
" Tuan , Nona Clara ada di luar ! Apa kita tunda keberangkatan kita !? " tanya salah seorang penjaga pada Antonio yang siang ini rencananya akan mendampingi pewaris tunggal Marcos bertemu dengan neneknya . Hari ini Xavier dan Reina membawa putranya kembali ke Greyville untuk bertemu Magdalena .
" Kalian semua kawal keberangkatan Tuan Muda kalian , aku akan menyusul dengan pesawat lain saja karena pilot sudah menjadwalkan keberangkatan ! " jawab Antonio yang sebenarnya terkejut karena wanita itu berani datang sendiri di kawasan pinggir hutan seperti ini .
Dia baru saja membersihkan diri bersiap siap berangkat ke hanggar pesawat setelah pagi tadi berlari mengitari hutan sekitar . Antonio suka berinteraksi langsung dengan alam bebas yang dikelilingi banyak binatang buas .
" Baik Tuan .... "
Antonio urung beranjak dari ranjangnya karena melihat wanita itu malah masuk begitu saja ke kamarnya . Untung saja dia sudah berpakaian lengkap , tapi tindakan selanjutnya wanita itu membuatnya terkejut .
PLAKKKK .... PLLAAKKKKK
" Kau .... "
__ADS_1
" Jadi ini sebabnya !! Kau adalah ayah kandung Agie dan kau tidak mengakuinya hanya karena dia berbeda dengan yang lain ?? ltu sangat tidak adil untuknya , dia tidak meminta lahir di dunia ini dengan keadaan seperti itu !! " pekik Clara dengan emosi yang sudah sampai ke ubun ubunnya .
Wanita itu pagi tadi sempat tak sengaja mendengar percakapan antara Xavier dan Agie tapi karena berada di luar kamar pendengarannya hanya menangkap jika ternyata Antonio adalah ayah biologis Augusto .
Clara berpikir jika Antonio tak mengakui anak kandungnya hanya karena keadaan Agie yang sangat spesial . Walau bertubuh sempurna dengan otot otot yang membuat wanita pasti bertekuk lutut padanya , watak Agie sangat lembut . Gerak gerik dan bahasa tubuhnya sangat lembut seperti halnya seorang wanita .
Antonio mengerutkan dahinya mendengar perkataan wanita di depannya , dia sedikit terkejut karena Clara mengetahui sebuah hal yang selama ini hanya di ketahui olehnya . Tidak mungkin Agie membongkar hati dirinya pada orang lain karena dia sendiri yang tidak ingin orang orang mengetahui darah Marcos yang mengalir di tubuhnya .
" Jangan pura pura tidak mengerti ! Kau menolaknya karena keadaannya yang istimewa . Apa kau tahu ??? Dari semua pria yang aku kenal di dunia ini hanya Augusto yang mempunyai hati yang tulus !! Dia pria paling sempurna di dunia ini !! " ujar Clara mundur beberapa langkah karena pria yang tadi duduk dan diam saja ketika ia tampar sekarang sudah berdiri tegak menjulang di depannya .
" Aku tidak pernah sekalipun menolaknya . Tidak ada seorang ayah yang menolak putranya ! Dan dia tidak seperti yang kau lihat , aku tidak akan mengatakan apapun tapi suatu saat kau akan mengetahui semua kebenarannya !! Saranku untukmu ... lain kali kau harus mengetahui sesuatu dengan jelas terlebih dahulu sebelum menampar seorang pria . Karena tidak semua pria sebaik aku ... " kata Antonio yang sampai saat ini masih merasakan panas di pipinya akibat dua kali tamparan yang ia terima .
Bukan tamparan dari Clara yang membuat dia kesal , tapi ia tidak suka ketika bibir wanita cantik di depannya mengangumi dan menyanjung pria lain di depannya .
__ADS_1
" Cihh ... kau ingin membalasku ?? Kau pikir aku takut ?? Balas aku ... balas aku !!! " Clara memiringkan wajahnya seakan memberikan pipinya untuk di tampar oleh Antonio . Dia tahu pria itu sedang sangat marah .
" Jangan menantangku Nona" lirih Antonio mendekatkan wajahnya pada wajah cantik yang kini merona itu .
Pandangan mereka bertemu dan mengunci satu sama lain , mereka bisa merasakan hembusan hangat nafas masing masing karena jarak wajah mereka yang begitu dekat .
" Aku memang sedang menantangmu pria tua !! " kata Clara dengan wajah yang semakin mendekat pada wajah tampan yang sedang menatapnya tajam .
Dan dia memejamkan mata ketika melihat sekilas tangan Antonio yang bergerak cepat ke arah wajahnya . Dia mengira mungkin sebentar lagi kedua pipinya akan mendapat pukulan keras dari pria di depannya . Pria itu pasti masih tidak terima dengan tamparan yang dia berikan tadi .
CUPPP ...
" Akkhhhhhh.... "
__ADS_1