
" Paman Antonio ... " sapa Xavier ketika melihat kedatangan adik dari ayahnya . Pria yang menjadi teman sekaligus guru untuknya .
" Apa ibumu sudah tahu hal ini ?? " tanya Antonio yang langsung datang ke kantor catatan sipil setelah mendengar jika keponakannya akan menikah malam ini juga dengan ibu dari putranya .
" Terlalu mendadak , tapi kami akan pulang ke Greyville secepatnya ! " jawab Xavier yang memang sudah membicarakan hal ini dengan ibunya . Pada awalnya Magdalena berkeras untuk datang tapi akhirnya mengalah ketika Xavier berjanji membawa anak dan istrinya esok harinya ke kediaman Marcos .
" Kenapa Paman tidak mengatakan padaku yang sebenarnya saat kedatangan Reina untuk pertama kalinya ke Greyville !? Paman pasti tahu jika Ethan adalah darah dagingku , pewaris klan Marcos ! Paman adalah salah satu orang yang menjadi benteng ketika aku mati matian mencarinya !! "
Bukannya tersinggung Antonio malah terkekeh mendengar penuturan keponakannya .
" Lorena dan mantan tunanganmu masih gencar mencari Jennifer atau Reina J Walker ! Mereka mengincar nyawa Reina agar bisa berkuasa penuh atas harta peninggalan William Jones . Bagaimana jika mereka tahu keberadaan putramu ?? Ethan bisa saja dalam posisi berbahaya walau aku yakin dia sudah dalam penjagaan yang tepat ! Hidup anak dan istrimu pasti tidak akan tenang ketika tahu nyawa mereka bisa terancam setiap waktu . Kami hanya ingin hidup mereka tenang ... bahagia "
__ADS_1
" Kami ?? ltu artinya bukan hanya Paman yang ada di belakang mereka ? " tanya Xavier yang sedikit kecewa karena dirinya tidak mengetahui atau dilibatkan dengan penjagaan mereka sejak awal .
" Ayah Jennifer adalah orang yang sangat baik , dan orang baik pasti akan di kelilingi dengan orang orang baik juga . Semasa hidupnya William tak pernah sungkan membantu orang . Dan ketika dia meninggal sahabat sahabatnya lah yang menjadi pelindung untuk satu satunya putri yang dia punya . Kau bisa lihat bukan ? Bahkan kekuasaan yang kau miliki tidak bisa menembus perlindungan yang mereka berikan ! "
Xavier hanya menghela nafasnya pantas saja ia tak bisa mengejar Reina waktu itu , Pamannya ternyata ikut dalam konspirasi persembunyian wanita pujaannya . Tapi pembicaraannya spontan terhenti ketika wanita yang ia nantikan sudah terlihat berjalan menghampiri mereka . Xavier sempat mendengus ketika putranya terlihat berada di gendongan pria lain , dan anak itu terlihat sangat nyaman bersama pria itu .
Tapi kesal dihatinya menghilang seketika ketika melihat calon istrinya yang terlihat sangat cantik dan anggun mengenakan gaun berwarna putih dengan rambut yang dibiarkan tergerai natural . Sebuah buket bunga kecil ada ditangannya .
" Tunggu .... "
Suara Agie menghentikan langkah Xavier dan Reina yang sudah akan melangkah kedalam ruangan di mana mereka akan menandatangani semua berkas untuk keabsahan pernikahan mereka .
__ADS_1
" Aku tahu kau mempunyai hak atas mereka karena darahmu mengalir di nadi putraku , tapi aku tahu benar apa dan siapa seorang laki laki dari klan Marcos . Aku minta padamu , apapun yang terjadi atauoun apapun alasannya nanti jangan pernah kau lepaskan mereka ! Karena jika itu kau lakukan maka aku sendiri yang akan memburumu .... "
Clara menekan bahu Agie agar tak meneruskan kata katanya , dia tahu benar apa yang akan dikatakan Agie tidak pantas di dengar oleh Ethan yang masih ada di dalam gendongannya . Dan sisi inilah yang kadang membuat dia ataupun Reina melihat Agie menjadi pribadi yang berbeda .
Dalam kesehariannya pria itu adalah pribadi yang sangat lembut , tapi jika itu mengenai keselamatan orang orang terdekatnya pria itu bisa berubah bagai banteng besar yang tak terkalahkan .Tapi mata Clara mengernyit ketika melihat Antonio dan Agie bersamaan , jika dilihat sekilas ada kemiripan antara mereka .
Warna rambut , mata hazelnut dan postur tubuh mereka sekilas terlihat sama . Walaupun ada banyak pertanyaan tentang Antonio tapi Clara memilih untuk diam , nanti setelah pernikahan selesai mungkin dia bisa mencari tahu apa hubungan pria itu dengan suami sahabatnya .
" Aku akan menjaga mereka dengan nyawaku , terimakasih sudah menjaga mereka selama ini . Dan sepertinya banyak yang harus kita bicarakan setelah ini ... "
Agie tak menjawabnya , tapi matanya menatap tajam pada pria yang berada di samping Xavier Marcos . Ada sorot kebencian di sana , tapi sikapnya yang tenang membuat siapapun tak menyadarinya kecuali seseorang wanita yang sedang memperhatikan mereka berdua .
__ADS_1