
" Daddy !!! " Ethan berlari menuju ranjang Agie yang pagi itu masih terbaring setengah bersandar dengan tumpukan bantal dipunggungnya . Terlihat Reina berlari kecil mengejar putranya karena khawatir bocah itu naik ke ranjang dan memeluk ayah angkatnya itu .
" Ethan jangan naik !! " pekik Reina yang melihat sebal Agie yang malah merentangkan tangannya seolah malah meminta anak itu untuk datang kepadanya . Tapi ia bernafas lega karena El bisa meraih tubuh gembul itu sebelum mencapai ranjang .
Ellaine terlihat menciumi gemas pipi chubby Ethan yang tubuhnya sedikit meronta karena ingin memeluk ayah angkatnya .
" Apa Ethan anak pintar ? Jika pintar makan Ethan tidak peluk Daddy dulu , perut Daddy sedang sakit " kata El mencoba memberi penjelasan , dan dia tersenyum ketika bocah gembul itu menganggukkan kepalanya .
" Ethan cuma mau cium Daddy ! Ethan mau pergi jauuuuhhh ... mau ketemu glandma " ujar Ethan yang membuat Agie langsung menatap ke arah desainer cantik yang juga sedang melihatnya .
" Tiga hari aku ke Greyville mengunjungi Nyonya Magdalena ... "
" Panggil seperti aku memanggilnya ..lbu ! " suara Xavier membuat semua orang diruangan itu menoleh ke arahnya .
" Boleh aku bicara dengannya ? Empat mata saja !? " tanya Xavier melangkah masuk ke kamar Agie .
Reina langsung memberi isyarat pada El untuk membawa serta putranya keluar dari kamar . Dia berpikir mungkin saja suaminya ingin membicarakan tentang kepindahannya beberapa bulan lagi ke Greyville .
__ADS_1
Setelah semua orang keluar , Xavier berdiri tepat disisi ranjang Agie .
" Apa kabar saudaraku !? Apa lukamu sudah membaik ?? "
Agie tampak heran dengan pertanyaan yang keluar dari beruang kutub dengan tampang dingin itu . Dia tak sengaja tak menjawabnya karena yakin akan ada yang ingin disampaikan lagi oleh pria itu .
" Kau tidak terkejut mendengar perkataanku ?? Tentu saja tidak karena hanya aku yang tidak tahu jika selama ini sebenarnya aku masih mempunyai saudara di luar sana . Seorang saudara yang di dalam tubuhnya mengalir darah pamanku ! "
" Jika kau ingin mengatakan hal yang tidak penting maka pergi saja dari sini ! Aku tidak mau mendengarnya ! " ujar Agie dengan wajah tanpa ekspresi .
" JADI KAU SALAHKAN IBUKU !!!!? " pekik Agie dengan suara menggelegar , pria itu tidak suka jika nama ibunya kembali di usik .
" Tidak , tidak ada yang salah . Tapi Paman Antonio juga sangat mencintai ibumu , bahkan sampai sekarang dia tidak menikah karena tak bisa memberikan hatinya pada wanita lain . Maksudku mereka terpisah hanya karena kesalahpahaman . Tidak alasan kau membenci ayah kandungmu !! Tak perlu berubah seperti ini untuk menghilangkan jejak darah Marcosmu !!! "
Agie membuang pandangannya dari tatapan elang pria yang sebenarnya masih bersaudara dengannya itu . la tak menyangka Xavier akan mengetahui.hdl ini setelah sekian lama ia sembunyikan jati dirinya .
" Diam diam Paman Antonio membantu menopang semua perusahaan yang kau miliki . Kau pikir bagaimana bisa perusahaanmu berjalan baik tanpa campur tangan dirinya !!? Dia menyayangimu seperti dia menyayangiku ... tapi rasa sayangnya pada putra kandungnya tidak bisa ia ungkapkan karena kau sudah menolaknya dari awal !! "
__ADS_1
" Dia mencintai dirinya sendiri , dia lebih memilih nama baik keluarganya karena aku lahir tanpa sebuah pernikahan ! Dari dulu ia selalu mengutamakan nama baik keluarga Marcos di atas segalanya ! " kilah Agie yang masih ingat jika ia selalu di ejek karena lahir tanpa seorang ayah .
" Jika dia benar benar mencintai ibuku maka dia akan melakukan semua untuk kebahagiaan ibuku ! Bukan dengan membiarkan dia mengasuhku sendirian !! "
" Paman Antonio bersekolah di luar negeri selama tiga tahun , ketika pulang dia mengira jika ibumu sudah memiliki pria lain dan mempunyai dirimu . Sudah aku bilang bukan jika semua tidak seperti yang kau pikir !! "
" Persetan !! Semua yang kau katakan tidak akan mengubah apapun , ibuku meninggal dengan membawa semua penderitaannya . SENDIRI !!!! Akhhhhh .... " Agie meringis kesakitan dengan memegang luka di perutnya .
" Kau tidak apa apa ?? Aku hanya ingin berbicara baik baik kenapa kau malah berteriak teriak !? ltu hanya luka kecil jadi jangan berlebihan .... " kata Xavier memandang sebal pria yang meringis kesakitan itu .
" Kau pikir aku mafia sepertimu !! Aku pria lembut yang baik hati " tukas Agie menekan perutnya yang terasa nyeri .
El yang mendengar pekik kesakitan dari Augusto segera masuk dan melihat keadaannya . Perban yang membalut luka di perut Agie terlihat memerah , sepertinya darah keluar dari luka itu .
Dengan cekatan ia membuka perban di perut Agie , dan dia bisa bernafas lega karena jahitannya tidak terbuka . Hanya darah merembes di luka yang belum sepenuhnya kering itu .
" Aku berterimakasih karena kau sudah merawat anak dan istriku selama aku tidak bisa berada di sisi mereka . Aku kesini untuk pamit membawa mereka pulang ke Greyville untuk sementara waktu . Pikirkan apa yang tadi aku katakan , kau dan dia punya kesempatan kedua untuk memperbaiki hubungan kalian !! "
__ADS_1