Im Back

Im Back
1


__ADS_3

Brigeville sebuah kota kecil tempat Jennifer Jones menempuh pendidikan terakhirnya , gadis itu sengaja memilih kampus yang berada di luar kota agar bisa jauh dari keluarganya .


Sang ayah memutuskan menikah lagi sejak kepergian ibunya lima tahun yang lalu . Ibu tirinya membawa seorang anak hasil dari suami pertamanya . Pada awalnya wanita itu sangat baik padanya , dia memperlakukan Jenni sama baik dengan putri kandungnya sendiri .


Tapi semakin lama ibu dan saudara tirinya semakin menjadi . Mereka bahkan tidak menghargainya lagi sebagai anggota keluarga . Dan sayangnya Jenni terlalu pengecut untuk melawannya , dia tak ingin ayahnya bersedih karena mengetahui wanita yang telah dinikahinya adalah setan berwajah malaikat .


Di kota kecil ini dia harus menghidupi dirinya sendiri , beruntung karena kepandaiannya dia bisa kuliah dengan jalur beasiswa hingga tak harus menanggung beban yang tak terlalu berat . Dia hanyalah gadis biasa dengan penampilan sederhana , rambut coklat panjang bergelombang , mata hazelnut dengan keseharian yang tak pernah lepas dari kacamata .


Tapi gadis itu merasa beruntung walau kisah hidupnya tidaklah indah seperti gadis lain , tapi masih ada seseorang yang mau berada di sisinya . Pria itu bernama Jake Callahan , seorang putra pengusaha yang sama sama menempuh pendidikan di kampus yang sama .


Pria itu dulu dengan tiba tiba menyatakan rasa cintanya pada Jenni . Dan jujur saja untuk seorang gadis yang tak sekalipun dekat dengan seorang pria , hal itu adalah sangat indah . Akhirnya ada seorang pria yang mau berbagi dengannya .


Walau menjalani hubungan yang tidak ' biasa ' tapi Jenni tetap berusaha berpikir positif . Mungkin saja kelas bisnis dan management memang sesulit itu . Sebagai putra pengusaha pasti ia mempunyai beban tersendiri karena suatu saat akan memegang sebuah perusahaan sendiri , seluruh nasib para pekerja ada di tangannya .


Tak sekalipun Jake mau menyentuhnya walaupun itu hanya sekedar mencium ataupun bergandengan tangan . Mereka hanya akan sekedar berbicara jika bertemu itupun dengan Jake yang terlihat sangat malas berbicara . Pria itu menjaga jarak darinya .

__ADS_1


lngin sekali Jenni bertanya apakah Jake benar benar mencintainya , tapi itu selalu saja urung ia lakukan karena dia tak punya keberanian . Dia takut kekasihnya itu tersinggung atau malah marah padanya . Seperti siang ini ketika Jenni memberikan bekal untuk Jake , pria itu menerimanya dengan wajah yang datar dan langsung melangkah pergi .


" Jake kau ingat malam ini kan ?!! Aku tunggu kau di apartemen, " kata Jennie berharap jika Jake ingat jika malam ini adalah malam anniversary hubungan mereka yang ke tiga tahun .


Pria itu tetap berjalan tanpa menoleh ke belakang tapi suaranya masih bisa didengar dengan jelas oleh gadisnya .


" Aku sibuk malam ini , jangan ganggu aku !! Kau dengar itu ?? Jangan berani beraninya kau menggangguku !! "


Jenni tertunduk lesu , ternyata pria itu tidak ingat momen paling bahagia di hidupnya itu . Momen ketika Jake mengatakan isi hatinya untuk pertama kali . Setelah menghela nafas agar bisa sedikit lebih tenang Jenni melangkah ke kelasnya . Dia sangat suka mengamati lingkungan sekitarnya jadi dulu ia putuskan untuk mengambil kelas psikologi , beberapa bulan lagi dia akan menyelesaikan dan juga akan mendapat gelarnya .


" Hai Jen , masih kamu kasih bekal lagi pada itu monster ?? " seorang gadis dengan gaya pakaian modis terlihat mendekatinya . Dia Clara , sahabat Jenni yang juga mengambil kelas psikologi di kampus itu . Dari awal mereka bersahabat walau hanya hidup mereka sangat jauh berbeda .


Sahabatnya itu tidak pernah menyukai Jake , Clara selalu berkata jika Jake adalah pria tidak waras yang berkeliaran dengan memakai topeng pangeran tampan yang baik hati .


" Kasihan jika harus selalu makan junk food , bukannya masakan rumahan lebih sehat ?? " sahut Jenni dengan senyum ramah seperti biasanya .

__ADS_1


" Aku yakin si brengsek itu tidak pernah memakan bekal yang kau buat untuknya . Aku pernah melihatnya membuang sesuatu di tong sampah area gedung belakang , dan itu pasti isi kotak bekal buatanmu !! "


" Jangan berprasangka buruk , Jake selalu berkata masakanku enak ! Ckk ayo kita ke kelas sebelum dosen killer itu berteriak di telinga kita !! " kata Jenni menarik tangan sahabatnya agar cepat masuk ke ruangan kelas .


Menjelang sore mereka baru menyelesaikan tugas mereka di kampus . Sebelum pulang Jenni mengajak Clara lewat ke gedung kelas bisnis dan managemen , dia sudah bahagia hanya dengan melihat kekasihnya dari kejauhan .


" Kenapa harus sembunyi sembunyi sih ? Baru kali ini aku melihat cara berpacaran aneh seperti kalian ini . Katanya pacaran tapi boro boro bermesraan , berbicara saja selalu seadanya ! " gerutu Clara yang melihat Jake sedang berjalan menuju area parkir bersama teman temannya . Pria itu menjadi pribadi yang berbeda ketika bersama teman temannya , Jake terlihat bahagia dan tertawa lepas saat berbincang dengan mereka .


Tapi langkah kedua gadis itu terhenti ketika melihat Jake berhenti di depan sebuah tong sampah . Jake mengambil kotak bekal dan membuang semua isinya , dan aksinya itu membuat beberapa temannya tertawa .


" Kenapa tidak kau tolak saja pemberian gadis culun itu !! Mau maunya kau menjadi kekasihnya , bisa bisa sial tujuh turunan tujuh tanjakan jika kau terus bersamanya ! " celetuk salah seorang teman yang berdiri di sisi Jake .


" Ha ... ha .. dia benar !! " sahut teman yang lainnya dengan masih terbahak .


" Ckk bukan urusan kalian !!! Nanti malam jangan lupa datang ke tempat biasa ... "

__ADS_1


Tanpa pria itu tahu ada hati yang terluka , dua gadis di belakangnya mendengar dan melihat semuanya . Jake melupakan anniversary hubungan mereka hanya karena ingin keluar bersama teman temannya .Tak ada air mata yang menetes tapi Clara tahu semua yang terjadi pasti sangat menyakiti sahabatnya .


" Sudah kau lihat dengan jelaskan ?? Jake adalah pria brengsek !! "


__ADS_2