Im Back

Im Back
55


__ADS_3

" Jika memang cinta maka kejar dia !! Jangan seperti pecundang yang hanya bisa meratapi kesalahan . Semua orang berhak memiliki kesempatan kedua , perbaiki kesalahan dan terus melangkah maju ... " kata seorang teman dokter yang merupakan salah satu pendiri klinik milik Jake . Mereka berteman sejak Jake menempuh pendidikan di jurusan kedokteran .


Pria itu harus menempuh dua jurusan berbeda sekaligus karena ayahnya lebih menginginkan dia menjadi pengusaha daripada seorang dokter . Dan ini yang membuat Jake tidak bisa mengatur hidupnya . Tekanan dari mata kuliah ataupun orang tua membuatnya butuh sebuah ' pelarian ' dan waktu itu Stacy yang bisa menghiburnya dengan permainan permainan panas ranjangnya .


Setelah pulang dari pemakaman tadi Jake kelihatan sangat tidak bersemangat untuk hidup . Asanya terpangkas habis ketika mengingat Ethan yang melambaikan tangan untuknya , dia juga ingat jika Reina bahkan melangkah tanpa lagi melihat ke arahnya .


" Dia sudah mengatakan jika tidak ingin lagi mengingat masa lalu kami , tidak ada hal yang indah selama dia tiga tahun berada disisiku, " ucap Jake mengingat apa yang pernah Reina katakan waktu itu .


" Kenapa harus mengingat masa lalu ?! Buat kenangan baru yang indah , buat dia jatuh cinta lagi padamu !! Pagi pagi sekali tadi Stacy datang ke tempat ini , dia pikir mungkin bisa merayumu lagi . Kau tahu hawa dingin kadang bisa meruntuhkan keteguhan seorang pria ... " ujar pria itu sambil tertawa . Dia masih ingat dulu Jake sangat memuja tubuh Stacy , tak ada hari bagi Jake untuk tidak merindukan kehangatan saudara tiri dari pacarnya sendiri . Dan sekarang Jake malah dibuat bertekuk lutut pada mantan kekasihnya walau tidak satu kalipun mereka melakukan kontak fisik .

__ADS_1


" Stacy ke rumah belakang ??! Apa kau gila ?? Kenapa kau ijinkan dia kesana , bukannya kau tahu ada Reina dan Ethan disana !!! "


" Sengaja , aku ingin dia melihat jika kau sudah sepenuhnya melupakan dia . Kau tahu apa yang dia katakan ketika datang pagi itu ? Dia mengatakan ingin bertemu dengan kekasihnya yang merupakan pemilik klinik ini . Dasar gila ! Tidak pernah aku melihat wanita rendah seperti dia "


Jake menghela nafasnya , jika saja wanita itu tahu jika Reina adalah Jennifer maka bisa dipastikan nyawa desainer cantik itu kembali terancam . Dia pernah tak sengaja mendengar percakapan antara Stacy dan seseorang yang disewanya untuk memburu saudara tirinya . Waktu itu dia tak tertarik untuk mengetahui semua hal tentang mantan kekasihnya . Jahat , dia merasa sangat jahat karena tidak berusaha melindungi Jennifer walau dia tahu wanita itu sudah menjadi yatim piatu dan menderita di luar sana .


" Jadi aku harus mengejarnya ?? Bagaimana jika disana ia tidak ingin menemuiku lagi !? "


Setelah berpikir beberapa saat Jake meraih ponselnya , sepertinya dia sedang mengetik sesuatu .

__ADS_1


" Done ... lm coming Roma ! Uncle Jake datang Ethan, " gumam Jahe dengan tersenyum . Dia baru saja memesan tiket penerbangan ke kota dimana desainer cantik pujaannya berada .


*


" Kau sudah siapkan pesawatnya bukan ?? Sekarang juga kita berangkat !! " seru Xavier beranjak dari ranjangnya . Kondisinya sudah sedikit membaik , setidaknya rasa pusing di kepalanya sudah menghilang walau belum sebugar sebelumnya .


" Keras kepala !! Kau belum terlalu fit , kau dengar sendiri bukan jika dokter mengatakan jika kau harus istirahat total dua hari ini . Kau malah akan merepotkan mereka jika kalian sudah bertemu nanti . Tunggu ... jangan jangan ini memang trikmu untuk mengambil hati Reina ! Kau akan sakit dan dia yang akan merawatnya ... Akkhhh !! "


Xavier memukul bahu Edgar dengan cukup keras , kadang sahabatnya berkata sesuatu yang tidak masuk akal untuknya . Tapi ide itu sepertinya tidak terlalu buruk .

__ADS_1


" Kau pikir aku sepicik itu !? Aku hanya perlu meminta maaf dan membawa mereka kembali kesini !! Ckk ... jangan banyak omong ! Bawa aku ke hanggar sekarang juga , mereka pasti sedang menungguku "


Edgar memutar bola matanya malas , pria dingin itu selaku saja berpikir sesuka hatinya . Bagaimana pria itu bisa mengira jika Reina dan putranya sedang menunggunya ? Padahal mungkin saja mereka akan lari lagi jika melihat beruang kutub mematikan itu .


__ADS_2