Im Back

Im Back
59


__ADS_3

Dokter Brad mengernyitkan dahinya ketika tahu siapa pasiennya kali ini . Sebuah kejutan untuknya bertemu langsung dengan pengusaha besar seperti Xavier Marcos di rumah ini . Agie hanya mengangkat dua bahunya ketika dokter muda itu melihat ke arahnya , seakan bertanya apa benar sosok yang ada di depannya adalah sang penguasa bisnis yang terkenal arogan itu .


" Selamat siang Tuan Marcos ... selamat siang jagoan ! " sapa Dokter Brad dengan mengepalkan satu tangannya untuk tos dengan bocah yang ia kenal sebagai tuan muda keluarga Jones .


" Uncle Brad ... Ethan sudah bisa beltalung !! Ethan tadi telbang sepelti pesawat !! " kata Ethan dengan penuh semangat . Bocah itu sedang memainkan boneka dan miniatur miliknya di atas pangkuan pria yang sekilas menatapnya sinis .


" Ya dan mommymu akan langsung minum obat sakit kepala ketika kau mengatakan itu " sahut Agie mendekat ke arah ranjang dan mengulurkan dua tangannya bermaksud menggendong Ethan . Dia hanya ingin Dokter Brad lebih leluasa memeriksa Xavier .


" Jauhkan tanganmu darinya !! Apa matamu buta ??? Anakku sedang bermain , jangan ganggu dia !! " kata Xavier dengan nada datar tapi sarat ancaman .


" Sayang waktunya untuk tidur siang , kau bisa bermain lagi nanti . Sekarang ikut Daddy untuk cuci kaki dan mengganti bajumu . Uncle Brand juga ingin memeriksa keadaan Uncle Xavier terlebih dahulu " ujar Agie tak peduli dengan tatapan tajam Xavier .


" Daddy !!! Aku ayahnya !! " protes Xavier tidak mau disebut dengan kata uncle di depan putranya .

__ADS_1


" Pelankan suaramu atau dia akan kembali takut padamu ! "


Ethan tampak menuruti kata kata ayah angkatnya , bocah itu melambaikan tangannya pada Xavier .


" Daddy ... Ethan mau bobok dulu ! Uncle Bat jangan suntik daddynya Ethan ya "


Dokter Brad tampak tertawa dan mencubit pelan pipi chubby bocah yang sudah ada dalam rengkuhan Agie . Celotehan bocah itu selalu saja bisa membuat suasana menjadi berwarna .


Xavier bisa melihat betapa orang orang disekeliling putranya sangat mencintai dan memperhatikan darah dagingnya yang bahkan tidak satu kali pun mendapat kasih sayang darinya . Pantas jika tadi Reina berkata bahwa Ethan tidak pernah kekurangan apapun .


" Anda baik baik saja Tuan Xavier ... "


" Aku sakit !! Orang buta pun bisa melihat jika aku sedang sakit ! " pekik Xavier sebelum Brad menyelesaikan kata katanya .

__ADS_1


" Saya belum selesai bicara Tuan , maksud saya adalah tidak ada sesuatu yang salah dalam diri anda . Hanya saja anda harus lebih banyak istirahat , dan jika bisa jangan minum minuman yang mengandung alkohol dulu agar lambung anda bisa segera pulih ! "


Xavier mendengus kasar karena kata kata dokter yang merawatnya di rumah akut kemarin sama persis dengan dokter muda yang memeriksanya saat ini .


" Aku sendiri yang akan mengantarkanmu kembali ke hotel ! " seru Agie yang tampak baru saja masuk ke ruangan itu . Akan menjadi masalah jika pria itu terlalu lama ada di kediamannya . Reina pasti tidak akan mengijinkannya karena wanita itu punya beberapa masalah yang belum terselesaikan dengan ayah kandung putranya .


" Aku belum menyewa apapun disini , turun dari pesawat aku langsung ke rumah ini ! Kau tadi mendengar sendiri bukan jika aku butuh istirahat ?? "


" Aku mendengarnya , maka dari itu aku berbaik hati akan mengantarmu . Aku tahu kau masih ingin dekat dengan Ethan tapi kau harus melakukannya dengan pelan pelan . Jangan buat ibu dari anak itu marah dan malah akan semakin menjauhkan kalian . Susun strategi untuk mendekati mereka ! Anggap saja kau sedang menghadapi medan pertempuran ! "


Xavier masih saja duduk di ranjangnya ketika Dokter Brad dan Agie keluar dari kamar itu . Dia tak menyalahkan ucapan dari pria gemulai itu , dia tak bisa memaksakan kehendaknya secepat ini ! Dia memang harus mengatur strategi untuk meluruhkan hati desainer cantik itu .


Dan tiba tiba dia bangkit dari ranjang dan kembali mengenakan setelan formalnya yang tersampir di atas sofa . Pria itu terlihat sangat bersemangat ,

__ADS_1


" Aku pastikan jika aku akan mendapatkan cinta kalian .... kalian adalah hidupku ! "


__ADS_2