Im Back

Im Back
26


__ADS_3

" Tegakkan kepalamu sayang !! Tak ada yang harus kau takuti di tempat ini , termasuk dia " kata Agie ketika melihat Reina berusaha membuang pandangannya . Mungkin wanita itu berharap jika ayah kandung putranya tidak melihat keberadaannya .


Reina hanya mendengus kesal ketika mendengarnya , tapi ia menuruti permintaan sahabatnya itu . Dia kembali bersikap biasa seolah tak ada apapun yang ia khawatirkan . Dia mengambil alih piring putranya agar bisa menyuapinya sendiri .


" Kau harus bisa memainkan peranmu Rein , bukankah kau ingin memberi pelajaran pada ibu dan adik tirimu itu ?! " Clara ikut berbicara .


" Ckk tapi itu tidak ada hubungannya dengan pria itu .... ada Ethan , jangan bicarakan hal yang aneh aneh Cla ! "


" But she's right sayang ! Adik kesayanganmu itu sangat terobsesi pada Xavier , jika kau bisa mendapatkannya maka dia pasti akan kalah telak !! Setelah kau memiskinkan mereka , kau juga membuat Stacy patah hati . Sempurna bukan ??!! " ujar Agie yang mendapat tanggapan dua jempol dari Clara yang tampak mendukung pendapatnya itu .


" Ya ....dan aku akan kehilangan putraku ketika aku menuruti kalian !! Kenapa pikiran kalian menjadi sependek itu ?? Sebaiknya kalian diam , aku takut dia punya banyak telinga disini . Dari tadi dia melihat Ethan terus , oh God kenapa dia juga harus makan malam di tempat ya sama dengan kita .... " keluh Reina .

__ADS_1


" Bukan Ethan yang dia lihat tapi dirimu Rein . Dia tertarik padamu ... umpan bagus ! Sepertinya kau sedang beruntung malam ini , padahal baru tadi aku menyebut nama mereka ... "


Agie dan Reina spontan melihat ke arah pintu masuk . Agie hanya tertawa kecil , sedangkan Reina berdecak kesal ... malam ini akan menjadi malam panjang untuknya .


*


Tanpa Reina tahu sepasang mata setajam elang sedang memandangnya . Mata itu sedang memperhatikan mereka dengan penuh tanda tanya .


" Kau lihat apa ? Apa wanita cantik berambut coklat keemasan itu sudah menyita seluruh perhatianmu ?? Atau anak yang mempunyai warna mata menakjubkan itu ? Tidakkah anak itu mengingatkanmu pada seseorang ??! "


" Jika ingin membuka simpul talinya maka harus kau lakukan satu persatu, " ujar Antonio lagi .

__ADS_1


" Apa itu artinya Paman mengetahui satu hal tentang mereka ?? " selidik Xavier curiga jika pamannya sudah lebih dahulu tahu tentang hubungan orang orang yang sedang ia perhatikan .


Antonio hanya tertawa mendengarnya , sangat lucu ketika mengetahui seorang Xavier tidak mengetahui suatu hal . Sejak kecil pria itu punya ambisi sangat besar untuk mengetahui semuanya . Dari bisnis hingga mendalami watak orang orang di sekitarnya . Dia mampu mengetahui mana orang yang tulus dan mana orang munafik yang hanya mencari keuntungan . Dan itu pula yang mampu mengantarkannya untuk menjadi pengusaha sukses dan sangat disegani , baik di kalangan putih maupun kalangan hitam .


" Aku serius Paman ... "


" Bukannya kau sudah minta orangmu untuk menyelidiki pria berkuku warna warni itu ?? "


" Tak ada apapun yang bisa ditemukan , kecuali dia adalah pelatih model sekaligus seorang desainer yang cukup handal . Dia dan wanita wanita itu adalah pengusaha dari Roma . Hanya itu yang bisa di dapatkan dari mereka ! Sepertinya mereka dilindungi oleh orang orang yang punya cukup kuasa .... "


" Apa hanya itu kemampuan seorang Xavier Marcos ?? Perlukah pria tua seperti aku harus turun tangan sendiri untuk mencari tau hal tentang mereka ?! "

__ADS_1


Tapi sejurus kemudian ia tersenyum ketika melihat dua wanita yang tidak mereka harap datang ke mejanya berjalan mendekat ke arah meja mereka . Malam ini akan menjadi malam yang panjang untuk mereka .


" Sempurna ... "


__ADS_2