
" Saya dengar dari Darto semalam Mas Bram dan teman teman nyamperin si Kucir di terminal sebelah . Bukan kok saya melarang , wong itu juga bukan kuasa saya ! Tapi sampai kapanpun yang namanya balas dendam itu tidak akan membuat hati lebih tenang. "
" Saya tahu saya salah , tapi yang namanya Kucir itu sekali sekali memang harus dihajar !! Biar bisa menghargai orang ... "
Jarwo terkekeh mendengar pembelaan dari pria muda di sebelahnya . Pagi tadi ia juga mendengar Bram bertengkar dengan Gista di jalan kampung . Jarwo tidak tahu apa yang diributkan tapi dia sangat tahu jika janda cantik itu sudah mencuri hati jejaka tampan yang sedang minum.kopi disebelahnya . Seperti biasa pagi ini mereka sedang minum kopi di warung tenda pinggir pasar .
" Ada kalanya diam itu emas Mas , jika saling serang seperti ini saya yakin masalahnya tidak akan berkesudahan . Ndak apa apa memberi pelajaran pada orang yang memang butuh di ajar , saya dukung itu ! Tapi caranya harus jitu , jangan sampai suatu saat membahayakan nyawa orang lain . Bagaimana jika suatu saat mereka bertemu dengan salah satu orang kita dan kemudian mengeroyoknya ?? "
__ADS_1
" Mas Jarwo takut dikeroyok oleh mereka ??! "
Jarwo hanya terkekeh mendengar pertanyaan dari Bram , sedang salah satu supir angkot yang juga menikmati kopi bersama mereka tersedak dan terbatuk batuk.
" Owalaahhh Mas Bram kok pertanyaannya nyleneh kaya gitu . Mas Jarwo ini dedengkotnya terminal kita !! Sudah kenyang kalau soal keroyok mengeroyok ... ya to Mas Jarwo !? " ujar supir itu .
" Tapi apa yang saya lakukan adalah benar ... " kilah Bram , dia merasa tidak ada yang salah dengan perbuatannya .
__ADS_1
" ltu yang dinamakan ego Mas ... semua di ukur dengan kacamata kita sendiri . Padahal ukuran benar salah setiap orang itu berbeda beda . Sesekali kita harus mencoba melihat sesuatu dari kacamata orang lain agar ego tidak bisa menguasai hati dan pikiran kita . Saya tidak bermaksud menggurui karena saya pun jauh dari kata sempurna . Saya ini b*jingan ... saya pendosa !! Tapi saya bersyukur Gusti Allah memberikan jalan seperti ini pada saya , Dia berikan lnem dan anak anak untuk membuka mata saya . Jalan cinta itu lebih indah ! Jadi saya sarankan pada yang masih hidup sendiri , ndang do golek bojo ( segeralah mencari istri ) !! Biar hati sama pikiran kalian itu adem, " kata Jarwo menepuk pelan bahu Bram .
" Semua wanita cuma mau mencintai kita karena harta Mas ! Nggak ada wanita yang mau menikah dengan pria miskin. "
" Coba lihat saya .. Darto ... Kusmin ...dan semua pria pria dikampung ini yang sudah menikah dan mempunyai anak . Memangnya Mas Bram pikir kami ini orang kaya ?? Jangan pukul rata semua wanita dengan tuduhan tuduhan itu . Bagi kami istri kami adalah wanita wanita hebat yang mampu menjadi tulang rusuk sekaligus udara yang memompa jantung kami agar selalu bisa bernafas . Mereka itu nyawa kami Mas, " kata Jarwo menasehati pemuda yang sudah dianggapnya sebagai keluarga sendiri .
Bram diam , kata kata Jarwo mungkin ada benarnya tak semua wanita seperti yang ada di pikirannya . Tapi sayangnya dia belum bertemu dengan wanita hebat yang sudah disebutkan pria berwajah sangat tadi . Wanita hebat yang bisa menerima apa adanya pasangannya .
__ADS_1
Mamanya dengan bodoh meminta papanya menikahi sang sekretaris yang jelas jelas hanya menginginkan harta papanya . Janda cantik yang mengusik perhatiannya ternyata tak sebaik yang ia pikir , wanita itu mencari mangsa pria kaya hanya untuk kemewahan hidupnya .