Im Back

Im Back
153


__ADS_3

" Kau ingin kembali ke kediaman ? " tanya Ben pada putra angkatnya yang mendatanginya di balkon yang ada tepat di samping kamarnya .


" Tentu saja sebelum pria tua itu bangun dan mencariku , dia sudah curiga dari awal jika aku terlibat dengan hilangnya menantu dan cucu Daddy itu . Ethan sudah tidur ?? " tanya Agie yang kemudian duduk di kursi yang ada disamping Ben .


" Bocah itu dan semua pasukannya membuat semua bagian tubuhku pegal , itu lebih melelahkan daripada melatih semua pasukan di pulau ini !! " keluh Ben dengan menepuk nepuk pinggangnya .


Agie tertawa terbahak mendengarnya , akhirnya monster naga itu tumbang hanya oleh makhluk kecil seberat dua puluh kilo . Terbiasa dengan olah badan secara rutin nyatanya tidak menjamin mampu mengalahkan seorang Ethan Aagney yang sangat aktif .


" Daddy bahagia ?? Setidaknya kau sudah menepati janji untuk menjemputnya ... kau sudah menjemputnya Dad "


Benedict terdiam , pandangan matanya membelah malam yang ada di depannya . Satu tangannya yang terkepal menggambarkan jika masih ada sesuatu yang sangat berat masih tinggal di hatinya . Tapi kedua pria tampan berbeda generasi itu kemudian menoleh bersamaan ketika sebuah suara yang sangat lembut terdengar di belakang mereka .


" Boleh aku bergabung ? Aku buatkan kopi untuk menemani ngobrol kalian .... " Reina datang dengan membawa nampan yang berisi tiga cangkir kopi dan sepiring kue kering . Wanita itu kemudian duduk disamping Agie disebuah kursi panjang yang ada di samping kursi Benedict .


" Daddy kewalahan mengimbangi tenaga putramu " kata Agie yang membuat Benedict mendengus , sedang Reina tertawa dan menggelengkan kepalanya .

__ADS_1


" Dia adalah pria kecil yang hebat seperti Daddy dan Grandpanya .... kalianlah yang akan menjadi panutannya kelak "


" Tidak ... bukan aku , aku tidak pantas untuk menjadi panutannya sayang !! Aku bukan pria hebat seperti yang kau bayangkan , aku hanya pengecut yang melarikan diri dari hidup " ujar Ben menyangkal perkataan menantu cantiknya . Agie yang paham dengan perkataan ayah angkatnya kemudian menepuk bahu kekar pria itu .


" Kenapa tidak ? Aku yakin Daddy punya alasan untuk itu . Aku pernah membaca tulisan ini yang menyebut jika Daddy adalah pria yang baik , dalam tulisannya lbu menyebut anda sebagai pria yang tidak egois . Anda mencintai keluarga anda melebihi nyawa anda sendiri .... "


" Aku yang memintanya untuk menungguku ..."


" Dad .... " Agie menyela perkataan ayah angkatnya seolah melarang Benedict meneruskan kata katanya . Tapi pria parubaya itu menganggukkan kepalanya seolah mengatakan jika semua masih baik baik saja .


Reina menggeleng pelan karena masih ada dua buku yang belum ia selesaikan . Dua buku yang mengisahkan kehidupan setelah Shopie Walker menikah dengan seorang William Jones .


" Kau pasti sudah membaca kisah pertemuan pertama kami , pertemuan yang memuat aku langsung jatuh cinta pada ibumu . Dia gadis yang ceria , hangat dan punya empati besar terhadap sesama . Waktu itu aku pernah mengatakan padanya untuk menungguku , karena aku tidak mungkin menikahinya saat dia masih bersekolah . Aku yang meminta dia untuk menungguku .... tapi aku juga yang telah meninggalkannya "


" Tapi itu bukan kesalahan Daddy " tukas Reina yang tahu garis besar kisah yang akan disampaikan oleh ayah mertuanya .

__ADS_1


" Tapi janji tetaplah sebuah janji , dia tetap menungguku ! Hingga aku patahkan hatinya ketika aku memintanya untuk menikahi akuntan pribadiku , William Jones . Aku percaya dia bisa menghormati ibumu , dia bisa menjadi pendamping yang baik untuk ibumu "


Tak terasa Reina menitikkan air matanya saat melihat sebuah beban berat ketika pria parubaya di sampingnya menceritakan semua yang selama ini ia pendam sendiri . Tak hentinya Agie mengelus bahu dan lengannya untuk menenangkan gejolak hatinya .


" Aku bahkan tidak menyangka jika dia langsung bisa menerima William sebagai suaminya , dia berkata akan melakukan apapun untuk membuatku bahagia . Di saat hatinya hancur ibumu masih berpikir tentang kebahagiaanku ... Aku bukan manusia , aku menjatuhkan wanita yang aku cintai ke dalam neraka yang disebut dengan pernikahan . Hingga dia melahirkan seorang anak perempuan yang sangat cantik ke dunia ini "


" Bukan seperti itu , lbu sangat mengerti jika Daddy melakukan ini semua karena sangat mencintai keluarga . Dia menerima ayahku sebagai suaminya karena dia ingin memberi kesempatan untuk dirinya sendiri meraih bahagia " kata Reina karena hal itulah yang pernah dituliskan oleh ibunya . Sophie ingin memberikan kesempatan pada Benedict ataupun dirinya untuk meraih kebahagiaan masing masing .


" Tapi tidak seperti itu kenyataannya , dia selalu diam diam menangis jika mendengar namaku atau pun melihatku di koran bisnis yang sering di baca oleh suaminya . Dia sangat pandai menyembunyikan lukanya ... tapi tidak padaku . Dia tidak dapat menyembunyikan apapun dariku ! " kata Benedict dengan wajah tertunduk .


" Dan karena hal itu Daddy ' menghilang ' dari dunia ini ? Agar lbuku tidak lagi menangis !? "


" Bukan hanya lbumu ... tapi aku juga sudah menyakiti satu wanita yang sangat baik , Magdalena . Ibu dari putraku "


" Daddy menghilang agar dua wanita yang ia sakiti bisa hidup bahagia .... " ujar Agie yang juga baru kali ini mendengar langsung semua isi hati ayah angkatnya .

__ADS_1


" Tapi Daddy salah .... "


__ADS_2