Im Back

Im Back
56


__ADS_3

" Kau sedang memikirkan dia ? " tanya Clara pada sahabatnya yang sejak kedatangannya dari Greyville terasa lebih ' diam ' dari biasanya . Dia sudah mendengar jika ayah kandung Ethan sedang dirawat di rumah sakit .


" Dia ?? "


" Xavier Marcos , aku dengar dia masih ada di rumah sakit ! "


" Tidak ... memang apa yang harus di khawatirkan ?? Dia tidak akan mati semudah itu ! " ucap Reina dengan entengnya .


Jawaban itu sontak membuat Clara tertawa terbahak , tapi Reina benar jika Xavier bukan pria selemah itu . Butuh sesuatu yang lebih hebat untuk menumbangkan beruang kutub menyebalkan itu . Kadang ia ingin memukul kepala pria itu karena tak habis pikir bagaimana bisa beberapa kali bertemu dengan Ethan tapi sedikitpun tidak ada chemistry yang membuatnya merasa dekat dengan bocah gembul itu . Pria itu malah selalu mengumbar kemarahannya hingga membuat Ethan ketakutan jika melihatnya .

__ADS_1


Benar benar tidak seperti film yang dilihat ataupun novel yang dibacanya , biasanya hubungan darah akan mengikat tali di hati sehingga ayah akan merasakan kedekatannya dengan anak yang merupakan darah dagingnya . Sepertinya hati pria itu benar benar terbuat dari batu .


" Akhirnya kau bertemu dengan ayah kandung Ethan dan kau juga sudah berdamai dengan Jake , tidak aku sangka semua berubah secepat ini . Rasanya baru kemarin kau diam diam menangis kerena melihat pacarmu membuang bekal makan siangmu , rasanya baru kemarin aku menggendong Ethan dan membuatkannya susu saat malam hari karena kau sibuk dengan desain desain bajumu . Dari kecil sepertinya Ethan sudah sangat mengerti keadaan kita ... dia tidak pernah rewel ataupun merengek ! Aku rasa dia sudah menjadi dewasa sebelum waktunya .... "


Tak terasa dua wanita cantik itu meneteskan air matanya , berusaha sekuat apapun tapi kadang ada rasa lelah yang mereka rasakan . Tiga tahun ini mereka lalui dengan penuh perjuangan .


" Ladies ... hari ini kita punya jadwal yang padat , kenapa malah memasang bawang di mata kalian ?? Kalian wanita wanita hebat ... itu kenapa aku selalu memuja kalian . Kalian bisa belajar dengan cepat dan pantang menyerah . Apa aku perlu menyanyikan satu lagi agar kalian kembali bersemangat ??! " Agie tiba tiba sudah hadir di ruang dapur tempat mereka sekarang menikmati secangkir kopi .


" Kalau begitu habiskan kopi kalian dan segera pergi ke butik ! Hari ini biar aku yang mengantarkan Ethan ke grup bermainnya . Ada cincin baru yang harus aku pamerkan pada sosialita sosialita palsu itu !! Cihh ... mereka pikir hanya mereka yang punya tas branded dan perhiasan mahal ?! " gerutu Agie dengan mengangkat satu tangannya untuk memperlihatkan cincin bermata merah muda yang berada di jari tengah tangan kirinya .

__ADS_1


" Kurang kerjaan , bisa bisanya kau ladeni ibu ibu di playgrup Ethan . Bulan kemarin kau baru habiskan uang untuk membeli sepasang sepatu . Dan sekarang kalian akan perang cincin, " kata Reina sambil geleng geleng kepala , grup bermain tempat Ethan belajar memang sebagian besar adalah kaum jet set hingga tidak heran jika ada saja yang membawa barang barang bermerk untuk dipamerkan .


" lni masalah harga diri sayang , aku pantang kalah dari mereka . Aku harus membuat Ethan bangga karena mempunyai Daddy sepertiku , tidak terkalahkan ! " kilah Agie membela diri , ia hanya tak ingin suatu saat Ethan merasa bangga karena mempunyai ayah seperti dirinya .


Seorang maid tiba tiba datang tergopoh dengan raut wajah sedikit panik . Reina dan Clara yang memang sudah menghabiskan kopinya urung beranjak karena ingin mendengar laporan wanita itu .


" Ada apa ? Kenapa kau terlihat gugup ? " tanya Agie melangkah mendekati sang maid .


" Ada seorang tamu di depan , dia memaksa bertemu dengan Tuan muda Ethan . Ehhmm .. pria itu sempat marah marah karena kami dan penjaga depan melarangnya masuk " lapor sang maid dengan kepala tertunduk .

__ADS_1


" Jangan jangan .... "


__ADS_2