
Menjadi Manusia
Insagi adalah Siluman burung garuda yang sudah hampir punah. Bahkan di dunia Siluman sekalipun mahluk ini sangat sulit di jumpai.
Insagi, atau manusia siluman burung garuda adalah Siluman dengan kasta yang tinggi. Namun karena Insagi adalah manusia setengah siluman, maka dia hanya menjadi pemimpin di Alam Buana.
Namun keinginannya untuk menjadi manusia, membuat Insagi mengikuti Yanuar ke alam manusia. Ia begitu ingin menjadi manusia seutuhnya, tetapi Adrian atau Maung Bodas lebih dipercaya oleh Yanuar. Untuk mendampingi Melin pemilik Jiwa Suci.
Satu-satunya harapan Insagi adalah Melin ada di desa ini, dan dia akan berusaha membujuk Melin agar gadis itu. Dengan senang hati memberikan darahnya pada Insagi.
Namun untuk menemui Melin saja, terasa amat susah. Karena Adrian selalu saja berada di dekat Melin. Siluman macan putih itu selalu memantau keberadaan Melin, meski dari kejauhan.
Insagi yang mempunyai perjanjian dengan Yanuar, tak bisa keluar dari wilayah kekuasaan Siluman Macan Kumbang itu. Desa Air Keruh sudah menjadi wilayah Yanuar sejak lama.
Sejak anak simuman itu tersesat di dunia manusia 60 tahun lalu.
"Kalian harus tenang, dan jangan membuat keributan yang tidak berarti!" ujar Arja.
Lelaki yang mempunyai peran lumayan penting di Desa Air Keruh ini, juga menahan kemarahan. Karena kesempatannya untuk melancarkan rencananya, sudah musnah begitu saja.
"Tapi Tuan Insagi, kita harus mendapatkan Jiwa Suci itu!
"Sebelum malam bulan merah datang!" kata Warok.
"Tenang saja, kita pasti akan mendapatkan Jiwa Suci itu!" ujar Insagi.
Manusia setengah siluman itu memandang lurus ke depan, giginya bergemeratak. Ia menahan getaran di tubuhnya, karena manusia setengah siluman itu. Akan mengeluarkan sebuah ajian, yang akan membuat semua orang di sini melupakan kejadian barusan.
Lelaki berwajah jawa yang kental itu membelalakkan matanya, lalu seluruh pupilnya berubah menjadi merah, semerah darah. Bibirnya berguman, bahasa yang tak bisa dimengerti oleh manusia.
Butiran cairan merah kental menetes dari pelupuk matanya. Setiap ajian goib yang digunakan pasti ada bayarannya. Air mata darah dari mata Arja adalah bentuk bayaran, akan ajian yang dia lakukan kini.
Memanipulasi seluruh ingatan warga Desa, mengontrol setiap pikiran manusia dan manusia setengah siluman yang ada di dekatnya. Itu adalah kelebihan Insagi. Sang manusia setengah Siluman Garuda yang amat ditakuti di alam manapun.
Karena kehebatannya itu , Insagi bisa membuat lawannya berubah pikiran dan berbalik menyerang dirinya sendiri.
Warga desa, yang awalnya ingin marah-marah kepada sekelompok manusia setengah siluman itu. Terlihat terdiam. Pandangan mata para warga yang awalnya buas, menjadi kosong.
Pikiran mereka telah dirasuki oleh ajian yang diramalkan oleh Insagi.
__ADS_1
"Kembalilah ke tempat masing-masing!" kata Insagi.
Suara laki itu benar-benar datar. Namun semua orang di Desa Air Keruh menuruti perkataannya.
Bahkan orang-orang yang yang berjarak cukup jauh dari tempat Insagi berdiri, juga terkena efek ajian tersebut.
Para warga tidak jadi berkumpul ke tempat kejadian kerusuhan itu. Mereka yang sudah bersiap, berlari untuk menyaksikan pergelutan di rumah Pak Harso. Perlahan-lahan kembali ke rumah mereka masing-masing.
Bahkan Pak Harso yang masih kesakitan karena dibanting oleh Siluman Warok. Bisa berdiri dengan cepat, dan kembali ke dalam rumahnya. Diikuti oleh istri dan anak-anak mereka yang tadinya merintih sedih dan ketakutan.
Insagi menormalkan kembali mata dan keadaan tubuhnya. Siluman itu kembali ke wujut manusianya, meski darah segar masih menetes dari pelupuk matanya.
"Jika kalian membuat keributan lagi, aku tak akan menolong kalian lagi!" ujar Arja dengan kesal.
Lelaki bertubuh kekar itu berjalan cepat, untuk meninggalkan tempat itu. Karena dia mempunyai urusan lain dengan seseorang.
