
" Kau mau apa ?? Jangan bergerak !!! Tetap ditempatmu !! "
" Aku cuma mau ke balkon Bee , pegel dari tadi tiduran terus ! " gerutu Cahaya kesal , sejak mengetahui jika dirinya hamil Bram tidak mengijinkan dia untuk turun dari ranjang sekalipun kecuali ke kamar mandi . Pria itu melayani semua yang dia butuhkan .
" Tapi hawa di luar dingin , itu tidak baik untuk anakku ! Jika ingin melihat pemandangan kau bisa melihatnya di ponselkan ?? Disana banyak gambar pemandangan seperti yang kau inginkan, " kata Bram sambil memperbaiki selimut yang tadi sudah di singkat oleh Cahaya .
" Oooo .... berarti aku tidak boleh bergerak kemanapun ya ?? Ok aku turuti kemauanmu , mulai sekarang aku beristirahat total yang artinya kau tidak boleh membuatku kelelahan !! Kau dengar kata dokter tadi kan Bee , trisemester pertama tidak boleh banyak ' bergerak ' jadi belilah banyak sabun karena kau pasti akan banyak membutuhkannya . Sekarang aku mau tidur ... "
" Sabun ?? "
Bram tampak berpikir untuk mengartikan maksud perkataan istrinya , tanpa ia sadari jika Cahaya turun dari ranjang dan berjalan ke arah lemarinya . Dengan santainya wanita itu melepas seluruh kain yang menempel ditubuhnya tepat di depan suaminya dan menggantinya dengan sebuah lingerie warna hijau muda . Warna yang sepertinya sedang menantang si pemilik tubuh untuk menyentuhnya .
" Sayang .... "
Cahaya tersenyum dalam hati , ia tahu Bram tidak akan pernah bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya . Dia kemudian berjalan kembali menuju ranjang dan sengaja menyelimuti tubuhnya separuh badan . Cahaya tidur memunggungi Bram yang masih berdiri di tempatnya . Berkali kali Bram harus menelan salivanya melihat pemandangan yang tak pernah bisa ia abaikan itu . Tubuh di depannya seperti permen berwarna hijau yang rasanya pasti akan sangat manis untuk di rasai .
" Sayaaaanngggg .... "
__ADS_1
" Aku harus istirahat Bee , nggak.usah panggil panggil !! Kamu sendiri yang tidak ijinkan aku untuk banyak bergerak . Jadi jangan sekali kali kau membuatku bergerak, " kata Cahaya masih dengan memejamkan matanya .
Wanita itu menyembunyikan senyumnya saat merasakan nafas hangat sang suami yang sudah menelusuri bagian belakang tubuhnya . Pria itu perlahan juga menyingkap selimut hingga kini bisa menikmati keindahan istrinya secara utuh .
Nafas Bram mulai tak beraturan , naluri dan akal sehatnya sedang berperang hebat . Naluri laki lakinya sedang terbakar , ingin sekali ia mencecap setiap jengkal kulit putih istrinya . Tapi akal sehatnya melarang ia melakukan itu , karena ia tahu endingnya pasti akan membuat istrinya kelelahan . Dia selalu kalap jika menyentuh tubuh sintal istrinya .
" Aaaaarrgghh .... " Cahaya tak mampu lagi menahan suaranya ketika bibir suaminya sudah menelusuri kulit punggungnya . Dan tangan nakal Bram sudah menyelusup di bawah sana .
" Aku tidak akan membuatmu bergerak sayang ... nikmati saja !! " bisik Bram tepat di telinga wanita halalnya . Pria itu tersenyum lebar ketika Cahaya terlihat sangat menikmati gerakan tangan di area bawahnya , tapi sebelum bisa mengantarkan sang istri menuju puncaknya ....
Seperti biasanya dengan tak sabar ia ingin segera melihat tubuh polos istrinya . Bram menarik lembut wanitanya hingga kini Cahaya tidur telentang di bawahnya .
" Kau mau apa ?? Kau bilang aku tidak boleh bergerak Bee ... "
" Kau tidak perlu bergerak sayang , biar aku yang bekerja penuh kali ini . Kau hanya perlu menikmatinya saja karena kali ini kita akan bermain dengan sangat lembut .... "
Cahaya merutuki dirinya sendiri karena nyatanya ia pun menginginkan setiap sentuhan lembut suaminya . Apalagi saat ini dia tak henti mengeluarkan suara suara indahnya , lidah nakal sang suami sedang memanjakan area bawahnya . Kadang dengan sengaja menyesapnya kuat hingga tubuhnya menggelinjang pelan .
__ADS_1
Permainan lembut sang suami malah membuat Cahaya menginginkan lebih dan lebih .
" Faster pleaseee .... " lirihnya ketika penyatuan kali ini tidak seperti biasanya . Gerakan pelan suaminya malah membuatnya menggila ! Cahaya yang sudah terbiasa dengan gerakan liar suaminya menjadi tidak sabar dengan kelembutan yang baginya terlalu ' pelan ' itu .
Hingga Bram sedikit mempercepat gerakannya , mulai saat ini dia harus terbiasa bermain lembut dengan durasi tidak terlalu lama . Pria itu malah terlihat sangat menikmati sensasi dari permainan lembutnya .
" Sama sama sayang ... " blirih Bram ketika tangan istrinya mulai mencengkram kuat lengannya .
Dan akhirnya mereka memekik bersamaan , Bram memeluk erat tubuh candunya dengan tak henti mengungkapkan rasa cintanya .
"'Terimakasih ... terimakasih sayang , aku mencintaimu . Aku berjanji akan menjaga kalian dengan baik !! Aku berjanji akan menahan diriku ... aku tidak akan membuatmu lelah sayang . Mungkin seminggu dua kali sudah cukup untukku ! Ehhmm tapi hanya untuk tri semester pertama ini kan ?? Tidak apa apa ... itu berarti hanya berlaku untuk sebulan ke depan . Setelah itu kita bisa setiap hari lagi kan ?? Sayang ?? "
" Bee ... "
" Ya sayang ?? " sahut Bram dengan mengeratkan pelukannya .
" Diam dan tidurlah ... "
__ADS_1