Im Back

Im Back
119


__ADS_3

Dengan telaten Clara membersihkan luka Antonio yang ternyata cukup panjang , tiga luka memanjang bekas cakaran serigala yang hanya di katakan sebagai salam perkenalan oleh pria dingin di depannya .


" Salam perkenalan apanya , masa berkenalan langsung melukai ! Lain kali jika ingin berkenalan jangan dengan hewan hewan di hutan , cari saja wanita wanita cantik di luaran sana yang hanya akan memberikan senyumnya pada pria tua sepertimu ! " kesal Clara sambil menekan luka itu hingga terdengar bibir Antonio berdesis pelan .


" Baik , setelah ini kita ke kota dan aku akan belajar melakukannya ! Aku rasa cukup menarik "


" Apanya ?? Melakukan apa ? " tanya Clara malah tidak mengerti .


" Menjerat gadis gadis cantik sesuai seperti yang kau katakan tadi ! Aaaakkhhhh ... " pekik pria itu tertahan ketika wanitanya membalut dan menarik sangat kencang lukanya . Sepertinya Clara sengaja melakukan karena rasa cemburunya .


" Kau lihat itu !? " tunjuk Clara pada sebuah senjata Laras panjang yang tergantung di pinggir pintu kamarnya , senjata yang di gunakan untuk situasi situasi darurat karena rumah yang mereka tinggali memang bukan rumah yang ramah untuk ditempati .


" Aku akan menggunakannya untuk memburumu jika kau berani melakukan itu !! You are mine ... enak saja perihnya saja belum sembuh mau cari mangsa lain ! Ehhh ... kau mau apa !! "


Antonio merebahkan tubuh Clara di sofa ruang tamunya , tak peduli dengan mata Clara yang khawatir jika ada penjaga yang masuk dan melihat aksi mereka . Mereka pasti berpikir macam macam apalagi kini pria diatasnya hanya mengenakan bawahannya saja , sedang dia hanya mengenakan jubah mandinya tanpa penutup lain lagi didalamnya karena Clara akan memakai gaunnya ketika mereka akan kembali ke kota nanti .


" Kau pikir aku adalah pria murahan Nona ?? Selama hidupku hanya kau dan dia yang sudah aku sentuh . Naluri ataupun hasrat yang aku punya tidak akan membuatku menjadi pria rendahan seperti yang kau pikir . Aku hanya akan melakukannya dengan wanita yang benar benar aku inginkan ! "


Clara tersenyum lebar dengan dua tangan membelai bulu bulu halus dada pria yang ada di atasnya . Kata kata Antonio barusan mampu melambungkan angannya , dia merasa bahagia walau bukan menjadi yang pertama untuk pria itu .


" Jadi kau sangat menginginkan aku Tuan Antonio yang terhormat ??! "


" Terpaksa ... aakkkkhhhh ! Jangan menggodaku sayang !! " geram Antonio ketika Clara malah menggigit dan menghisap kuat p*ting di dadanya .

__ADS_1


Clara hanya diam ketika pria di atasnya menyingkap jubah mandi bagian bawahnya , matanya terpejam ketika merasakan jari jari Antonio sudah bermain lembut memanjakan miliknya .


" Masih perih !? "


Clara menganggukkan kepalanya karena tadi saat ke dapur untuk sarapan saja Antonio harus menggendongnya . Tapi sesaat kemudian dia menggelengkan kepalanya merasakan nikmat yang sedang ia rasakan sekarang .


" Bagaimana jika sekali lagi sebelum kita kembali ke kota ? " lirih pria yang sudah mulai terpancing sendiri dengan apa yang di lakukannya .


" Apa aku bisa menolaknya !? "


" Tidak !!!! "


Dengan segera Antonio melepas tali jubah yang di kenakan Clara agar lebih leluasa merasai semua keindahan di depannya . Tiba tiba saja ia merasa sangat haus ketika melihat pucuk bukit kemerahan yang terpampang di depannya .


Dan ketika bibirnya nyaris menghisap sumber air di depannya sebuah suara mampu menghentikan niatnya . Dengan segera ia menutup dan mengikat kembali tali jubah wanitanya . Sedang Clara tertawa melihat raut kemerahan Antonio yang ia tahu pasti perpaduan antara hasrat dan rasa marahnya .


TOKKKK .... TOOKKKKK


" Hisshhh .... brengsek ! "


Pria bertubuh kekar itu terlihat membuka pintu dengan keras hingga membuat dua penjaga menundukkan kepalanya .


" Ada apa ?? Aku bunuh kalian jika hanya akan mengatakan hal tidak penting kali ini !! " hardik Antonio .

__ADS_1


" Kepala pengawal mengabarkan jika Tuan Xavier dan Nyonya Reina sedang ada di Mansion Jones ! Tuan Peter Larson dan pihak berwajib juga menyertai mereka "


" Kediaman Jones ?! Bukannya mereka masih disini !? " tanya Antonio karena setahunya Magdalena dan Xavier masih menginap di kediaman Augusto .


" Semalam mereka pulang karena Tuan Xavier ada pertemuan mendadak dengan klien penting . Mereka memutuskan pulang bersama karena Tuan Muda Ethan tidak mau ditinggal Tuan Xavier "


Antonio menghela nafasnya , dia berharap apa yang ia pikirkan tidak terjadi .


" Katakan pada pengawal untuk terus melaporkan kepadaku apa yang terjadi . Kalian sudah siapkan yang aku minta !? "


" Brad sudah ke kota untuk mengurus semuanya . Hari ini juga semua bisa di laksanakan ... "


Setelah dua pengawal pergi Antonio segera berjalan ke arah wanitanya yang terlihat berada di dapur mengoles selembar roti dengan selai coklat .


" Kau lapar lagi ??! "


" Memang apa yang bisa di laksanakan hari ini !? Kau ada pertemuan bisnis dengan seseorang !? " Clara malah menanggapi pertanyaan Antonio dengan sebuah pertanyaan . Sepertinya hidup di sisi Antonio akan membuat berat badannya terus meningkat . Bagaimana tidak jika pria itu terus membuatnya lapar karena tak pernah berhenti menguras tenaganya .


" Bukan tentang bisnis ... tapi pernikahan "


" Pernikahan siapa memangnya ??? "


" Kita .... "

__ADS_1


__ADS_2