.
.
Yanuar telah menunggu Insagi di dalam perkebunan kelapa sawit. Lelaki itu berdiri tegak sambil melihat cahaya bulan yang amat terang.
Malam ini adalah malam bulan purnama, meski bentuk bulan belum bulat sempurna. Tetapi sinarnya sudah sangat terang.
Insagi tiba di depan Yanuar, lelaki bertubuh kekar itu segera bersimpuh di depan Yanuar.
"Maafkan saya Tuan. Saya tidak dapat menemukan Jiwa Suci itu di Desa Air Keruh ini!" kata Insagi.
"Tidak apa! Mereka pasti akan kembali lagi ke sini!" ujar Yanuar.
Insagi masih bersimpuh di depan Yanuar. Tampaknya Insagi sangat menghormati Siluman Macan Kumbang itu.
"Bagaimana jika kau kembali ke alam Buana, menlanjutkan kekuasaanmu di sana?!" tanya Yanuar pada Insagi.
Insagi yang dari tadi menunduk segera mengarahkan pandangannya ke arah wajah Yanuar. Siluman Burung Garuda itu tak tau harus menjawab apa. Karena bagaimanapun, Insagi datang ke Dunia Manusia sebab dia punya tujuan.
"Lupakan, keinginanmu untuk menjadi manusia!" ujar Yanuar.
Kekecewaan dan juga rasa bingung mencekam di hati Insagi. Lelaki itu sudah cukup lama meninggalkan Alam Buana dan tinggal di di Desa Air Keruh ini, mengabdi kepada Yanuar.
__ADS_1
Namun Yanuar malah meminta Insagi untuk melupakan tujuan awalnya. Bagaimana mungkin Insagi melupakan tujuannya untuk menjadi manusia.
Lelaki itu punya alasan yang sangat kuat untuk mendukung keinginannya. Menjadi manusia bukanlah hanya sekedar mimpinya, namun dia harus melakukan itu.
Karena hanya dengan dia menjadi manusia, dia bisa mati dengan cepat. Berengkarnasi menjadi manusia dan ia bisa hidup selayaknya manusia biasa.
Kenapa banyak manusia setengah siluman, yang ingin menjadi manusia. Karena umur panjang dan juga kekuatan yang mereka miliki, tidak membuat mereka bahagia.
Dilahirkan, tumbuh besar, berusaha menjadi dewasa, jatuh cinta, menikah, mempunyai anak dan menjadi tua, lalu mati.
Ternyata perputaran hidup yang singkat itu membuat iri seluruh makhluk yang abadi.
Sebab semakin lama kau hidup, maka kau semakin tahu tentang dunia ini. Beban yang kau pikul, juga tidak sedikit.
Rasa sakit karena kehilangan orang-orang yang dicintai. Rasa sakit semacam itu hanya bisa disembuhkan oleh kematian.
"Saya tidak bisa melupakan keinginan saya menjadi manusia, Tuan!" kata Insagi.
Karena manusia setengah siluman, memiliki jiwa iblis. Ketika mereka meninggal, mereka akan langsung masuk neraka dan tidak bisa terlahir kembali.
Itulah sebabnya Insagi ingin sekali menjadi manusia dan mati sebagai manusia.
"Dia putriku, dia putri kandungku. Aku tak sanggup membunuhnya lagi!" ujar Yanuar.
Selama Insagi mengenal Yanuar, mungkin sudah 200 tahun. Namun Siluman Burung Garuda itu, tidak pernah melihat kesedihan yang amat dalam diraut wajah Yanuar.
"Biarkan dia memenuhi takdirnya, untuk membunuh seluruh siluman di dunia ini!" ujar Yanuar.
Insagi yang sangat kaget, karena mendengar pernyataan Yanuar yang tampak tak masuk akal baginya. Segera berdiri dan melangkah mendekat kearah Yanuar.
"Apa yang anda katakan?! Maksud anda Pemilik Jiwa Suci itu.
"Bisa membunuh seluruh siluman yang berada di dunia manusia ini?" tanya Insagi.
Insagi benar-benar tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi. Dia tidak menyangka Yanuar akan menyembunyikan hal sebesar ini dari semua Siluman.
Jadi alasan Yanuar untuk mengumpulkan semua Siluman untuk tinggal dan menetap di desa ini adalah.
Agar putrinya, Sang Pemilik Jiwa Suci bisa dengan mudah membunuh seluruh Siluman yang tinggal di bumi ini.
__ADS_1
___________BERSAMBUNG_____________
JANGAN LUPA VOTE, KOMEN, DAN LIKE ❤❤❤