Im Back

Im Back
136


__ADS_3

Xavier harus berkali kali susah menelan salivanya karena malam ini harus tidur dalam satu kamar bersama sang istri terlihat sangat seksi di matanya . Bukan lingerie seksi seperti yang biasa dikenakan setiap malamnya , tapi baju berbahan satin itu berbelahan dada sangat rendah dan hanya sepanjang dua jengkal diatas lutut .


Awalnya dia berniat untuk tidur diruang kerjanya tapi tadi ketika keluar kamar Magdalena terlihat sedang berbicara dengan seorang maid tak jauh dari kamarnya . Akhirnya mau tidak mau ia harus tidur di dalam kamar bersama istrinya .


" Kau tidak takut padaku ? "


Reina tak menjawab ketika Xavier melempar pertanyaan padanya . Wanita itu dengan tenang tidur di sisi Xavier dan kemudian menyelimuti dirinya sebatas dada . Agar lebih nyaman ia sengaja tidur dengan posisi memunggungi suaminya .

__ADS_1


Ada rasa rindu untuk kembali berada dalam dekapan pria yang sudah mengambil hatinya itu , tapi ia tahu itu tidak akan mungkin terjadi lagi . Hati Xavier sudah penuh dengan kebencian padanya .


" Bagaimana jika aku berniat membunuhmu sekarang ??! Apa kau berpikir aku tidak akan berani melakukan hal itu !? "


" Bunuh saja ... bunuh aku jika itu bisa membuatmu hidup dengan tenang , aku tidak keberatan . Tidak apa membenciku tapi aku mohon jangan benci putraku ! Mungkin aku adalah musuhmu tapi tidak dengan Ethan , asuhlah dia dengan segenap cintamu " jawab Reina dengan menahan sakit di dadanya , tidak ia sangka jika akan setipis ini cinta sang suami kepadanya . Padahal pernikahan mereka baru berumur hari , bayangan indah masa depan mereka hilang seketika . lngin membela diri pun percuma karena Xavier bukan pria yang mudah diyakinkan .


Xavier mengepalkan kedua tangannya , sakit dihatinya bertambah perih ketika Reina mampu menghadapi kemarahannya setenang itu . Dia berpikir wanita itu tenang karena memang merasa bersalah kepadanya ,

__ADS_1


Reina tak bisa lagi menahan air yang keluar dari kedua matanya , berusaha setegar apapun nyatanya hatinya sakit sekali . Selain harga dirinya pria itu benar benar sudah menghancurkan hatinya .


" Anak di usia Ethan masih harus bersama ibunya , dia akan bersamaku dan kita urus hak asuhnya setelah dia berusia lebih dari lima tahun . Aku tidak akan menghalangi jika dia ingin bersamamu , kau adalah ayahnya ! Aku juga tidak akan mempersulit proses perpisahan kita , walau begitu jangan pernah memperlihatkan kebencian yang kau rasakan padaku di depan Ethan "


Xavier terpaku ketika mendengar semua jawaban yang di lontarkan istrinya , bahkan ketika desainer cantik itu beranjak dari ranjang dan kemudian tidur di atas sofa . Harusnya ia senang ketika melihat wanita itu terluka , tapi nyatanya hatinya serasa seperti ditusuk ribuan paku .


Reina berpikir setelah pria itu mengatakan perpisahan maka dia tidak berhak berada di ranjang yang sama bersama suaminya . Xavier sudah memutus ikatan suci yang menyatukan mereka dalam sebuah kata yang disebut dengan pernikahan . Dia dan Xavier Marcos sudah selesai , jalan mereka sudah harus berhenti sampai malam ini .

__ADS_1


" Beristirahatlah , akan butuh banyak tenaga untuk menghancurkan aku besok Tuan Xavier . Lepas dari semua kesalahan yang kau tuduhkan padaku atau ibuku , aku hanya ingin mengucapkan ini untuk terakhir kalinya . Aku mencintaimu .... aku sangat mencintaimu ! Dan mungkin hanya kata itu yang tidak akan pernah aku ucapkan lagi di sisa hidupku "


" Dan sampai matipun aku akan tetap membencimu !! "


__ADS_2