
Reina menutup salah satu buku diary sang ibu yang sedang dibacanya , sebuah kejutan untuknya ketika mengetahui ibunya memang punya masa lalu dengan ayah dari suaminya . Ibunya adalah cinta pertama Benedict , begitu pula sebaliknya .
Sebenarnya ia ingin membaca buku diary lainnya , mungkin disana ia akan menemukan jawaban kenapa cinta mereka tidak bisa bersatu . Dan kenapa foto ibunya sampai sekarang pun masih disimpan rapi oleh ibu mertuanya tanpa ada rasa kebencian atau kecemburuan . Bahkan Magdalena mencintai dirinya walau tahu jika dirinya adalah putri dari wanita yang dicintainya suaminya .
" Mommy !! "
Reina segera beranjak ketika mendengar suara putranya , dia sadar sudah terlalu lama berada di ruangan ini untuk membaca . Sebelum.keluar ruangan ia menerima panggilan dari salah satu pegawainya .
" Ya , halo ? "
" Sepertinya Nyonya harus datang ke gerai sekarang ! Tapi kami sudah melaporkan hal ini pada Tuan Agie untuk segera ditangani "
Reina mengerutkan dahinya , masalah seperti apa yang di hadapi butiknya hingga orangnya harus langsung membicarakan ini dengan Augusto . Karena jika hanya masalah klien wanita itu merasa masih mampu menanganinya .
" Baik , kita bicara disana ! Sebentar lagi aku sampai ... " ujar Reina bergegas menghampiri putranya , hanya raut gembira bocah gembul itu yang bisa mengusir kegundahan hatinya .
" Kita mau kemana lagi Mom ?? Apa kita akan beltemu Daddy !? " tanya Ethan yang membuat sang ibu harus menghela nafasnya . Dia menyesali kenapa pertengkaran mereka harus berimbas pada Ethan .
__ADS_1
" Daddy sedang sibuk sayang ? Tapi nanti kita bisa menelponnya jika kau mau .. ok ?? "
" Ok !! "
*
" Kau tidak lelah !? " tanya Ellyana dengan nafas tersengal , terlihat raut lelah di wajahnya dengan tubuh yang masih saja bergerak .
" lni menyenangkan , sudah lama aku tidak menyentuh mereka " sahut Agie yang memang sangat bersemangat , hari ini istri sekaligus perawat pribadinya mengijinkannya untuk menyentuh alat alat yang ada di ruang gymnya .
Agie mengangkat barbel kecil berwarna pink karena belum di ijinkan El mengangkat beban yang lebih berat . Sedang El berlari di atas treadmill , pakaiannya yang cukup seksi membuat Agie betah berlama lama menatapnya .
" Tuan Agie ... di depan ada Tuan Peter Larson sedang menunggu , beliau bilang sudah ada janji dengan Tuan pagi ini "
" Sampaikan saja aku akan segera kesana " jawab Agie sambil berjalan ke arah istrinya .
" Sayang aku ke bawah sebentar , ada Tuan Peter di bawah . Kemarilah sebentar .... "
__ADS_1
Agie meraih bibir kemerahan istrinya ketika sudah mendekat padanya . Sebuah kecupan cukup lama yang membuat kedua pipi istrinya merona .
" Bersihkan dirimu jika sudah selesai berolah raga karena aku akan menagih janjimu hari ini .... " bisik Agie kemudian melangkah menjauh menuju pintu keluar ruangan meninggalkan El yang sedang menggigit bibirnya . Proses kesembuhan suaminya tenyata lebih cepat dari yang ia kira . Dan itu artinya jika sudah waktunya ia menyerahkan diri sepenuhnya padanya .
Sampai di ruang depan Agie langsung menemui sahabat sekaligus pengacara dari keluarga Jones itu . Dan sepertinya Agie sudah bisa menebak dengan apa yang akan disampaikan oleh pria itu .
Peter terlihat berdiri ketika melihat Agie tiba dengan masih mengenakan kaos oblong dan celana training panjangnya .
" Selamat pagi Tuan Augusto , maaf jika kedatangan saya mengganggu kegiatan anda ! " ujar Peter sopan dengan menganggukkan kepalanya .
" Selamat siang juga Tuan Peter , saya memang ada janji bertemu dengan anda tapi jika tidak salah untuk makan malam nanti . Ada hal mendesak yang ingin anda sampaikan ?! " tanya Agie mempersilahkan kembali tamunya untuk duduk .
" Tuan Xavier sedang mendanai Fashaarz ( nama sebuah butik besar di Roma ) untuk menyaingi Gold Rein , mereka sudah merebut beberapa klien dan pelanggan setia dari butik nyonya Reina . Dan klien yang mereka incar adalah klien yang mempunyai pengaruh besar di Roma . Saya khawatir gerai Nyonya akan mengalami penurunan omzet secara drastis , anda sangat tahu jika Nyonya Reina adalah desainer hebat tapi bukan seorang pemain bisnis .... "
Agie manggut manggut menerima laporan itu , akhirnya saudaranya yang berotak udang itu kembali melakukan kesalahan fatal dan ia tahu benar apa alasannya . Cepat atau lambat ini akan menjadi bom waktu yang setiap saat bisa meledak dan menghancurkan semuanya .
Agie sudah tahu kisah ini karena dulu ibunya adalah sahabat dekat dari ibu Reina . Aurel dulu selalu menceritakan padanya tentang kisah persahabatannya dengan seorang gadis baik hati bernama Sophie Walker . Dan demi apapun ia akan selalu menjadi tameng untuk putri sahabat ibunya itu .
__ADS_1
" Segera lakukan rencana kita , sampai menangis darah pun aku tidak akan pernah memaafkannya !! "