
Clara tetap saja berjalan tanpa menggubris pria yang sedang terlihat tidak senang karena di ikuti olehnya . Ya , selesai pernikahan Clara mengikuti kemanapun Antonio melangkah . Peringatan dua penjaga bertubuh besar pun tidak sedikitpun memupuskan niatnya untuk menggali tentang semua pertanyaan pertanyaan yang ada di otaknya .
" Ckk pulanglah !! Jangan sampai aku berbuat kasar kepadamu , aku tidak punya urusan denganmu Nona !! " hardik Antonio yang kemudian menghentikan langkahnya karena sudah sampai di depan mobilnya .
" Tapi aku ingin bicara ! " sahut Clara yang kemudian membuka pintu mobil milik Antonio dan masuk ke dalamnya .
Antonio mengangkat satu tangannya ketika para penjaganya ingin bertindak , mungkin saja mereka ingin menyeret Clara keluar dari mobilnya . Jika Reina tahu hal ini mungkin akan menjadi lebih panjang urusannya , beruang kutub bisa saja mengamuk karena sahabat istri kesayangannya tidak mendapat perlakuan yang baik .
Pria berumur itu kemudian mengikuti Clara masuk ke dalam mobilnya , Antonio membawa sendiri mobilnya karena mungkin pembicaraan mereka akan menyangkut hal yang tidak perlu didengar orang lain .
Beberapa saat kemudian Clara terlihat menatap pria yang sedang ada di belakang kemudi , wanita itu merasa jalan yang ditempuh bukan jalan menuju rumah inap Antonio ataupun kediaman yang ia tinggali .
" Kita mau kemana ?! "
" Bukannya kau ingin bicara ? "
Clara menghela nafasnya , sepertinya dia memang harus diam karena pria disampingnya bukan tipe orang yang banyak bicara . Sepertinya Antonio mencari tempat yang sepi agar mereka bisa bicara .
__ADS_1
Benar saja mobil yang mereka kendarai berhenti di sebuah bar pinggir kota , sebuah bar kecil yang tidak terlalu ramai pengunjung . Hanya ada beberapa pengunjung pria dengan tampang sangar dengan tubuh penuh tatto yang terlihat sedang berbincang . Kadang mereka mencuri pandang pada Clara yang malam itu berpenampilan cukup seksi .
Untuk menjadi saksi dari pernikahan sahabatnya Clara dan Agie memakai baju dengan warna yang sama , Agie memakai setelan formal berwarna hitam sedang Clara memakai gaun panjang berwarna hitam dengan potongan dada yang lumayan rendah .
" Bicaralah ... katakan semua yang ada di otakmu ! " kata Antonio setelah mereka duduk dan seorang pelayan sudah membawakan dua gelas bir di depan mereka . Clara mengangkat kedua alisnya , saat ini dia merasa seperti seorang koboi di film film yang dia lihat .
" Apa hubunganmu dengan Xavier Marcos ?? Kenapa kau bisa datang ke pernikahan mereka !? "
" Aku Antonio Marcos , ayah dari Xavier Marcos atau suami sahabatmu adalah kakakku . Kami hanya dua bersaudara dan dia meninggal saat Xavier masih kecil " kata Antonio dengan menenggak gelas bir yang ada didepannya , tatapannya tajam pada beberapa pria yang menatap lapar wanita di depannya . Sepertinya tempat yang ia pilih salah , mungkin tempat seperti ini cocok untuknya tapi tidak untuk wanita seksi didepannya .
" ltu berarti asal kalian dari Greyville , bagaimana bisa kau berada di sini !? Aku tahu kalian pengusaha tapi bagaimana bisa kalian bersamaan berada di tempat ini . Kalian bukan duo yang tak terpisahkan bukan !? " tanya Clara lagi sangat ingin tahu , mungkinkah Antonio punya maksud lain karena di tempat yang sama dengan keponakannya .
" Apa kau punya masalah dengan Agie ?? "
Antonio tertawa sinis karena ternyata Clara cukup jeli melihat situasi . Wanita itu pasti melihat sorot tidak suka di mata Agie ketika sedang melihatnya .
" Kau bisa tanyakan langsung itu padanya , karena aku tidak pernah merasa punya masalah dengannya !! "
__ADS_1
" Tapi kalian mempunyai wajah yang sangat mirip !
BRAKKKKK ...
" Aku ijinkan kau bertanya tentang aku ataupun Xavier , tapi jika kau punya pertanyaan tentang pria bernama Augusto itu maka kau harus bertanya padanya sendiri !!! " kata Antonio penuh tekanan dalam setiap kata katanya dan itu membuat Clara semakin yakin jika ada sesuatu yang tidak ia ketahui antara Antonio dan Augusto .
Semakin pria di depannya murka semakin dia bersemangat untuk mencari tahu . Clara tetap duduk dan meminum gelas bir miliknya walau Antonio terlihat keluar dari tempat kecil itu dengan penuh amarah . Dia berpikir jika pria pemarah itu juga pasti juga tak akan mengijinkannya ikut lagi .
Clara mengambil ponselnya dan meminta salah satu penjaganya untuk menjemputnya . Selesai mengirim pesan Clara dikagetkan dengan dua pria dengan tubuh penuh tatto mendekat ke arah mejanya . Dua pria itu duduk di depannya walau ia belum mengijinkan mereka .
" Hai cantik .... " salah satu dari pria itu menyapanya dengan mengedipkan satu matanya .
" Maaf , tapi aku tidak mengundang kalian ke mejaku . Aku sedang menunggu priaku mengambil rokok di mobil . Jangan sampai dia marah karena melihat kalian mendekatiku ! Dia seorang psikopat yang teramat sangat mencintaiku .... "
" Ha .. ha ... kau pikir kami percaya ?? Tidak mungkin wanita secantik dirimu berpacaran dengan pria setua dirinya !! "
BUGGHHHHHH .... BUGGHHHHHH
__ADS_1
" B*jingan !! Siapa yang kalian bilang tua hahh !! Aku masih sanggup melenyapkan kalian hanya dengan tangan kosong !! "