
" Oh God ... " Magdalena menutup mulutnya dengan kedua tangannya ketika melihat seorang bocah bertubuh gembul berjalan ke arahnya , dia benar benar melihat replika putranya ketika masih kecil di depannya . Dan di belakangnya terlihat Xavier dan menantunya berjalan beriringan dengan senyum tersungging dibibir keduanya .
" Daddy ... apa dia glandma ??? "
Magdalena tertawa ketika bocah itu menghentikan langkahnya seperti menelisik dirinya . Satu jari mungilnya menunjuk ke arahnya . Tanpa membuang waktu Magdalena segera menghampiri cucunya dan merengkuhnya . Diciuminya pipi chubby bocah itu yang terlihat belum nyaman berada di dekatnya .
" Hai sayang siapa namamu ?? lni Grandma , maaf jika kita baru bisa bertemu sekarang ! " satu bulir air mata tanpa terasa jatuh di pipi Magdalena, rasa haru dan bahagia bercampur menjadi satu ketika bertemu dengan cucu yang baru kali ini dia temui .
" Namaku Ethan Glandma ... itu Mommy dan Daddy !! Daddy Ethan yang di lumah lagi sakit perut jadi tidak bisa ikut . Dan Mommy Cla bekelja biar Ethan bisa beli mainan banyak ! Besok Glandma boleh pinjam ... mainan Ethan banyaaakkk !! " kata Ethan dengan memutar tangannya seperti membentuk sebuah lingkaran .
Magdalena memeluk erat tubuh cucunya , ada rasa bersalah karena untuk satu mainan pun ia belum pernah memberikan .
" Mom .... sudah berlalu , sekarang kita besarkan dia bersama sama . Reina juga bersalah karena tak menyembunyikan ini dari kalian " kata Reina memeluk Magdalena dan putranya bersamaan .
" Jangan nangis Mom ... jangan nangis Glandma ! Daddy memang nakal, bial Ethan cubit nanti " kata Ethan menghapus air mata dua wanita cantik beda generasi di depannya .
__ADS_1
" Kenapa jadi Daddy yang nakal ??! Daddy sangat menyayangi Mommy dan Grandma " tanya Xavier mengangkat tubuh putranya .
" Kalau malam Daddy sering bikin Mommy teliak teliak ... pasti kalena Daddy nakal Ndak mau bobo bobo ! "
BLUSSHHHH ...
wajah Reina dan Xavier memerah seketika karena hal seperti ini harus di dengar oleh Magdalena .
" Hissshhh ... kalian !!!! Sini sama Grandma saja kita ke taman samping , disana banyak sekali ikan . Ethan suka ikan ?? "
" Sukaaaa ... " Ethan meronta turun dan berlari mengikuti langkah Magdalena meninggalkan mommynya yang sedang menatap sebal pada daddynya .
SYUTTTT ...
" Akkkhhh ... jangan gila ! Bagaimana jika lbu dan Ethan melihatnya ! " pekik Reina ketika Xavier malah mengangkat tubuhnya dan mulai melangkah menaiki tangga .
__ADS_1
" Kita lihat kamar kita di atas sayang , bukankah belum sekalipun kita mencobanya ?? "
" Mencoba ?? Jangan aneh aneh ! "
Xavier terbahak melihat raut khawatir di wajah cantik istrinya , semakin menggemaskan ketika bibir candunya itu semakin mengerucut .
Reina memandang setiap sudut kamar milik suaminya dengan penuh rada kagum . Kamar dengan nuansa warna hitam dan coklat tua yang benar benar terasa manly . Dan sangat nyaman ketika tubuhnya direbahkan di ranjang ukuran king size yang ada di tengah ruangan .
Xavier tak membuang waktunya , ia segera meraih bibir kemerahan itu dengan membuka satu persatu kancing blouse yang di kenakan istrinya setelah sempat menarik rok sebatas lutut hingga kini hanya ada satu kain penutup di bagian bawahnya .
"' Tunggu dulu .... " lirih Reina menahan dada suaminya dengan kedua tangannya
" Sssstttt ini hanya sebentar sayang , aku janji ! Nikmati saja ... " lirih Xavier segera menarik kain segitiga berenda milik istrinya agar bisa segera menuju permainan intinya .
Dengan tak sabar pria itu turun dari ranjang untuk melepas celana yang dikenakannya . Pemandangan di depannya sudah benar benar membuatnya gila ! Oase berumput halus itu seperti sedang mengundangnya untuk segera berenang di dalamnya . Baru saja ia menurunkan resleting celananya tapi sebuah suara menghancurkan semuanya .
__ADS_1
" Daddy .... buka pintunya !! Jangan nakal lagi sama Mommy !! Buka pintunya sekalang !!! "
" Haiisshhhh anak itu !! "