
" Suamimu belum pulang sayang ?! " tanya Magdalena pada menantunya , sudah hampir jam makan malam tapi putranya belum juga terlihat . Padahal biasanya Xavier akan terlihat menemani Ethan agar istrinya bisa membantunya memasak .
" Sepertinya lembur lagi Bu , atau mungkin saja keluar kota karena kemarin saya dengar sedang ada proyek disana " jawab Reina yang tahu benar jika suaminya pasti sedang menghindari dirinya . Tapi tidak begitu masalah karena sebenarnya ia pun juga masih enggan bertemu dengan pria itu . Hatinya masih sakit dengan tuduhan tuduhan kejam yang dilontarkan pria arogan itu .
" lbu apakah aku boleh bertanya !!? "
" Tentu saja , apa yang ingin kau ketahui !? " sahut Magdalena sambil menata piring piring yang ada di atas meja makan .
" Apa anda mengenal Mommyku secara pribadi ? "
__ADS_1
Pertanyaan dari Reina membuat Magdalena tersenyum sekaligus menghembuskan nafasnya dalam dalam . Wanita itu terlihat tidak langsung menjawabnya , tampaknya ia sedang menyusun kata yang tepat agar bisa menjawab dengan benar pertanyaan dari menantunya .
" Tidak , aku tidak pernah mengenal dekat seorang Sophie Walker ! Sosok wanita muda yang sangat cantik dan periang . Kami pertama bertemu saat dia masih ada di kelas sebelas dan aku masih bekerja di rumah sakit . Aku adalah seorang dokter magang yang kebetulan bekerja di rumah sakit milik keluargaku waktu itu . Dan kami bertemu kembali beberapa tahun kemudian saat undangan makan malam , dia sudah menjadi istri dari Daddymu , William Jones " ujar Magdalena .
Reina menganggukkan kepalanya pelan , dulu ketika masih tinggal bersama kedua orang tuanya dia memang tidak pernah mengenal keluarga Marcos sebagai sahabat keluarga mereka . Mungkin karena sifat Daddynya yang sangat tertutup menjadikan mereka tidak mempunyai terlalu banyak teman .
" Apa ada masalah sayang ?! "
Magdalena mengelus lembut lengan menantunya , dia tahu ada masalah yang disembunyikan tapi ia tidak akan memaksa Reina untuk bercerita . Walaupun sekarang ia menjadi orang tua untuk Reina tapi bukan berarti ia bisa mencampuri urusan rumah tangganya .
__ADS_1
" Aku juga adalah lbumu , kau bisa berkeluh kesah padaku dan kau juga bisa berbagi apapun padaku ! Sekarang kita makan malam dulu sebelum bocah gembul itu merengek karena perutnya minta di isi . lbu sudah membuat donat untuk Ethan , siang tadi dia yang memintanya pada maid " . Akhirnya mereka makan malam tanpa Xavier seperti biasanya .
Tanpa mereka tahu jika di luar sana Xavier sedang mengumpulkan beberapa orang kepercayaannya . Mereka bertemu di basecamp mereka yang ada di tengah hutan . Xavier bisa leluasa berbicara disana karena Antonio yang biasa tinggal ditempat itu sudah beberapa hari berada diluar kota untuk bulan madu .
" Kalian paham apa yang tadi aku katakan bukan ? Aku ingin secepatnya menghancurkan mimpinya , ambil alih semua gerai miliknya apapun caranya . Jika tak bisa di ambil alih maka hancurkan !! Hancurkan sampai tak bersisa . Aku ingin melihatnya menangis darah ... " ujar Xavier yang masih menggebu ingin membalaskan sakit hati ibunya .
" Tapi tidak akan mudah menembus penjagaan Tuan Augusto . Anda tahu jika ada campur tangan Tuan Augusto maka itu akan sangat sulit melaksanakan niat kita . Tiga tahun kita tidak bisa menemukan Nyonya ! " ujar orang kepercayaan Xavier sekedar mengingatkan .
Xavier hanya mendengus kesal mendengarnya , dia pernah mengungkapkan keinginannya ini pada Edward dan responnya sama saja dengan orang didepannya ini . Ayah angkat putranya nyatanya bukan orang sembarangan .
__ADS_1
Tapi ada seulas senyum smirk dibibir Xavier , dia tak peduli siapapun yang menjadi pelindung istrinya . Apapun caranya ia akan melihat kehancuran wanita yang sudah sangat menyakiti ibunya !