
Magdalena berjalan ke arah foto wanita yang terpajang selurusan dengan meja kerja suaminya , tempat Xavier kini duduk . Diraihnya bingkai foto yang cukup besar itu dan dibawanya ke arah sofa . Dia duduk dan membelai foto wajah cantik dengan senyum mempesona itu .
" Namanya Sophie Walker , kami bertemu pertama kali saat ayahmu datang ke rumah sakit milik kakekmu karena terjatuh di lembah pegunungan . Dan itu juga merupakan pertemuan pertama lbu dan seorang Benedict Marcos . Waktu itu Sophie adalah salah satu tim yang menyelamatkan nyawa ayahmu ! Kaki ayahmu sempat patah dan akulah yang merawatnya karena ibu adalah salah satu dokter magang saat itu ! "
" Jadi lbu memang sudah mengenalnya ? Dia juga seorang pengkhianat ternyata !! Bisa bisanya ia merebut ayah saat dia sudah menjadi teman lbu .... " geram Xavier mengepalkan kedua tangannya .
Magdalena tampak tak menanggapi kata kata putranya , dia tetap membelai untaian rambut keemasan di dalam foto itu seolah gambar itu nyata didepannya .
__ADS_1
" Dua hari dia berada di rumah sakit dan kami menjadi sangat akrab , lbu senang karena serasa mempunyai seorang adik perempuan ketika berbicara dengannya . Kau tahu kenapa dia ada di rumah sakit walau ayahmu sudah diselamatkan !? Benedict Marcos terus menggenggam tangan gadis itu walau tim dokter sedang menangani lukanya . Ayahmu tak mengijinkan gadis itu pergi walau selangkah . Hingga dua hari kemudian senior pendaki yang turun dari gunung menjemput Sophie . Mereka berhasil membujuk Ben dengan alasan kedua orang tua Sophie menyerahkan tanggung jawab keselamatan gadis itu pada mereka "
Sampai saat inipun Xavier tak mengerti dengan lbunya , wanita itu tidak pernah membenci wanita yang sudah merebut hati ayahnya . Bahkan dulu Magdalena sempat marah padanya hanya karena dia pernah ingin membongkar ruang kerja sang ayah agar semua kenangan menyakitkan tentang pria itu hilang dari hidup lbunya . Hanya Magdalena satu satunya wanita yang berharga untuknya , tidak akan dia biarkan wanita itu memendam deritanya seorang diri . Dia akan menghancurkan siapapun yang sudah menyakiti hati ibunya .
" Ibu tetap berhubungan baik dengannya walaupun hanya lewat berkirim pesan saja . Satu minggu setelah ayahmu sembuh kejadian tak disangka terjadi , kakekmu dan Grandpa menjodohkan kami . Mereka adalah pengusaha pengusaha besar , mereka menjodohkan kami untuk memperbesar dan memperkuat jaringan usaha mereka . lbu sangat tahu jika ayahmu pasti akan menolaknya , tapi tidak tahu kenapa tiba tiba saja dia merubah keputusannya . Benedict bersedia menikahi lbu " satu bulir air mata tak terasa sudah keluar dari mata teduh wanita itu .
" lbu .... " Xavier beranjak dari kursi ayahnya dan berjalan menghampiri ibunya yang mulai terisak .
__ADS_1
" Ayahmu menikahi lbu hanya karena rasa tanggung jawabnya pada klan Marcos . Dia sangat menghormatiku . Kami menikah dengan perjanjian jika suatu saat kami akan berpisah dengan baik baik , Ben akan menepati sumpahnya untuk menjemput kekasih hatinya . Tapi tanpa sepengetahuan ibu ... Grandpa dan kakekmu sudah membuat rencana , malam itu mereka membuat ayahmu terikat denganku . Kisah yang sama seperti yang kau alami dengan Reina , kami bersatu tanpa adanya rasa cinta hingga kau tumbuh di rahim lbu "
" Tidak mungkin !! Kenapa aku baru tahu sekarang ??! Kenapa ayah dan lbu tidak menceritakan itu padaku ?? "
" lbu tidak pernah menyangka jika Sophie akan hadir kembali melalui Reina . Kami mengubur kisah itu agar tidak menyakiti hatimu . Tidak ada orang tua yang mampu mengatakan jika anaknya hadir bukan karena cinta "
" Jadi ... "
__ADS_1