
Shopie perlahan menggerakkan tubuhnya yang terasa baru bangun setelah ratusan tahun tertidur di peraduan . Matanya memicing ketika bayangan serba putih seperti berada di seluruh ruangannya . Dan ia bangun terperanjat ketika mendengar suara bariton yang sangat ia kenal samar menyapanya .
" Hei bangunlah , apa kau baik baik saja ? "
Pria yang sangat menyebalkan itu ternyata sedang berada disampingnya , Ben berbaring dengan satu tangan menyangga kepalanya . Dan sepertinya mereka berbaring di ranjang yang sama . Tunggu ....
Sophie langsung bangkit dan ingin turun dari ranjang , bisa bisanya ia malah tertidur di ranjang pria itu . Tapi gerakannya terhenti ketika merasa ada sesuatu di tangannya , ternyata di tangannya terpasang selang infus . Dokter dan para perawat tadi mungkin salah memasang alat itu di karenakan pasien bernama Ben itu terlalu rewel .
" Akkkhhhhhh ... "
" Hei pelan pelan , kau masih lemah ! kata dokter kau terlalu memforsir keadaanmu . Buang pikiran jelekmu itu ! Aku pria sejati , aku tidak akan menyentuhmu jika tanpa ijinmu ! "
__ADS_1
Sophie tak mempedulikan kata kata pria disampingnya karena kepalanya rasanya terlalu pusing . Bahkan ketika dua orang dokter dan perawat datang untuk memeriksa keadaan mereka . Satu dokter pria dan satu orang dokter wanita yang masing masing akan memeriksa pasien istimewa mereka .
" Periksa dulu keadaannya , dia sempat akan bangun tapi tidur kembali . Wajahnya masih pucat sepertinya dia masih kelelahan ! "
Sophie berdecih dalam hatinya , pria itu mengkhawatirkan dirinya padahal karena pria itu keadaannya menjadi seperti ini . Dari awal penyelamatan hingga datang ke rumah sakit pria itu tak membiarkannya untuk pergi sekedar beristirahat .
Dan seperti kata pria itu , dokter memeriksa keadaan Sophie dahulu sedang Ben duduk memperhatikan keadaan gadis belia yang tampak lebih cantik dengan muka bantalnya .
" Keadaan Nona baik baik saja karena pada dasarnya ia hanya kelelahan . Setelah ini Nona sudah boleh pulang ... "
" Maaf jika aku sudah membuatmu kelelahan seperti ini ! Aku hanya tidak ingin kehilangan dirimu . Aku jatuh cinta saat pertamakali melihatmu , kau wanita pertama yang menyentuh wajahku selain ibuku . Berada di dekatmu mengingatkan aku padanya . Aromanya ... kehangatanmu ... dan kalian sama sama galak ! "
__ADS_1
Ben tersenyum ketika gadis belia disampingnya tak merespon setiap kata katanya , mungkin Sophie masih marah padanya . Dia tahu gadis itu masih terlalu muda untuknya tapi bukankah cinta tak memandang umur ?
Dari orang orangnya dia tahu jika Sophie masih bersekolah dan sekarang berada di kelas sebelas . Tapi itu tak pernah menjadi masalah untuknya karena demi cintanya ia akan menunggu hingga gadis itu cukup umur untuk ia nikahi .
" Tunggu aku ... hanya itu yang aku minta darimu , aku akan memantaskan diri agar pantas bersanding denganmu . Aku berjanji akan menjaga dirimu seumur hidupku dan jangan pernah berpikir untuk lari dariku karena aku akan selalu mengejarmu ! Hei ... kau mendengarkan aku bukan ? Hei ... "
Ben mendengus sebal karena perkataannya yang panjang lebar sia sia belaka , gadis belia yang sudah mencuri hatinya itu ternyata malah memejamkan mata alias tertidur dengan pulas dengan posisi memunggunginya . Mungkin karena pengaruh obat yang tadi ia minum dirinya kemudian merebahkan tubuhnya untuk beristirahat , matanya terasa mengantuk karena melihat gadis itu tertidur .
Tanpa ia tahu jika Sophie mendengar semua yang barusan ia katakan , semua janji dan kata kata manisnya membuat jantung gadis itu berdegup kencang . Walau terlihat arogan tapi Sophie tahu jika Ben adalah pria berhati lembut .
Seumur hidupnya baru kali ini dia mendengar pernyataan cinta dari seorang pria dan tak bisa dipungkiri jika hatinya terasa berbunga bunga . Sophie akan menunggu saat itu ... saat pria menyebalkan disampingnya datang padanya dan menjadikannya sebagai satu satunya ratu di hatinya .
__ADS_1
" Aku akan menunggumu , jangan pernah ingkari janjimu .... " kata gadis itu di dalam hatinya sebelum.ia benar benar memejamkan matanya dan pergi ke alam mimpi .
FLASH BACK END ......