
" Kau marah ? " tanya Agie pada istrinya yang masih saja memandangnya dengan sebal , tak pernah terpikirkan jika malam pertamanya harus di lalui dengan kegiatan yang di luar bayangannya . Menggunakan tangan untuk kepuasan sang suami adalah hal di luar ekspetasinya terutama bagi pemula sepertinya .
" Apa aku keterlaluan ? Ok jika begitu aku minta maaf , lain kali aku yang akan menggunakan tanganku untuk memuaskan dirimu ! "
PLAKKKKK ...
El menepuk pundak suaminya dengan keras , bukannya kesakitan pria itu malah tertawa terbahak . Rasanya ingin sekali meremas bibir yang sering berkata kata vulgar tanpa filter itu .
" Apa aku boleh punya satu permintaan !? "
" Ckk kenapa hanya satu ?? Semua sudah menjadi milikmu . Bukannya sudah aku katakan jika semua yang ada pada diriku sudah menjadi milikmu ! " Agie meraih kepala istrinya agar bersandar di dadanya .
" Kau sudah menjadi kepala keluarga sekarang , apa berlebihan jika sekarang aku minta kau tidak memakai cat kuku atau pelembab di bibirmu ? " tanya El dengan lirih takut menyinggung perasaan suaminya . Jujur saja ia tidak bisa membayangkan jika berjalan bersama sang suami dengan gaya feminimnya . Sekarangpun jika dilihat dengan seksama kulit suaminya jauh lebih terawat dari dirinya .
__ADS_1
" Apa gayaku sangat mengganggu ?! "
" Sebenarnya tidak ... "
" That's the point !!!! Bukankah aku bergaya seperti apapun tidak akan mengganggu hidup siapa pun ?! Aku adalah aku , aku tidak begitu mempedulikan pandangan orang padaku karena banyak hal yang mereka tidak tahu tentang aku . Tentang perjuanganku sampai di titik ini ! Tapi sepertinya aku harus berterimakasih pada mereka karena penilaian mereka terhadapku yang membuat aku bisa bertahan sampai di sini "
El menghela nafasnya dan memejamkan matanya menikmati kebersamaan perdananya dengan sang suami . Dia tak mau berpikir macam macam lagi , yang perlu dia lakukan adalah bersandar sepenuhnya pada suaminya .
" Tapi tidak memakai kutek sepertinya bukan ide buruk . Kuku dengan tampilan alami akan menjadi trending tahun besok . Jika aku tak diperkenankan memakai pelembab bibir maka kau harus bersiap menggantikan tugasnya . Sering seringlah menciumku agar bibirku tetap lembab "
*
Clara membuka matanya dan berdesis pelan ketika merasakan pegal disekujur tubuhnya . Semalam ranjang ini yang menjadi saksi bisu betapa panasnya malam yang dia dan Antonio lalui . Pria itu benar benar menghajarnya tanpa ampun !
__ADS_1
Dilihatnya setiap sudut kamar , sepertinya Antonio sudah tidak berada di tempat itu lagi . Mungkin saja sedang berburu atau jogging di tengah hutan seperti yang sudah menjadi kebiasaan pria itu .
" Awwwsshhhh ..... " pekik Clara dengan menyentuh area bawahnya yang terasa masih begitu perih . Lima kali berpacu mengarungi hasrat sepertinya membuat sedikit lecet di bagian itu .
Perlahan ia melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan diri , untuk mengurangi rasa perih akhirnya ia memilih berendam dengan air hangat . Kurang lebih lima belas menit ia memejamkan mata untuk menikmati aroma terapi dan air hangat yang seakan memijat miliknya . Perlahan rasa perih yang ia rasakan sudah berkurang . Dan matanya terbuka ketika mendengar suara langkah kaki yang mendekat .
" Oh God ... apa yang terjadi !! " seru Clara spontan bangkit ketika melihat Antonio berjalan ke arahnya dengan lengan yang berdarah . Tampak tiga luka yang lumayan panjang berjejer di lengannya .
" Tetap ditempatmu sayang ! Atau aku akan membuatmu terkapar lagi disini !! " ujar Antonio yang melihat tubuh polos Clara akan keluar dari bath up . Dia tahu jika semalam sudah sedikit keterlaluan , dia benar benar menyalurkan semua hasratnya yang menggebu pada tubuh sintal Clara . Antonio tahu air dengan berendam air hangat akan menyembuhkan rasa sakit yang telah ia buat .
" Ckk ... tapi kau terluka ! Kemarilah aku ingin melihatnya " gerutu Clara kembali berendam di bath up .
" Tadi hanya sedikit bertutur sapa dengan serigala di pinggir hutan , tiba tiba saja dia muncul saat aku lari pagi disana . lni hanya dalam perkenalan ... tidak apa apa " ujar Antonio segera berjalan menuju shower dan melepas semua kain yang menempel di tubuhnya .
__ADS_1
" Dasar mesum ! " desis Clara yang harus melihat pemandangan indah yang mampu membuai angannya kembali . Ada sedikit rasa khawatir ketika melihat air yang berwarna merah karena tercampur darah yang keluar dari luka Antonio .
" Jangan terus melihatku sayang ! Luka ini bukan halangan untuk membuatmu menjerit lagi . Aku sangat menyukai suaramu ketika berada di bawahku !! "