
Xavier tetap berdiri tegak walau peluru bersarang di dadanya , untuk pertempuran ini dia sudah menyiapkan semua termasuk rompi anti peluru yang dikenakannya . Sedang Gerardo terhenyak ketika empat dari tujuh klien yang sempat bersenang senang dengannya diruangan ini berganti haluan dengan mengarahkan senjata mereka pada tiga teman pendukungnya .
" Pengkhianat kalian ... " geram Gerardo memandang satu persatu rekan yang membelot membela musuhnya .
" Kami hanya sedang menyelamatkan diri kami sendiri , kami dengar jika usaha yang kau miliki sedang di incar oleh semua agen rahasia dari berbagai negara dan kami tidak pernah ingin berurusan dengan badan inteligen atau apapun yang bisa menjatuhkan kami . Cepat atau lambat mereka meratakan pasar gelap yang kau miliki ! " kata salah satu rekan yang sekarang membelot membela Xavier .
" Cihh ... kalian pasti termakan omongan bajingan itu ! Di luar sana orang orangku sedang membantai pasukan miliknya . Kalian pikir dua puluh orang bisa mengalahkan ratusan pasukan yang aku miliki ?!! Mimpimu terlalu tinggi Tuan Xavier !! "
" Mimpiku tidak terlalu tinggi , aku hanya ingin menyarangkan satu peluruku di kepalamu ... itu saja " sahut Xavier dengan datar , dari arah belakang Edgar sudah menyusulnya didampingi dua pimpinan tim yang berjalan di belakangnya . Tampaknya mereka sudah menyelesaikan tugas mereka dengan baik . Bukan hal baru bagi mereka jika menghadapi banyak musuh walau kalah jumlah .
" lni tidak seru , aku pikir akan ada penyambutan meriah di markasmu ini ! Tapi ternyata tidak semeriah yang aku harapkan . Tak.kusangka kau selemah ini Gerardo Blaire !! Jika saja mereka tidak melarang maka aku pastikan dirimu berakhir sekarang juga ! " kata Xavier membalikkan badan bermaksud meninggalkan ruangan itu .
__ADS_1
Dua orang pria dengan badan tegap dan berpakaian serba hitam masuk keruangan , mereka menunduk hormat ketika berpapasan dengan pria bertampang dingin yang di kenal sebagai pemimpin Marcos Company itu .
" Terimakasih Tuan Xavier sudah membantu kami , tanpa kesaksian dan bukti dari anda anda semua kami akan sulit mengungkap usaha kotor milik pria ini ! "
Xavier keluar bersama orang orangnya dengan tak mempedulikan teriakan teriakan hujatan dari Gerardo dengan anteknya . Di tengah jalan Edgar mengerutkan dahinya ketika mobil yang mereka tumpangi malah melesat menuju hanggar pesawat pribadi milik pria disampingnya . Sepertinya Xavier tidak beristirahat dulu , tapi langsung pulang ke kota asal mereka .
" Sid , apa kau salah jalan ?? Bukannya kita akan istirahat terlebih dahulu di rumah inap ?? Kau pikir tidak lelah bertempur melawan ratusan orang hahh !! " tanya Edgar pada sang supir bernama Sid , sebenarnya dia sedikit menyindir pria bucin yang pasti sedang ingin cepat pulang akibat ceritanya kemarin tentang hubungan istimewa antara calon istrinya dan dokter tampan bernama Jake Callahan .
" Ehhmm ... maaf Tuan Edgar ... itu ... " sang supir hanya menggaruk tengkuknya karena ia tahu tatapan tajam Xavier sedang tertuju padanya .
" Akhirnya ... sudah lama aku tidak liburan " ujar Edgar bernafas lega , beberapa hari terakhir ini dia memang dipusingkan dengan urusan perusahaan dan misi penyerangan malam ini .
__ADS_1
" Aku hanya bilang mereka ... bukan kau ! Hanya mereka yang akan berlibur , kau akan pulang bersamaku karena ada tugas yang belum kau selesaikan "
" Ckk tugas apalagi ?? Perusahaan baik baik saja ... kurasa tidak ada yang perlu kita khawatirkan ! " kilah Edgar kesal .
" Kau harus menyelidiki kebenaran tentang hubungan mereka !! "
" Mereka !!?? "
" Ckk pria bangsat bernama Jake itu ! Apa benar dia pernah menjalin hubungan dengan calon istriku ! "
Edgar menggaruk tengkuknya , sepertinya ia telah salah memberi laporan . Seharusnya ia tidak perlu menyinggung masa lalu dari desainer cantik itu . ltu membuatnya harus bekerja lebih keras untuk menggali lebih dalam masa lalu yang sepertinya sengaja ditutup rapat oleh seseorang . Dan tentunya orang itu bukanlah orang biasa .
__ADS_1
" Kenapa harus di selidiki ? Semua orang pasti punya masa lalu , jika kau benar mencintainya maka kau harus bisa menerimanya apapun masa lalunya ! "
" Berisik !!!! "