Im Back

Im Back
80


__ADS_3

Reina sudah tak bisa berkata kata lagi , yang bisa ia lakukan hanyalah menikmati dengan tak hentinya mengeluarkan suara suara indahnya . Pria yang sudah menjadi suami sahnya itu sedang memanjakan miliknya dengan dua jari yang bergerak pelan , kadang jeritannya tertahan ketika tiba tiba dua jari itu memasuki liang yang masih saja basah itu .


Sudah kedua kalinya mereka mencapai puncak bersama , tapi sepertinya pria itu tak pernah puas . Tubuh berkulit eksotis itu bagai sudah menyihirnya , Xavier terus menginginkannya lagi dan lagi ....


Reina hanya pasrah ketika dua kakinya diangkat dan diletakkan di pundak suaminya , ia tahu apa yang akan dilakukan pria itu selanjutnya .


" Aaarrgghhhh .... " rasa ngilu dan perih sepertinya tak juga berkurang ketika penyatuan itu sudah sempurna . Rasa yang sama seperti saat pertama dan kedua , atau bahkan dulu saat tiga tahun silam . Hanya saja kini ia bisa lebih menikmati alurnya , mungkin karena sat ini mereka sudah terikat dengan sebuah ikatan suci bernama pernikahan . Mereka benar benar sangat menikmati alurnya . Xavier sangat pandai menerbangkannya ke langit ketujuh .


Hingga keduanya memekik bersama dengan tubuh Xavier yang terkulai kesamping tubuh istrinya , walaupun lelah tapi wajah mereka terlihat sangat bahagia .


" Terimakasih sayang ... aku mencintaimu ! "


" Aku juga mencintaimu , tapi kau meremukkan seluruh tulangku !! " gerutu Reina yang spontan membuat suaminya tertawa .


" Kita mandi dulu sayang , sebelum jagoan kita bangun dan melihat kekacauan yang kita buat ! " ujar Xavier yang kemudian bangkit dan meraih tubuh polos istrinya . Reina tanya menurut karena sepertinya ia akan sulit berjalan sendiri , rasa ngilu masih mendera area bawahnya .

__ADS_1


Dan benar saja setelah membersihkan diri dan kembali memakai pakaiannya , connecting door mereka terdengar berbunyi . Ethan sedang mengetuk pintu agar bisa masuk ke kamar mereka . Mungkin saja bocah gembul itu lapar karena sudah saatnya untuk sarapan .


" Daddy .... kenapa lama sekali membuka pintunya !! Ethan sudah lapal ... Mommy belum kasih Ethan susu !! " protes bocah itu dengan bibir mengerucut .


Xavier menggendong putranya dan duduk diatas sofa , dia menunjuk ke arah istri cantiknya yang sedang ada di depan meja riasnya . Wanita itu terlihat sudah cantik dengan polesan sederhana dengan dress pendek bermotif bunga , dan rambut keemasannya di kuncir kuda hingga mengekspose leher jenjangnya .


Tapi sebentar kemudian ia melepas lagi ikatan rambutnya , tatapan wanita itu tajam mengarah pada suaminya .


" Ckk ... kenapa kau tandai semua ?? Satu atau dua tak akan menjadi masalah tapi ini hampir semua !! " sinis Reina mengambil fondation miliknya dan mengoleskannya pada tanda keunguan di sekitar leher depan dan sebagian dada atasnya . Untung dia sudah mahir mengaplikasikan semua alat make up nya hingga jejak cinta suaminya lumayan tersamarkan .


" No ... Daddy tidak nakal , hanya saja Mommymu terlalu sayang untuk di lewatkan . Dia yang membuat Daddy tidak bisa tidur semalaman " ujar Xavier sambil terkekeh karena mata istrinya kembali menatapnya sinis .


Setelah selesai Xavier dan Reina membawa putranya ke restoran yang ada di lantai bawah hotel yang mereka sewa . Tadinya mereka hanya akan memakai layanan kamar untuk memesan makanan tapi sepertinya Ethan bosan berada di kamar , bocah itu meminta sarapan di luar .


" Perlu kugendong sayang ? Masih perih !? " tanya Xavier yang melihat istrinya berusaha keras untuk berjalan dengan ' biasa ' , ia tahu jika sang istri masih tidak nyaman dengan area bawahnya .

__ADS_1


" Ckk diamlah !! lm fine ok !? Malu jika ada orang yang mendengarnya ... " gerutu Reina yang risih ketika sang suami terus saja memperhatikan cara berjalannya .


Sampai di restoran mereka segera menuju meja yang sudah mereka reservasi . Tiba tiba pria itu mengambil sendok yang tertata di depannya untuk memukul vas bunga yang ada di tengah meja .


" Saya mohon perhatiannya , kalian bisa lihat wanita cantik dan jagoan tampan di samping saya ? Mereka adalah jiwa dan raga saya ... mereka anugerah terindah yang akan saya jaga dengan nyawa saya !! Dan saya bersyukur kini mereka sudah ada disisi saya , menemani hingga akhir hayat nanti . Untuk berbagi kebahagiaan ini semua makanan kalian akan masuk dalam tagihan saya .... "


Dan semua pengunjung mengangkat gelas mereka sebagai tanda selamat , mereka tak mengira jika sosok dingin itu ternyata sudah mempunyai belahan jiwa dan buah hati . Karena setahu mereka Xavier Marcos tak sekalipun dekat dengan seorang wanita walau pernah di kabarkan bertunangan dengan salah satu putri sosialita di Greyville .


Dan perhatian Reina kemudian teralih ketika ponselnya berdering beberapa kali . Ternyata Clara sedang menelponnya .


" Ya halo ... Cla ! "


" Cepat kerumah sakit !! Agie ada di UGD ... "


" Apa !!!! "

__ADS_1


__ADS_2