
DOOORRRRR....
" Aaakkhhhh ..... "
Reina terpaku ketika melihat wanita yang sudah menjadi ibu tirinya selama bertahun tahun itu terkapar dengan luka tepat di tempurung kakinya . Dan di belakangnya Xavier sedang berdiri tegak dengan satu pistol ditangannya .
" Kau tidak apa apa sayang ?? Kenapa kalian bisa menjadi sangat ceroboh !!! Bagaimana tadi jika istriku terluka hahh !! "
" Tuan Xavier ... "
" Honey , kau disini ... "
Xavier menyimpan kembali pistol yang baru saja ia gunakan dan mengecup kening istrinya setelah memastikan semua baik baik saja .
Beberapa orang terlihat membantu Lorena yang sedang mengerang kesakitan . Pihak berwajib terlihat membawa wanita itu menuju mobil polisi yang ada di depan mansion .
" Tuan Xavier , tolong aku !! Wanita licik.iti sudah memfitnahku , dia hanya ingin merebut harta milik Stacy ... milik kami !!! Aku tidak mau ke kantor polis !!! " pekik Lorena histeris .
__ADS_1
" Wanita yang kau sebut licik itu adalah ibu dari anakku ! Jennifer Jones adalah istriku . Kau seharusnya beruntung karena aku tidak menembak kepalamu , gara gara kau dan anakmu yang menyewa pembunuh bayaran untuk memburunya ... aku harus terpisah dengannya selama tiga tahun ! " geram Xavier yang sangat marah karena mengetahui fakta jika istrinya bersembunyi di Roma karena di buru oleh para pembunuh bayaran yang sewa oleh Lorena . Peter Larson sebagai pengacara sekaligus sahabat keluarga sudah menceritakan semuanya .
" l-istrimu ... Jenni ?? "
" Dan aku pastikan setelah ini kau bisa membusuk dipenjara !! Bawa dia sekarang dan proses secepatnya ! " ujar Xavier yang kemudian merengkuh istrinya untuk duduk di ruang depan .
" Masih sama ... " ujar Reina ketika menatap setiap sudut yang ada di ruangan itu . Sebuah foto keluarga tergantung di dinding , foto yang selalu membuatnya merasa kehilangan karena posisi ibunya yang terganti oleh wanita lain . Wanita penuh senyum palsu yang seakan sangat mencintainya padahal amat sangat membencinya .
" Nona Jenni selamat datang kembali , kami sangat senang bisa bertemu kembali dengan anda ... "
Reina menoleh dan ketujuh maid dengan usia yang tidak muda lagi tampak berdiri berjejer rapi dengan kepala menunduk menyapanya .
" Pasti sangat lelah merawat rumah ini dengan tenaga yang kurang memadai seperti ini . Aku akan mengurusnya dan mengembalikan semua seperti semula . Tuan Peter tolong atur saja rumah ini akan menjadi tanggung jawabku mulai sekarang ! " kata Xavier pada pengacara yang masih berada di tempat itu bersama seorang polisi .
" Baik Tuan , akan saya atur semuanya ! Dan pekerja pekerja lama yang dipecat oleh Nyonya Lorena akan saya kembalikan ke mansion ini karena sepertinya kediaman ini kurang terawat ! "
Setelah membahas beberapa hal tentang mansion Jones , Reina mengajak suaminya untuk naik ke lantai atas .
__ADS_1
" Apa kita akan ke kamarmu sayang ?! " tanya Xavier yang langsung mendapat cubitan kecil dari istrinya .
" Memang apa salahnya kita ke kamarmu ? Bertahun tahun kau tidak pulang , mungkin saja kau merindukan untuk tidur di ranjangmu lagi . Aku juga ingin melihat seperti apa kamar seorang gadis manis sepertimu " kilah Xavier yang langsung menggigit lembut pundak istrinya gemas tanpa mempedulikan jika mungkin ada maid yang tak sengaja melihat mereka .
" Kita akan ke ruang kerja milik Daddy , aku ingin menunjukkan sesuatu kepadamu ! "
Reina menghentikan langkahnya ketika sampai di depan sebuah pintu , setelah berkali kali menghembuskan nafasnya ia kemudian membuka pintu .
KLEEKKK ....
Saat melangkah masuk Xavier langsung tahu jika ruangan yang mereka masuki adalah sebuah ruang kerja . Sebuah meja kerja dengan ukuran cukup besar dengan sebuah rak buku disampingnya . Banyak sekali foto foto anak perempuan yang ia duga pasti adalah masa kecil istrinya .
" Aku selalu ke tempat ini jika sedang merindukan ibuku . Hanya tempat ini yang tidak pernah bisa disentuh oleh ibu tiriku ! Daddy tak pernah mengijinkan dia untuk merubah apapun di tempat ini . Termasuk foto foto yang terpajang diruangan ini , dari dulu akan selalu seperti ini ! "
Xavier terlihat tersenyum ketika melihat salah satu foto seorang anak perempuan berkacamata dengan pipi chubby , terlihat sangat manis untuknya . Kemudian beralih pada gadis manis berkacamata yang sudah berumur delapan belas tahunan . Senyumnya benar benar membuatnya terpesona .
" Kau bisa lihat foto paling besar yang ada di belakangmu ?? ltu adalah foto pernikahan Daddy dan Mommy , ibuku sangat cantik ketika mengenakan gaun putih pernikahannya !! "
__ADS_1
Mata Xavier langsung tertuju pada foto yang di tunjukkan oleh istrinya . Dan matanya langsung terpaku ketika melihat foto yang terpajang selurusan dengannya . Dia melangkah mendekat seperti ingin memastikan dengan apa yang sudah dia lihat . Dan tiba tiba saja dua tangannya terkepal erat dengan mata nanar melihat foto wanita yang tersenyum bahagia didepannya .
" Dia .... "