Im Back

Im Back
115


__ADS_3

El tak henti hentinya menggerutu karena merasakan tangannya yang sangat pegal . Awalnya dia pikir suaminya ingin benar benar melakukan ritual malam pertama dengannya tapi nyatanya pria itu hanya memijitnya hingga pria itu kembali tertidur pulas .


Esok hari mereka rencananya ingin berjalan jalan mengunjungi destinasi wisata yang ada di Perancis sekaligus mengurus detil detil peragaan busana yang akan diadakan beberapa minggu lagi . Dan sang suami ingin El memijit punggungnya karena rebahan di tempat tidur beberapa hari tanpa bisa berdetak bebas membuat seluruh badannya terasa pegal .


Karena merasa sang suami sudah terlelap El kemudian merebahkan tubuhnya untuk istirahat . Hatinya sedikit berdesir ketika pertama kali dalam hidupnya tidur disamping seorang pria . Pria dewasa berwajah tampan dengan tubuh kekar yang bertelanjang dada .


Tapi sebelum memejamkan matanya El terkejut ketika tiba tiba pria disampingnya merengkuhnya erat dengan mata masih terpejam rapat . Hangat ... El menikmati rengkuhan dan sapuan nafas sang suami yang mengenai sebagian wajahnya . Dapat ia rasakan aroma mint yang menguar di indera penciumannya saat nafas Agie berhembus lembut .


Dan ujung jarinya terangkat untuk menyentuh kening , hidung , dan kemudian bibir yang sedikit tebal itu . Bibir yang selalu mengatakan hal mesum tanpa filter jika sedang bersamanya . Dan entah setan mana yang mempengaruhinya tiba tiba El mencium sangat lembut bibir sang suami ... sangat lembut hingga permukaan bibir mereka saja yang bersentuhan .


" Kau sedang menggodaku Nona ?? Besok hari sibuk kita kenapa kau malah memancingku untuk menikmati malam kita ini !? "


" Ehhhh ... ehmmm maaf , tadi tidak sengaja ! Tadi ada nyamuk di bibir anda dan tidak mungkin saya mengusirnya dengan menggunakan tangan . ltu akan membangunkan Anda ! " kilah El terpaksa berbohong untuk menutupi rasa malunya .

__ADS_1


" Kau memang sudah membangunkan aku , selain harus bertanggung jawab kau juga harus membuatnya tidur kembali .... "


" Tidur ?? "


Agie beranjak dari tidurnya dan berusaha duduk bersandar di kepala ranjangnya . Dua matanya terarah pada bagian bawahnya ketika El menatapnya penuh tanya .


Dan pipi El langsung bersemu merah ketika melihat ke arah pandang yang sama dengan sang suami . Dia melihat celana Agie yang sedikit menggelembung di bagian tengahnya dan dia sangat tahu apa yang terjadi pada sesuatu di dalam sana .


" Tapi anda tidak bisa .... "


Sebenarnya ia tidak terlalu ingin memaksa Ellyana untuk bisa langsung dekat dengannya , tapi sentuhan tangan sang istri pada bibirnya membuat sesuatu memberontak di bawah sana . Apalagi El mengenakan baju tidur rancangannya sendiri yang terbuat dari bahan satin dengan model dress mini . Lekukan tubuh yang terlihat jelas itu dari awal sudah mengganggu kewarasan otaknya .


" Tapi aku belum pernah melakukannya , maksudku ini pertama kalinya . Aku akan kesulitan untuk memasukkan ... "

__ADS_1


Agie tertawa sebelum istrinya menyelesaikan kata katanya , terasa lucu ketika seorang El berkata terbata dengan wajah gugup dan sedikit panik .


" Kenapa tertawa , ini tidak lucu ! lni memang pengalaman pertamaku " gerutu El sebal .


" Aku tahu , itu salah satu alasan kenapa aku memilihmu ! Kau sempurna sayang , dan aku ingin mempunyai istri sempurna yang kelak akan menjadi ibu dari anak anakku . Aku tidak akan memaksakan diri untuk bercinta kali ini , tapi setidaknya kau bisa menenangkan dia untukku " ujar Agie dengan melihat sesuatu yang masih menggeliat didalam celana yang di kenakannya .


" Bagaimana bisa aku membuatnya tenang tanpa bercinta ?? Masa tangan .. Ya Tuhan !! "


" Why not ?? Kau masih punya tangan , kaki , mulut atau apapun untuk bisa membuatnya tenang ! Aku tahu aku tidak perlu mengajarimu terlebih dulu " ujar Agie menarik tangan istrinya agar lebih mendekat padanya , diraihnya bibir kemerahan yang terlihat menggemaskan itu . Dan perlahan ia bawa tangan istrinya pada sesuatu di balik celananya .


" Shake it !!! "


El ingin menarik tangannya ketika menyentuh benda lembut yang mengeras itu , tapi Agie menggelengkan kepala dengan masih menggenggam tangannya .

__ADS_1


" Biasakan ... mulai sekarang biasakan untuk menyentuhku karena aku belum bisa menyentuhmu ! Aku milikmu sayang ... akkkhhhh !! "


__ADS_2