Im Back

Im Back
141


__ADS_3

Hari ini adalah hari terakhir Clara dan Antonio berbulan madu , mereka bersiap untuk kembali ke kehidupan nyata mereka . Begitu juga keluarga Clara yang juga akan kembali .


" Baik baiklah menjadi seorang istri dari seorang Antonio Marcos , kau sudah bersuami itu artinya kau harus menjaga nama suami dan keluargamu ! " nasehat Nyonya Dawson pada putrinya .


" Aku tahu Bu , jangan khawatir . Aku dan suamiku pasti akan sering mengunjungi kalian . Mana Daddy ?? Aku dengar dia sudah pulang semalam . lbu sudah bertanya kemana saja dia ? Tiga hari dia pergi tanpa kita tahu kemana tujuannya " gerutu Clara yang tahu pasti kepergian sang ayah berhubungan dengan suaminya .


Nyonya Dawson tertawa kecil dan menepuk pelan pundak putrinya , sebagai seorang istri mantan polisi dia sudah terbiasa dengan hal itu . lngin bertanya pun akan percuma karena misi mereka bukan hal yang harus di katakan pada orang lain bahkan pada istrinya sendiri .


Setelah membantu ibunya berkemas Clara segera mencari suaminya , ia ingin menanyakan pesawat pribadi Antonio yang dipersiapkan untuk mengantar seluruh keluarganya pulang . lbu dan dua iparnya kalap berbelanja kemarin sehingga banyak sekali barang bawaan mereka dan menurut Antonio lebih nyaman jika menggunakan pesawat pribadinya . Sedang Antonio dan istrinya lebih memilih naik pesawat komersil .

__ADS_1


Sementara Antonio dan Phillipe Dawson terlihat sedang bermain catur di area taman resort . Mereka sengaja berbicara di taman agar lebih leluasa , mereka tahu Clara akan menyiapkan banyak pertanyaan untuk mereka sehubungan kepergian Phillipe tiga hari kemarin .


" Sepertinya kasus kematian kakak anda adalah kasus luar biasa . Ada banyak hal tersembunyi sekaligus tak terduga . Saya menemui dokter yang menangani tes DNA abu Tuan Benedict . Dia bilang menerima sampel rambut dari insiden dan sampel rambut yang ada disisir yang dipakai sehari hari "


" Mobilnya hancur tak bersisa bagaimana bisa mengambil sampel rambut !? " tanya Antonio dengan mengerutkan dahinya , satu tangannya kemudian menggerakkan satu bidak di papan caturnya .


" Itu masalahnya ! Dokter itu juga menyangsikan tapi waktu itu kepala polisi yang menyerahkan langsung kedua sampel itu . Dan ada satu lagi , salah satu teman mengatakan tentang ' pulau tak tersentuh ' yang di jaga begitu ketat . Dia mengetahui hal itu karena putranya menjadi salah satu orang yang ditugaskan menjaga pulau itu agar tak tersentuh dunia luar "


" Putranya sering mengantar bahan makanan ke pulau itu tapi tak pernah di ijinkan untuk masuk lebih dalam . Tapi ada sebuah mansion besar ditengah pulau itu yang ia yakin di huni bukan hanya satu orang . Lagipula bahan makanan yang ia antar tiap minggunya cukup untuk dua puluh orang sekaligus . ltu artinya ada banyak kehidupan di pulau itu . Dia meminta saya merahasikan ini karena nyawa putranya akan ada dalam bahaya jika informasi ini bocor . Sekali bocor maka semua penjaga di luar pulau akan dihabisi ! " ujar Phillipe yang krmstim sempat mengurungkan niatnya untuk menyusup di pulau karena ia mempertaruhkan puluhan nyawa yang merupakan penjaga yang ada diluar pulau .

__ADS_1


" Terimakasih , info ini sangat beharga untukku Tuan Phillipe . Saya sendiri yang akan meneruskan apa yang urung anda lakukan "


" Terlalu berbahaya Tuan , pasukan mereka sangat terlatih ! Jumlahnya tidak sedikit ! " kata Phillipe , sebagai mantan polisi dia tahu seberapa besar resiko untuk menjadi penyusup di pulau tak tersentuh itu .


" Semakin banyak akan semakin menarik ! Lama aku tidak menggerakkan jariku ... "


" Apanya yang lama tidak bergerak !? "


Dua pria itu langsung menoleh ketika dusta lembut itu terdengar tak jauh dari mereka .

__ADS_1


" Sayang .... "


__ADS_2