
" Kau sedang menangis !? " tanya Agie masuk ke kamar Reina yang sedang duduk di depan meja riasnya , dia sekilas melihat cairan bening di pipi wanita yang sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri itu .
" Tidak ... " jawab Reina singkat , dia kemudian bangkit berjalan ke arah Agie yang sudah duduk di sofa yang ada di dalam kamarnya .
" Kau tidak pandai berbohong sayang , jangan menangis hanya karena pria bebal itu . Kau tahu dia sedang kesetanan mencarimu dan Ethan ! Selalu begitu , selalu berbuat bodoh dulu baru kemudian menyesal ! " gerutu Agie yang mengelus lembut bahu Reina yang meletakkan kepalanya dipundaknya .
" Daddy Benedict masih hidup , dan kau tahu itu sudah lama ?? "
__ADS_1
" Dia sudah menjadi ayah angkatku sejak aku lahir , Antonio Marcos bahkan tidak tahu jika kekasih masa mudanya hamil dan melahirkan aku ! Dan kemudian Daddy Benedict yang bertanggung jawab kepada kami karena di dalam tubuhku mengalir darah klan Marcos . Dan ketika ibuku meninggal Daddy menempatkan aku dipulau ini , aku di latih bersama para para penjaganya "
" Kenapa Daddy Ben tidak membawamu ke kediaman Marcos saja , kenapa kau tidak dipertemukan dengan ayah kandungmu Antonio Marcos !? " tanya Reina , dia mengungkapkan apa yang menjadi pertanyaan di hatinya .
Dia tahu jika selama ini hubungan Antonio ataupun Augusto tidak terlalu baik , tidak selayaknya seperti hubungan anak dan ayahnya pada umumnya . Agie hanya tersenyum hambar ketika mendengarnya , ada banyak sekali hal yang ia simpan sendiri selama ini .
" Daddy Ben tidak pernah menghalangi aku untuk bertemu dengan ayah kandungku . Tapi sebelum Mommy meninggal dia berpesan agar aku tidak menjadi beban ayahku . Sejak saat itu aku tidak ingin dia tahu keberadaanku ! "
__ADS_1
" Sekitar tujuh belas tahun yang lalu waktu itu aku masih berumur delapan tahun tiba tiba saja Daddy Ben menjemputku dan membawaku ke pulau ini . Aku tidak tahu jika diluar sana statusnya sudah menjadi mayat , dia palsukan kematiannya sendiri untuk tinggal di pulau ini . Dan yang ada dipikiranku waktu itu hanya bahagia , aku bahagia akhirnya aku mempunyai ayah yang akan membimbingku seperti anak anak diluar sana . Yang selalu bercerita tentang kehebatan ayah mereka , yang selalu bercerita bagaimana mereka mencintai putra putranya "
Reina terlihat melihat ke arah jam tangannya , hari sudah malam dan Ethan belum juga kembali ke dalam kamar . Tadi setelah makan malam bocah itu mengajak Benedict untuk bermain dengan para pasukannya , pasukan pasukan kecil yang selalu di bawa Reina karena mereka adalah mainan kesayangan putranya .
" Tadi aku lihat mereka bermain di kamar Daddy , Ethan bisa membuat keajaiban di tempat ini . Kau tahu tidak ada seorang pun yang di ijinkan untuk masuk ke kamar Daddy , bahkan aku sekalipun ! Dan kini dengan mudahnya putramu melenggang ke kamar monster naga itu . Aku kira kita akan mendapat kejutan kejutan lain setelah ini , mungkin saja Daddy akan benar benar membangun toko roti atau minimarket yang seperti ia katakan tadi " ujar Agie sambil terkekeh , Benedict menjadi sosok yang sangat berbeda jika sedang bersama dengan cucunya .
" Sudah malam , mungkin Ethan sudah tidur bersama Grandpanya . Tidurlah karena besok akan ada kejutan untukmu ! Aku akan kembali ke rumah sebelum pria tua itu mencariku ! Dia tidak melihatku keluar karena sibuk bercocok tanam dengan istri barunya ! Clara melakukan tugasnya dengan sangat baik , dia tahu jika malam ini pasti aku keluar untuk melihatmu . Besok pagi aku datang lagi ! "
__ADS_1
" Tapi bagaimana bisa ? Aku menempuh waktu berjam jam untuk sampai kesini ! " tanya Reina yang merasa pegal karena perjalanannya yang cukup lama tadi .
" Tidak ada hal yang tidak mungkin untukku sayang ... "