
" Sudah aku katakan Agie jangan terlalu memanjakannya !! Satu koper besar mainan ini sepertinya terlalu berlebihan untuk Ethan " kata Reina yang melihat Ethan pulang dengan membawa satu koper mainan yang di bawa oleh Agie . Wanita itu tidak pernah memanjakan anaknya dengan menuruti semua maunya . Dia selalu mengajarkan jika semua hal ada batasnya kecuali cinta .
" Aku tidak akan ambil resiko bertengkar denganmu hanya gara gara ini . Tebak siapa yang membelikannya untuk putramu ?? "
" Jangan main tebak tebakan denganku , kepalaku sudah pusing karena memikirkan banyak hal ! " keluh Reina yang khawatir jika Xavier benar benar datang menjemputnya . Siang tadi pria itu mengatakan jika akan menjemputnya untuk bertemu ibunya , Nyonya Magdalena .
" Jake Callahan ... putramu bertemu dengannya, " ujar Agie menyimpan koper berisi mainan milik Ethan di walk in closet . Reina menyewa presidential suite room agar Ethan lebih nyaman untuk tinggal , lagipula banyak baju baju yang ia desain untuk stok gerai miliknya . Sebuah kamar kecil tak akan mampu memuat semua yang di bawanya dari Roma .
" Jake ??? Ckk ... kenapa dunia menjadi sangat sempit untukku !! Pertama Xavier .... kedua dia ! Bagaimana bisa putraku malah bisa dekat dengan Jake Callahan !? Apa dia tahu siapa kau ataupun Ethan !? " keluh Reina memijit keningnya .
" Aku rasa tidak ! Dulu aku tidak pernah bertemu dengannya walau aku dan Stacy berteman . Bukannya Jake kuliah bersamamu di kota kecil Brigeville !? Bisnis adalah bisnis , semakin banyak gerai yang bisa kau buka itu artinya bisnismu semakin besar . Mau bertemu dengan mereka atau tidak itu tidak menjadi masalah ! Kau tidak pernah merugikan mereka jadi jangan terbebani dengan hal itu . lngat tujuan utamamu datang ke tempat ini " kata Agie mencoba menguatkan Reina agar lebih percaya diri .
__ADS_1
Awal kedatangan sahabatnya ke tempat ini adalah untuk memberi pelajaran pada ibu dan saudara tirinya . Sampai kapanpun ia akan mengingat tentang hari di mana ayahnya meninggal . Dia harus mengemis bahkan menjual dirinya hanya untuk mendapat biaya pengobatan William , dan naasnya nyawa ayahnya tak tertolong karena terlaku banyak mendapat luka dalam .
Sahabat maupun relasi keluarga Jones yang mengenal dan tahu kisah gadis yatim piatu itu mendukung penuh satu satunya penerus William .
" Aku tahu ... aku tidak akan mengecewakan kalian ! Tidak seharusnya aku malah berpikir tentang para pria itu . Tapi aku bisa menggunakan mereka untuk tujuanku itu .... "
" That's my girl !! ltu maksudku .... kau harus pintar memanfaatkan situasi ! "
Reina mendekat ke arah putranya yang berada di atas ranjang , Ethan sibuk dengan satu mainan baru yang tadi sempat di bukanya .
Agie terlihat mengerutkan dahinya mendengar kata kata Reina , baru dia tahu jika Reina punya janji malam ini dengan seorang klien .
__ADS_1
" Klien yang mana ?? Maksudmu kau akan kembali ke butik malam malam begini ?! "
" Xavier Marcos ingin aku bertemu dengan ibunya , mungkin dalam waktu dekat kami akan menikah ! Aku titip Ethan , jangan biarkan dia tidur terlalu malam karena terus bermain dengan mainan barunya . Aku juga sudah menyiapkan makan malam kalian di meja makan . Pastikan Ethan menghabiskan malam malam dan susunya karena jika tidak maka tidak akan tidur dengan nyenyak . Dia tak bisa tidur ketika perutnya lapar ! " tutur Reina yang membuat Agie berkali kali mengusap telinganya . Dia berpikir jika telinganya sedang bermasalah .
" Tadi apa kau bilang ? Menikah ?? Dengan Xavier Marcos !? Apa kau sudah gila ??!? "
" Ckk bukannya tadi kau bilang jika aku harus bisa memanfaatkan situasi ?! Obsesi terbesar Stacy adalah Xavier , jika aku mendapatkan pria impiannya itu berarti kehancuran untuknya ... "
" Tapi maksudku bukan dengan pernikahan , pasti ada jalan lainnya ... " kata Agie yang kurang setuju dengan rencana gila Reina .
" Pria itu akan memudahkan jalanku ! Tenang saja ... aku tahu apa yang akan aku lakukan . Aku tidak akan mempertaruhkan Ethan untuk apapun alasannya . Anakku tetap hanya akan menjadi anakku ! "
__ADS_1
" Kau bermain dengan api sayang , itu artinya kau harus siap untuk merasakan panasnya terbakar ! "
" Aku siap .... sangat siap !! "