
Clara hanya pasrah ketika Antonio membawanya ke sebuah kantor catatan sipil di kotanya . Tak ada persiapan apapun karena bahkan baju pernikahan pun harus dia beli di toko baju tanpa branded di butik pinggir jalan yang sederhana .
Walau belum mengenal lama tapi ia sangat tahu watak calon suaminya yang simpel dan tidak suka keramaian yang formal . Dua saksi pernikahan mereka adalah dua penjaga yang selalu mengawal keberadaan dedengkot klan Marcos itu . Sengaja mereka tak mengabarkan pernikahan ini pada siapapun karena tidak ingin semuanya menjadi lebih rumit .
" Apa kita akan benar benar menikah ??? Oh God ... aku tidak percaya ini !! " lirih Clara yang sudah dalam perjalanan menuju kantor tempat mereka akan menandatangani berkas berkas untuk mengesahkan hubungan mereka .
" Kita batalkan jika kau masih meragukan kesungguhanku !! " sahut Antonio dengan wajah datar tanpa ekspresi .
" Ckk .. bukan begitu maksudku ! Tapi aku hanya tidak mau kau merasa bertanggung jawab karena sudah menghabiskan malam bersamaku . Maksudku kita bercinta karena suka sama suka , tidak ada paksaan ! "
" Kau mencintaiku ? "
__ADS_1
" Aku tergila gila padamu , rasanya aku ingin bercinta denganmu setiap waktu ! Aku ingin menghabiskan setiap detik hidupku hanya denganmu ! " jawab Clara yang langsung membuat Antonio tertawa , inilah salah satu sifat yang Antonio suka dari wanitanya . Clara selalu berbicara apa adanya , wanita itu tak pernah bisa menyembunyikan apapun darinya .
" Aku hanya anak terbuang , apa kau tidak mempermasalahkan hal itu ? Latar belakangku tidak begitu baik . Aku tipe wanita pemberontak ! " kata Clara kemudian , sudah bertahun tahun ia tidak pulang dan menemui keluarganya .
Dia tahu klan Marcos adalah keluarga terpandang dan berpengaruh , mungkin saja keberadaannya akan menjadi bulan bulanan media sebagai sarana untuk menjatuhkan keluarga itu . Banyak kompetitor yang menginginkan runtuhnya kerajaan bisnis dari klan keluarga calon suaminya .
Kadang ia berharap Daddy dan Mommynya akan mencarinya dan memintanya untuk pulang . Tapi nyatanya mereka seperti tidak peduli , mungkin karena mereka sudah mempunyai dua anak yang bisa mereka banggakan jadi merasa tidak membutuhkan anak perempuan sepertinya lagi . Dua kakak laki lakinya adalah seorang pengusaha dan seorang dokter yang hebat .
" Aku suka tipe pemberontak , tidak menyenangkan menghadapi wanita penurut yang hanya bisa duduk dan menunggu . Akan lebih menggairahkan jika bersama dengan wanita tahu bagaimana harus bersikap , tidak menunggu aku meminta untuk bermain di atasku !! "
" Semua orang punya masa lalu dan aku tidak pernah menjadikannya masalah karena bagiku jika aku memutuskan untuk hidup bersamamu itu berarti aku hanya harus berpikir tentang masa depan kita ... keluarga kita ! Aku tidak menuntut kesempurnaan karena aku tahu aku pun jauh dari kata itu !! "
__ADS_1
" Ya ... kau pedofil !! " tukas Clara sambil tertawa .
" Aku tahu itu ! Dan kau suka kakek kakek sepertiku , kita adalah dua orang gila yang saling jatuh cinta ! " ujar Antonio disertai tawa lepas mereka .
Tak lama kemudian mereka sampai di sebuah gedung kantor tempat mereka akan melaksanakan pernikahan mereka . Berkali kali Clara menanyakan tentang bagaimana penampilannya dan akan selalu di jawab dengan kata sempurna oleh calon suaminya .
" Apa rambutku bagus ?? "
" Heemmmm ... " jawab Antonio tanpa melihat ke arah wanitanya .
" Apa riasanku berlebihan ?? Sepertinya wajahku terlihat lelah , semalaman aku tidak tidur karena ulahmu ! Ckk kenapa kau tidak berkata jujur jika hari ini kita menikah , kita bisa mengundur malam panas kita menjadi malam pertama pernikahan kita ! " gerutu Clara yang khawatir jika wajahnya tidak cantik karena masih merasakan sedikit lelah akibat begadang bersama Antonio .
__ADS_1
Tapi langkah wanita itu tiba tiba berhenti ketika melihat beberapa orang yang berdiri di depan ruangan kantor tempat mereka akan melangsungkan pernikahan . Mulutnya terkunci tak bisa mengeluarkan kata kata , bahkan dadanya terasa sesak tak bisa bernafas melihat senyum dari orang orang itu .
" Kalian .... "