga sudah ada disini." ucap Daphny.
Keduanya pun terharu apalagi saat bayi perempuan itu dibawa ke pelukan Daphny. Suara tangisan bayi pun memecah ketegangan di ruang persalinan. Dan Santi tersenyum serta mengucapkan selamat pada pasangan tersebut.
"Selamat atas kelahiran putri kedua kalian." ucap Santi bahagia.
"Terimakasih dokter Santi." ucap Daphny dan Kenzo.
Mereka pun tersenyum dan terharu di waktu yg bersamaan. Dan malakat kecil itupun kini sudah lahir ke dunia membawa banyak kebahagiaan di keluarga tersebut.
"Sammy adik bayi sudah lahir." ucap Dion.
"Benarkah?? ayo uncle kita lihat.." ucap Sammy.
"Oke.. tapi kita jenguk mama dulu ya." ucap Dion.
"Oke.." ucap Sammy.
Dion pun akhirnya membawa Sammy setelah Daphny berada di ruang perawatan. Dan Sammy sangat penasaran bagaimana wajah adiknya. Dan saat tiba di ruangan mamanya, Sammy pun menghampiri mamanya dan tersenyum.
"Mama.. mama apakah sakit?" tanya Sammy.
"Sedikit, tapi mama harus banyak istirahat agar tenaga mama kembali." ucap Daphny tersenyum melihat putranya.
"Papa mana?" tanya Sammy.
"Papa sedang di ruangan adik bayi, sebentar lagi kemari." ucap Daphny.
__ADS_1
"Dion terimakasih sudah menjaga Sammy." ucap Daphny.
"Tidak apa Daphny, lagipula Sammy anak yg pintar." ucap Dion.
"Sammy tidak nakal kan tadi?" tanya Daphny.
"Tidak ma.. tadi Sammy bermain di ruang bermain.. lalu ada beberapa teman juga." ucap Sammy tersenyum.
"Anak mama memang pintar.." ucap Daphny mengelus kepalanya.
Lalu Dion permisi karena ada pekerjaan, dan Daphny begitu berterimakasih pada sahabatnya tersebut. Daphny pun mengajak Sammy bercerita tentang apa yg ia lakukan saat mamanya melakukan persalinan. Dan juga sembari menunggu Kenzo datang bersama adik bayi mereka.
.
.
Tak berselang Kenzo pun tiba tapi tidak bersama adik bayi membuat Sammy penasaran.
"Papa adik mana?" tanya Sammy yg begitu antusias ingin bertemu.
"Adik bayi sedang bersama suster, sebentar lagi kemari." ucap Kenzo tersenyum.
"Yeayy.. " sorak Sammy bahagia.
Dan benar beberapa saat kemudian adik bayinya datang. Sammy pun akhirnya bisa melihat adik bayi yg ia tunggu-tunggu. Sesuai dengan cerita Daphny, adiknya sangat kecil dan belum bisa bicara. Dan Sammy hanya melihatnya dan menciumnya karena adiknya itu begitu wangi menurut Sammy.
"Mama adik wangi sekali aku ingin menciumnya lagi." ucap Sammy.
"Iya, wangi sekali ya adik bayi.." ucap Daphny.
Dan Daphny membiarkan Sammy mencium adiknya hingga puas karena yakin Sammy sangat menyayanginya. Keluarga kecil itupun bahagia akhirnya bertambah satu anak lagi di hidup mereka. Baik Daphny maupun Kenzo tak bisa menutupi rasa bahagia mereka. Sammy pun juga sama, dan untuk pertama kalinya Sammy memiliki adik bayi yg begitu lucu dan menggemaskan.
Dan Ben yg mendengar adiknya melahirkan pun langsung bertolak ke negara tersebut. Dirinya pun begitu senang mendengar keponakannya sudah lahir ke dunia dalam kondisi sehat. Beberapa foto pun dikirimkan oleh Kenzo pada kakak iparnya tersebut. Dan beberapa jam kemudian Ben pun tiba di negara tersebut untuk menjenguk adik kesayangannya itu.
Ben pun datang dan mengucapkan selamat pada keluarga kecil tersebut. Tak ketinggalan dia juga mengucapkan selamat pada Sammy yg sudah resmi menjadi kakak.
"Selamat Daphny, Kenzo.. atas kelahiran putri kedua kalian." ucap Ben.
"Terimakasih kak.. " ucap Daphny.
"Ya, terimakasih kakak ipar." ucap Kenzo.
"Sammy, selamat ya akhirnya Sammy sudah jadi kakak." ucap Ben tersenyum.
__ADS_1
"Terimakasih uncle, Sammy akan menjaga dan menyayangi adik." ucap Sammy.
Semua orang pun tersenyum bahagia atas kelahiran anak kedua Daphny dan Kenzo. Mereka semua juga mendoakan hal baik pada putri mereka. Dan Sammy terlihat sudah siap menjadi kakak serta merasa sangat bahagia bisa memiliki adik.