
PRAAANNGGG ...
Jake membanting semua yang bisa ia raih , tadi dia sempat memanggil layanan dokter ke kamar hotelnya . Dan setelah diperiksa Stacy benar benar sedang mengandung dan usia kandungannya sudah menginjak tiga bulan . Walau masih sangsi dengan siapa ayah dari janin itu tapi hal ini pasti akan menghambat keinginannya untuk segera mendapatkan mantan kekasihnya kembali .
Jake tahu jika Stacy pasti bisa melakukan segalanya agar dia tak mendapatkan desainer cantik itu . Entah apa yang ada di pikiran wanita licik itu , bagaimana bisa wanita itu malah menjadikan dia sebagai incarannya padahal ia tahu benar jika Stacy sangat terobsesi dengan klan Marcos .
" Walaupun kau hancurkan dunia pun tidak akan bisa mengubah apapun , kau tetap saja akan menjadi ayah dari anakku !! Ha ... ha ... kau pikir akan mudah lepas dariku !? " sinis Stacy yang sekarang sedang tiduran dengan santainya di atas ranjang . Mulai saat ini mau tidak mau Jake harus tetap ada di sampingnya , pria itu harus menanggung hidupnya .
" Aku yakin aku bukan ayah dari bayimu , sudah lama aku tidak menyentuhmu !! " pekik Jake dengan penuh kebencian . Dia seorang dokter , dia tahu jika beberapa bulan lagi dia bisa tes DNA walau janin itu masih ada di dalam kandungan Stacy . Jake berharap semua bisa terungkap secepatnya .
__ADS_1
" Kau tidak menginginkannya ?? Kau pikir aku mau bersusah payah mengandungnya ?? Kau pikir menyenangkan ketika mengetahui tubuhmu akan sebesar gajah ? Kau pikir aku mau bertaruh nyawa dengan suka rela hanya untuk menghadirkannya di muka bumi ini ? "
Stacy yang semula berbaring perlahan beranjak dan duduk bersandar di kepala ranjang .
" Dengarkan ini Tuan Jake ... dengan senang hati aku akan melenyapkannya jika kau menginginkannya !! Aku tahu kau pasti punya seorang teman yang bisa membantuku , kita tanggung dosanya bersama . Dan selanjutnya kita bisa meraih impian kita masing masing " lanjut wanita itu masih berusaha mencuci otak dokter tampan yang pernah menjadi budak ranjangnya . Sekejam kejamnya seorang Jake tidak akan tega membunuh janin dalam rahimnya .
" Aku akan tetap mengejar Jenniku ! Hanya dia wanita yang aku cintai , hanya dia wanita yang pernah mencintaiku dengan tulus ... "
" Dan hanya dia wanita terbodoh yang bisa bertahan begitu lama bersama pria sepertimu ! Pria yang bercinta dengan wanita lain ketika dia sudah mengikrarkan cintanya , kau harus mengakuinya jika kau amat sangat menikmati permainan ranjangku honey ! "
__ADS_1
" Tutup mulutmu !! Sekarang aku minta kau pergi dari sini , biarkan aku berpikir tentang semuanya ! Aku tahu maumu ... sebutkan saja berapa nominalnya ! Aku akan menanggung biaya hidupmu selagi kau masih mengandung ataupun nanti setelah melahirkan anakmu ... " kata Jake yang tahu jika Stacy sebenarnya hanya butuh uangnya saja . Dia pernah mengengar jika wanita itu sedang kesulitan finansial karena harta yang diwariskan oleh ayah Jenni dihabiskan untuk gaya hidup foya foya .
" Anak kita .... aku ingin kita menikah secepatnya !! Aku tidak mau menanggung malu ketika orang orang mencibir jika anakku tidak mempunyai seorang ayah ! Kau pikir aku wanita bodoh yang bisa kau tipu dengan uang recehan ?? Kau akan terikat padaku sampai anak ini lahir dan melihat dunia .... "
" Terserah !!! Jika kau tidak ingin pergi maka aku yang akan pergi ... "
Jake melangkah keluar kamar dan kemudian membanting keras pintu kamarnya , tapi sebelumnya dia sudah meletakkan beberapa jumlah uang untuk bisa menghidupi wanita hamil itu untuk beberapa hari ke depan . Dia juga sudah membayar kamar yang ditinggali untuk seminggu kedepan saat awal menyewanya . Dia berpikir Stacy bisa tinggal di sana untuk sementara waktu .
Jake ingin bertemu dengan bocah gembul yang sudah menjadi kesayangannya , mungkin bermain dengan anak itu bisa sedikit melupakan masalahnya . Atau jika beruntung ia bisa bertemu dengan Jenni , mereka bisa duduk dan bercerita tentang masa lalu mereka . Pelan pelan ia yakin hati desainer cantik itu akan luluh kembali dan menjadi miliknya .
__ADS_1