
" Bae .... kau mendengar percakapan kami ? Aku percaya padamu , bawa mereka pulang secepatnya ! "
Clara tahu suaminya pun tidak akan tinggal diam , walau terlihat tenang pasti pria itu juga sedang berusaha melakukan sesuatu untuk menemukan saudarinya .
" Untuk sementara kau tinggal disini dulu , ada hal yang harus aku lakukan dua hari ke depan . Jangan bertanya macam macam dahulu karena aku pergi hanya untuk kepentingan bisnis .... " ujar Antonio yang tersenyum lebar melihat bibir mengerucut istrinya .
El yang sedang memberikan toping untuk adonan yang sudah ia pipihkan ikut tertawa kecil , ia tahu Clara pasti sedang kesal karena dilarang bertanya oleh suaminya .
" Jangan membuatku membatalkan niat dan menyeretmu ke kamar sayang ... " ujar Antonio dengan wajah datarnya .
" Hissshhhh , tutup mulutmu Bae ! " sengit Clara dengan wajah kemerahan karena kata kata vulgar suaminya . Begitupun El yang langsung pura pura sibuk karena saking malunya .
Tak berapa lama Antonio sudah berada dalam mobil yang ia kendarai sendiri , dia pergi karena mendengar Xavier sudah berada di daerah yang kemarin sempat disambangi mertuanya saat mencari informasi tentang kasus kematian kakaknya .
__ADS_1
Sepertinya Xavier sudah mengerahkan semua yang terbaik yang bisa ia lakukan hingga bisa sampai ke daerah yang memang ia curigai tempat menyembunyikan Reina dan putranya . Hanya tempat itu yang tidak bisa ia sentuh untuk mencari keberadaan pewaris Marcos itu .
" Tunggu Paman disana ... dan jangan bergerak sebelum aku datang ! "
Antonio menelpon Xavier dan menutup panggilannya sebelum keponakannya bertanya macam macam . Sampai disebuah hanggar Antonio segera menuju heli pribadinya yang semalam ia gunakan bersama istrinya untuk pulang
Dia berangkat hanya dengan tiga orang terbaiknya dan dalam perjalanan Antonio mengatur tentang apa saja yang harus mereka lakukan nanti di daerah sekitar pelabuhan yang diam diam dijaga sangat ketat oleh para penjaga yang dikomandoi orang hebat .
" Paman .... "
Bagaimanapun juga tempat itu terlalu berbahaya untuk keponakannya , walaupun Xavier selalu bersama para penjaga terbaik tapi daerah yang sekarang didatangi olehnya juga dikelilingi pasukan pilihan .
" Ada laporan jika ada ada seorang wanita dan seorang anak menyeberang di pulau yang ada di seberang . Aku tahu Paman sedang kembali membuka kasus lama dan mengirim seseorang untuk mencari tahu ! Kenapa harus bergerak sendiri ? Kenapa Paman tidak mengatakannya padaku !? "
__ADS_1
Antonio menghela nafas mendengar pertanyaan pertanyaan dari keponakannya . Tidak ia duga jika Xavier memperhatikan gerak geriknya .
" Jadi selama ini kau memata matai aku !? "
" Bukan hanya Paman yang bertanggung jawab pada keselamatan keluarga Marcos , tapi akupun juga andil dalam hal itu ! Paman adalah ayahku , tidak mungkin aku menempatkan Paman pada hal yang menurutku riskan . Aku tahu putra kandung Paman sangat hebat , mungkin lebih hebat dariku ... tapi aku tetaplah anakmu . Seorang anak laki laki mempunyai tanggung jawab terhadap ayahnya ! " kata Xavier yang mengikuti langkah pelan Antonio , mereka sedang berjalan ke arah dua Range Rover berwarna hitam yang akan mengantar mereka ke dermaga tempat orang orang mereka melihat anak dan istrinya di bawa .
" Kita berpencar , delapan orang kita bagi menjadi empat kelompok masing masing dua orang . Kita akan cari cara menyeberang ke pulau seberang tanpa sepengetahuan mereka !! " kata Antonio yang diangguki oleh Xavier .
Sampai di dermaga mereka berpencar sesuai rencana . Jika Xavier mencari info kebenaran tentang anak istrinya yang di bawa ke tempat ini maka Antonio bertugas mencari kapal yang bersedia mengantarkan mereka ke pulau tak tersentuh yang ada di seberang .
Dan dugaan mereka meleset tentang kesulitan yang akan mereka hadapi , ternyata mereka tidak mendapati kesulitan apapun di sana . Xavier bisa memastikan jika Reina dan Ethan yang di bawa ke dermaga ini karena seseorang memberikan foto mereka saat menaiki kapal .
Dan Antonio dengan mudahnya menemukan kapal yang bersedia mengantarkan mereka pergi ke pulau yang mereka tuju .
__ADS_1
" Sepertinya jalan kita memang sedang di mudahkan oleh seseorang ! Kita harus berhati hati , mungkin kita akan menghadapi perangkap mematikan di sana " ujar Antonio yang masih merasa aneh dengan begitu cepatnya mereka menemukan cara untuk pergi ke pulau tak tersentuh itu . Pria itu merasa ada hal besar yang akan di hadapi , tapi apapun itu dia akan hadapi demi menyelamatkan salah satu pewaris Marcos yang disandera di sana .