Im Back

Im Back
140


__ADS_3

" Jadi ?? "


" Jangan bawa menantuku pada dendam yang selama ini kau pendam . Jika ingin menyalahkan maka salahkan lbu karena aku tidak mau melepas ayahmu demi dirimu ... demi keluarga kita ! Aku egois demi kebahagiaanmu , aku tidak ingin dunia memandang sebelah mata dirimu hanya karena kau tidak hidup bersama ayahmu . Jika ingin menyalahkan maka salahkan lbu karena memaksa ayahmu agar mencari seorang pria yang bisa menikahi kekasih hatinya .... "


" Maksud lbu ? " tanya Xavier yang merasa ada hal hal yang masih disembunyikan darinya .


" Kau pikir seorang Benedict Marcos akan membiarkan seorang pria mendekati wanitanya ?? Walau sudah menjadi suami lbu dan memiliki dirimu Ben tetap menjaga wanitanya . Ben tidak membiarkan pria manapun mendekati Sophie Walker ! lbu memaksa ayahmu agar dia mencari seorang pria yang bisa mendampingi Sophie dengan alasan demi kehormatan wanita itu ataupun keluarganya . Ibu akan melakukan apapun agar Ben tetap menjadi suami dan tetap menjadi ayahmu " kata Magdalena dengan menundukkan kepalanya , diciumnya foto dalam bingkai yang dipangkunya seolah sedang meminta maaf .


Sejak Xavier berada di dalam kandungannya ia menjadi serakah , ia tidak lagi ingat dengan perjanjian yang ia sepakati dengan Benedict Marcos . Magdalena ingin pria itu seutuhnya menjadi miliknya ... selamanya ! Dan dengan cara halus ia ingin menyingkirkan Shopie dengan cara meminta suaminya mencari pendamping hidup untuk wanita pemilik hati suaminya .


" Jadi Tuan William mengenal ayah sebelumnya ?! "

__ADS_1


" Ibu kurang tahu tentang siapa Tuan William sebenarnya , tapi dia pasti adalah orang kepercayaan ayahmu . Tuan William adalah pria terhormat , baik hati dan penyayang . Setidaknya itu yang lbu lihat ketika melihatnya untuk pertama kalinya , ayahmu mengundang William dan Sophie makan malam di rumah ini . Ibu tahu waktu itu dia ingin memastikan jika wanitanya bahagia , dan setelah beberapa tahun aku baru melihat senyumnya ketika ia melihat istrimu ... Jennifer Jones . Dia bahagia ketika melihat istrimu yang waktu itu baru berumur sekitar dua tahunan "


Xavier mengerutkan dahinya seperti ingin mengingat sesuatu . Tapi.dia tidak ingat dengan pertemuan dua keluarga itu , mungkin karena sudah sangat lama berlalu . Tapi tiba tiba ia beranjak dengan wajah sangat panik !


" Mau kemana Nak !? "


" Menyusul anak dan istriku Bu ! Mereka harus tetap ada disisiku ! "


" Tarik surat yang kemarin aku minta , aku batalkan rencana bodoh itu !! "


" Tidak bisa Tuan , surat perceraian yang kemarin sudah anda tanda tangani sudah saya kirim kepada Tuan Peter Larson . Saya yakin beliau sudah memprosesnya , anda sangat tahu jika Tuan Peter adalah pengacara yang selalu bekerja dengan cepat "

__ADS_1


" Bangsat !! Aku tidak mau tahu ... apapun caranya kau harus mendapatkan surat itu kembali !! "


BRRAAKKKK ...


Xavier menghantam kap mobil yang ada didepannya hingga terlihat sedikit penyok . Ada rasa khawatir jika dia benar benar akan terpisah dengan istrinya . Surat perceraian bukan hal yang main main , benda itu berkekuatan hukum dan mampu memisahkan dirinya dan wanita yang dicintainya untuk selamanya .


Dia masih ingat kata kata istrinya yang menyatakan cinta padanya untuk terakhir kalinya . Reina mengatakan jika tidak akan pernah lagi mengatakan cinta bahkan sampai akhir hidupnya . Dan dengan begitu bodohnya ia menanggapi dengan kata kata yang lebih menyakitkan , jika ia akan membenci istrinya sampai akhir nanti .


Dengan segera ia melesatkan mobil yang dikendarainya menuju bandara . Menurut salah satu pengawalnya pesawat pribadi Agie masih berada di Roma , itu artinya jika anak dan istrinya menggunakan pesawat komersil untuk pulang ke sana .


Sampai di bandara ia bagai orang kesetanan , berlari kesana kemari berharap melihat dua orang yang sangat berarti di hidupnya . Seluruh penjaga bahkan sudah ia kerahkan untuk mencari di setiap sudut tempat itu , tapi hasilnya nihil ! Anak dan istrinya ternyata tidak terdaftar dalam daftar penumpang di penerbangan manapun hari ini .

__ADS_1


" Sayang ... dimana kau !? "


__ADS_2