
" Maaf jika keberadaan anak dan istri saya mengganggu anda anda semua ! Berkali kali saya mengemis cinta pada wanita cantik ini , tapi nyatanya saya belum cukup pantas untuknya ataupun anak saya .... " ujar Xavier yang dengan merengkuh pinggang ramping Reina untuk mengumumkan kepemilikannya .
Emosinya sudah ada di ubun ubun , tapi tak mungkin dia ' meledak ' di depan para wanita seperti ini . Pagi tadi ia ingin menjemput wanitanya dan sekaligus mengambil putranya karena ia tahu Augusto belum juga kembali dari luar kota . Xavier ingin menikmati seluruh waktunya hari ini dengan putranya .
" Tuan Xavier Marcos .... " gumam para wanita itu dengan tatapan kagum sekaligus tidak percaya . Yang mereka tahu pria yang ada di depan mereka adalah sosok yang tidak tersentuh . Tidak sekalipun mereka melihat pengusaha yang terkenal tegas dan dingin itu berada di tempat umum seperti ini .
" Jadi anda adalah ... "
" Saya adalah ayah kandung Ethan Aagney , tiga tahun saya meminta wanita yang ada di depan kalian untuk menjadi pendamping hidup tapi dia selalu meminta waktu . Tolong bantu saya , katakan padanya agar secepat mungkin menerima saya menjadi suaminya ! " kata Xavier dengan tatapan tak lepas dari wanita cantik dalam rengkuhannya .
Para wanita itu langsung salah tingkah , mereka tak menyangka jika ayah kandung Ethan adalah pria yang sangat berkuasa . Dan mungkin suami suami mereka menggantungkan usahanya di salah satu anak perusahaan pria itu .
" Daddy .... !! " teriak Ethan ketika melihat Xavier sedang bersama ibunya , bocah itu langsung berlari dan melompat dalam rengkuhan ayahnya .
" Daddy jemput Ethan ?? " tanya anak itu sambil tertawa geli karena Xavier sedang menciumi pipi chubbynya .
" Tentu saja Daddy ingin ajak Ethan naik kapal , mau ?? "
__ADS_1
" Mahuuuuu ... "
" Kita antar Mommy ke butik dulu , setelah itu kita ke kapal milik Daddy " ujar Xavier kemudian melangkah keluar , tak dipedulikan semua sapaan wanita yang tadi menghina anak dan istrinya .
Sampai di luar gedung pria itu mengambil ponselnya dan tampak menelpon seseorang .
" Berikan aku daftar nama semua wali yang sekolah di tempat anakku bermain ! Dan putuskan semua hubungan kerja atau apapun jika ada salah satu dari mereka bekerjasama dengan perusahaan kita ! "
Reina tak berkomentar ketika mendengar pria disampingnya yang sedang menggunakan kuasanya . Dia berpikir jika wanita wanita itu memang harus sekali sekali di beri pelajaran , mulut mereka kadang terlalu pedas untuk didengarkan . Mereka harus belajar untuk menghormati ataupun menghargai orang lain .
Xavier membawa mobilnya sendiri tanpa supir seperti biasanya , pria itu berhenti ketika sudah berada di depan butik milik wanitanya .
" Aku ikut kalian .... tak akan kubiarkan kau membawa kabur putraku !! " sinis Reina yang spontan langsung membuat pria disampingnya tertawa terbahak . Xavier sudah menduganya , sengaja tadi ia mengatakan ingin menghabiskan waktu hanya berdua dengan putranya agar Reina cemburu . Biar bagaimanapun pasti wanita itu tidak akan terima jika dirinya menjadi lebih dekat dengan Ethan daripada mommynya sendiri .
" Jadi hari ini adalah waktu untuk.kita bertiga ?! "
" Ckk jangan banyak omong ! Cepatlah sedikit karena semakin siang pasti akan semakin panas ... "
__ADS_1
" Sesuai maumu Nyonya ! " jawab Xavier segera melajukan mobilnya ke sebuah dermaga di mana kapal pribadinya berada . Setelah hampir dua jam perjalanan akhirnya mereka tiba di sebuah dermaga yang tidak terlalu banyak kapal , tampaknya dermaga itu dikhususkan untuk kapal kapal pribadi milik kaum jet set .
" ltu kapal kita , kau siap untuk berlayar jagoan !? Kita bisa memancing ikan dan mommy yang akan membuat ikan bakar untuk kita ! "
" Ethan suka ikan bakar ... yeayy !! " pekik Ethan sudah antusias melihat betapa besarnya kapal pribadi milik ayahnya . Bocah itu sampai melompat lompat saking senangnya .
" Kau kenapa sayang ? Kau mencari sesuatu ?! "
" Ehmmm ... aku lupa bawa baju ganti , tidak mungkin aku ada di atas laut dengan baju seperti ini . Apa bisa kita mencari toko baju atau semacamnya disini ?? " tanya Reina yang merasa bodoh kenapa tadi tidak mampir ke butik dulu untuk menyiapkan baju ganti untuknya atau Ethan .
" Semua sudah aku siapkan di atas , jadi jangan khawatirkan tentang apapun ! " sahut Xavier dengan senyum penuh arti .
" Ayo Mom ... kita kesana !! Ethan mau makan ikan besaaalll !! "
Xavier mengangkat tinggi tinggi tubuh putranya , sepertinya hati ini akan menjadi hari terindah dalam hidupnya . Akhirnya ia bisa merasakan memilliki sebuah keluarga . Dan Reina hanya berjalan di belakang dua pria beda generasi yang sedang tertawa lepas itu . Ada setitik air mata turun dipipinya , entah kenapa dia merasa tersentuh dengan kedekatan ayah dan anak itu .
__ADS_1
Padahal ia sudah berusaha menjauhi pria itu , tapi nyatanya takdir jugalah yang mempertemukan mereka .