Im Back

Im Back
104


__ADS_3

Ethan yang semula sedang bermain sendiri di bawah meja ayahnya langsung beranjak dan memeluk erat Xavier dengan tangan menunjuk ke arah pintu . Antonio sedang berdiri disana dengan mengenakan jeans panjang dan jaket kulit warna coklat gelap dengan inner kaos berwarna hitam .


Walaupun pria itu adalah seorang pengusaha tapi sangat jarang mengenakan setelan formal seperti pada umumnya . Penampilannya yang terlihat unik malah membuatnya menjadi sosok yang disegani di dunia bisnis .


" Kenapa harus takut boy , bukannya kau sudah pernah bertemu dengannya ? Dia Grandpa Antonio " kata Xavier mengangkat putranya tinggi tinggi hingga bocah itu tertawa .


" Paman ... " dengan masih membawa putranya Xavier melangkah menuju sofa tempat Antonio sekarang duduk .


" Edward sudah mengurusnya ?? "


" Sudah , itu sebabnya aku mengundang paman ke perusahaan untuk rapat pemegang saham . Aku ingin mengenalkan Ethan Aagney Marcos sebagai pewaris tunggal untuk sementara ini " ujar Xavier .


Sejak mengetahui bahwa dia mempunyai seorang putra ia meminta Edward dan pengacara perusahaan untuk memasukkan Ethan resmi sebagai keluarga Marcos dan menjadi salah satu pewaris Marcos karena tidak menutup kemungkinan dia akan mempunyai putra lagi dari istri cantiknya .


Awalnya Antonio sempat menolak rencana itu karena menurutnya akan sangat berbahaya bagi Ethan jika ada pihak dari musuhnya yang mengetahui hal itu . Tapi apapun itu sudah menjadi tugasnya untuk menjadi pelindung bagi satu satunya pewaris Marcos itu . Xavier melakukan semua ini sebagai wujud cinta pada anak dan istrinya .


" Mommy !! " pekik Ethan meronta turun dari pangkuan ayahnya .


" Sayang .... "

__ADS_1


Reina menganggukkan kepalanya ketika melihat Antonio juga berada diruangan suaminya .


" Ya sudah jika begitu aku pergi , besok aku akan datang saat rapat pemegang saham ! Mulai saat ini biasakan diri kalian dengan penjagaan yang suamimu atur ! Kalian sudah resmi menjadi keluarga Marcos mulai saat ini !! "


Setelah salah satu tetua Marcos itu keluar Xavier segera merengkuh istrinya dengan mengecup bibirnya sekilas . Setengah hari tidak bertemu rasanya sangat menyiksanya .


" Jadi makan siangnya ? " tanya Reina pada suaminya .


" Kita berangkat sekarang saja , sebentar lagi jagoan kita pasti akan sedikit rewel karena mengantuk ! " jawab Xavier yang membuat istrinya tersenyum bahagia . Pria itu sudah hafal dengan kebiasaan putra mereka , setelah makan siang adalah jam tidur bocah gembul itu .


Tapi Reina sedikit terkejut karena tangan suaminya menarik pinggangnya lembut ketika ia baru akan melangkah keluar ruangan . Pria itu terlihat melihat penampilannya dari ujung kaki sampai ujung kepala .


" Aku selalu tidak terima jika kecantikanmu ini di lihat oleh orang lain sayang ! "


" Jika begitu simpan saja aku di kamar dan jangan biarkan orang melihatku honey ! " ujar Reina sambil tertawa , suaminya teramat sangat posesif tapi ia menyukai itu . Berada disamping Xavier ia merasa menjadi wanita yang sangat dicintai .


" Kau menantangku !? Tunggu saja malam nanti ... "


" Aku akan sangat menantikannya , tapi sekarang kita pergi dulu sebelum klienmu mengamuk dan membatalkan kerjasama kalian "

__ADS_1


*


Sementara itu sebelum pergi ke kamp pelatihan Antonio datang ke kediaman Marcos untuk mengambil beberapa berkas yang diperlukan untuk rapat saham besok . Segera ia melangkah keruangan kerja milik almarhum kakaknya karena berkas yang ia perlukan ada disana .


" Kau datang Ant ?? " sapa Magdalena kepada adik iparnya .


" Aku hanya mengambil berkas , bagaimana kabarmu Kak Lena !? " Antonio urung melangkahkan kakinya menuju lantai atas ketika mendengar suara Magdalena menyapanya . Pria itu kemudian berjalan menuju sofa yang ada diruang depan tempat kakak iparnya sedang duduk . Walaupun sangat jarang bertemu tapi Antonio sangat menghormati istri dari kakaknya itu .


" Seperti yang kau lihat , aku bahagia karena sekarang tidak sendiri lagi ! Aku punya menantu dan punya seorang cucu yang sangat tampan "


Antonio terlihat menghela nafas dan menyandarkan punggungnya di sofa ruang tamu .


" Kau pasti sudah tahu dari awal tentang wanita yang di cari Xavier ! "


" Aku hanya manusia Kak ! Dia yang sudah mengatur semuanya , dan yang terjadi pada putramu adalah kehendakNya . Xavier sudah menyelesaikan kisah yang tidak akan pernah bisa diselesaikan oleh kakakku "


Magdalena mengangguk pelan , walaupun ada senyum di bibirnya tapi air mata perlahan membasahi pipinya . Pantas saja ia merasa istri putranya adalah wanita yang istimewa saat pertama kali bertemu di pembukaan gerainya .


" Aku tahu akan sangat berat , tapi aku mohon untuk tidak lagi membuka kisah lama . lni demi kebaikan putramu dan keluarga kecilnya sekarang ! "

__ADS_1


" Aku tahu Ant .... " sahut Magdalena menatap sayu lukisan besar suaminya yang terpajang di ruangan itu .


__ADS_2